Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pemkot Solo Minta Tambahan Anggaran Operasional Mobil Dinas

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 12 September 2022
Pemkot Solo Minta Tambahan Anggaran Operasional Mobil Dinas

Modil dinas Pemkot Solo terparkir di Balai Kota, Senin (12/9). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) membuat berdampak pada membengkaknya biaya operasional mobil dinas Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Wakil Wali Solo, Teguh Prakosa mengatakan kebutuhan anggaran untuk kendaraan dinas sudah dilakukan penambahan di APBD-Perubahan 2022. Hal ini dilakukan sebagai upaya menyesuaikan kenaikan harga BBM.

Baca Juga

Meski Harga BBM Naik, Gibran Jamin Anggaran 10 Proyek Fisik Prioritasnya Aman

"Kita sudah ajukan penambahannya untuk operasional mobil dinas di Solo. Untuk besaran anggaran baru kita hitung," ujar Teguh, Senin (12/9).

Ia mengatakan agar operasional BBM tidak membengkak langkah yang dilakukan adalah mengurangi penggunaan kendaraan dinas yang tidak bersifat pelayanan. Dengan cara itu kebutuhan BBM untuk kendaraan dinas yang bersifat pelayanan tetap terpenuhi.

"Ya memang harus disesuaikan dengan anggaran yang ada, jadi harus tepat dalam memilih misalnya untuk keperluan mobil sampah dan sebagainya yang bersifat pelayanan,” kata dia.

Ia mengatakan efisiensi penggunaan kendaraan dinas ini sudah disosialisasikan ke seluruh jajaran Pemkot Solo mulai dari kelurahan, kecamatan, maupun tingkat kota.

Baca Juga

Ganjar Dukung Gibran Bangun Sekolah Khusus Olahraga

Pihaknya meminta seluruh jajarannya agar bisa melakukan efisiensi mengingat besaran anggaran sudah digedok di APBD Perubahan 2022.

"Kita upayakan yang pelayanan, misalnya seperti mobil sampah karena jika jatah BBM dikurangi tentu akan berdampak pada pelayanan di masyarakat," papar dia.

Ia pun mencontohkan sebulan satu mobil sampah butuh 40 liter. Jumlah itu tidak dkurangi.

"Anggaran dari kendaraan dinas lainnya yang tidak digunakan bisa masuk ke sana (mobil sampah)," kata dia.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meminta seluruh jajarannya mengirit-irit anggaran untuk pembelian BBM dan operasional mobil dinas yang tidak bersifat pelayanan.

Dengan melakukan pengiritan itu, kebutuhan mobil dinas yang bersifat pelayanan bisa dioptimalkan dengan anggaran yang sudah digedok di APBD Perubahan.

"Kalau untuk kepentingan banyak orang kami prioritaskan, anggarannya ya menyesuaikan wae. Yang bisa diirit-diirit, yang untuk kepentingan warga kita prioritaskan,"pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Gibran Siap Salurkan BLT BBM, Totalnya Capai Rp 14 Miliar

#Pemkot Solo #Harga BBM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Selain membahas harga BBM, Bahlil melaporkan hasil kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dari sejumlah negara kepada Presiden Prabowo Subianto
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Indonesia
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Bahlil mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dengan sejumlah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Indonesia
Distribusi BBM di Sumatera Utara Bermasalah, Brimob Dikerahkan Jaga SPBU
Pengamanan itu dilaksanakan oleh personel Batalyon A Pelopor, Batalyon B Pelopor, dan Batalyon C Pelopor sebagai langkah preventif untuk memastikan proses distribusi dan pelayanan pengisian BBM berjalan lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Distribusi BBM di Sumatera Utara Bermasalah, Brimob Dikerahkan Jaga SPBU
Indonesia
Harga BBM Khusus Nelayan Turun, Legislator Ingatkan Harus Tepat Sasaran
Kebijakan tersebut dinilai menjadi angin segar bagi para pelaku usaha perikanan, khususnya pemilik kapal berukuran 30 gross ton (GT) hingga 200 GT.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Harga BBM Khusus Nelayan Turun, Legislator Ingatkan Harus Tepat Sasaran
Indonesia
Pengusaha Kapal Ikan 30 Sampai 200 Gross Ton Dapat Harga BBM Khusus, Rp 15.000 Per Liter
Harga tersebut dihitung dari rata-rata biaya produksi solar dalam negeri sebesar Rp 18.600 per liter. Selisih sekitar Rp 3.600 per liter akan ditanggung melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Pengusaha Kapal Ikan 30 Sampai 200 Gross Ton Dapat Harga BBM Khusus, Rp 15.000 Per Liter
Indonesia
Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Nonsubsidi Harus Diturunkan Juga
Harga BBM bersubsidi ditentukan berdasarkan kebijakan pemerintah karena melibatkan anggaran subsidi, sedangkan BBM nonsubsidi mengikuti dinamika pasar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Nonsubsidi Harus Diturunkan Juga
Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
DPR minta pemerintah manfaatkan momentum perdamaian AS–Iran untuk menurunkan harga BBM dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
Indonesia
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim minta pemerintah transparan soal harga BBM pasca MoU AS–Iran. Dorong kemandirian energi nasional agar Indonesia tak rentan gejolak global.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Indonesia
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Anggota Komisi XII DPR RI mendesak Kementerian ESDM dan Pertamina menjelaskan secara transparan dasar kenaikan harga Pertamax yang disebut mencapai 32 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Bagikan