Pemprov DKI Jakarta Akan Audit Lift Blok M Square Sebelum Beri Sanksi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 20 Maret 2017
Pemprov DKI Jakarta Akan Audit Lift Blok M Square Sebelum Beri Sanksi

Lokasi lift jatu di Blok M Square. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono akan menyerahkan penyelidikan kepada pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab kecelakaan lift jatuh di Blok M Square, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/3) lalu.

Sumarsono mengatakan, hari ini masih dilakukan audit sekaligus penyelidikan atas insiden tersebut. Ia harus manyatakan bahwa penyebab kecelakaan lift Blok M Square belum bisa disampaikan.

"Kita masih menunggu hasil dan tidak akan mengganggu proses mereka. Setelah ada hasil, maka kita akan memberikan sanksi," kata Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (20/3).

Sumarsono menjelaskan, dirinya tidak bisa langsung memberikan sanksi kepada pihak pengelola tanpa proses penyelidikan. Hal yang terpenting adalah menyelamatkan korban terluka.

"Kami belum bisa memberikan sanksi dulu sebelum mendapat hasil penyelidikan. Namun yang terpenting adalah menyelamatkan korban, setelah itu dibawa ke RSPP (Rumah Sakit Pusat Pertamina) sekarang semua sudah dioperasi selesai. Sepertinya di RSPP tinggal delapan orang saja, mereka habis operasi dan harus ada pemulihan," tuturnya.

Dikatakan, Sumarsono, semua biaya pengobatan sudah dijamin pihak pengelola, dalam hal ini PT Agung Podomoro.

"Jadi mereka tidak mengeluarkan biaya sepeser pun. Semua menjadi tanggung jawab Blok M Square, mereka yang punya asuransi nanti ada tambahan dari kantor masing-masing. Namun, hal yang penting Pemprov DKI ikut ambil bagian memastikan korban dirawat baik dan tidak perlu membayar. Itu semua sudah ok," tandasnya.

Berita terkait kecelakaan lift di Blok M Square baca di: Saksi: Lift Sudah Penuh Tapi Tetap Dipaksakan

#Blok M Square #Soni Sumarsono #Lift Jatuh
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Indonesia
DPRD Soroti Kebocoran Parkir Blok M Square, Omzet Rp 3,5 Miliar tapi Setoran ke DKI Hanya Rp 711 Juta
DPRD DKI mengungkap dugaan kebocoran PAD dari parkir Blok M Square. Potensi mencapai Rp 3,5 miliar per bulan, namun setoran jauh lebih kecil.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
DPRD Soroti Kebocoran Parkir Blok M Square, Omzet Rp 3,5 Miliar tapi Setoran ke DKI Hanya Rp 711 Juta
Indonesia
Jukir Liar Pemungut Uang Parkir Dobel di Blok M Square Kocar-Kacir Tak Karuan Usai Disatroni Satpol PP, 6 Orang Berhasil Diringkus
Selain menyasar tukang parkir tanpa izin, operasi gabungan turut menjangkau tujuh pedagang kaki lima (PKL). Para pedagang tersebut terbukti melanggar aturan dengan berjualan bukan pada tempat peruntukannya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 April 2026
Jukir Liar Pemungut Uang Parkir Dobel di Blok M Square Kocar-Kacir Tak Karuan Usai Disatroni Satpol PP, 6 Orang Berhasil Diringkus
Indonesia
Blok M Bersolek: Transformasi Menyeluruh Kawasan Strategis Jakarta, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini
Pramono juga menekankan pentingnya aksesibilitas, dengan meminta agar fasilitas di Blok M dibuat ramah bagi penyandang disabilitas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Mei 2025
Blok M Bersolek: Transformasi Menyeluruh Kawasan Strategis Jakarta, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini
Bagikan