Merahputih.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemPPPA) meminta setiap media, termasuk media penyiaran, tidak melakukan glorifikasi terhadap pelaku pelecehan seksual meskipun figur tersebut merupakan selebritas.
Imbauan ini dikeluarkan pasca munculnya sosok Saipul Jamil, artis yang juga mantan terpidana suap dan pelecehan seksual terhadap remaja di media tv.
Baca Juga
Berhentikan Terduga Pelaku, KPI Janji Dampingi Korban Perundungan dan Pelecehan Seksual
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengatakan bahwa maraknya tayangan yang menampilkan selebritas yang melakukan tindak pelecehan seksual berdampak buruk.
Apalagi terhadap korban hingga masyarakat secara keseluruhan. Tayangan itu dapat memberi kesan bahwa pelaku pelecahan seksual adalah hal biasa. Ia sangat menyesalkan terjadinya glorifikasi terhadap pelaku pelecahan seksual di media penyiaran.
"Jangan sampai ada kesan pelaku kekerasan seksual adalah sesuatu yang biasa," ujar Bintang dalam keteranganya kepada wartawan Selasa (7/9).
Bintang yang juga Politikus PDIP ini menegaskan bahwa pemerintah sudah menegaskan zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan terhadap anak, termasuk kekerasan seksual atau pelecehan seksual.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga
(Foto: Antara/Maria Cicilia Galuh)Ia berharap semua media dapat memberikan tayangan dan tontonan yang mendidik, mencerdaskan, serta menginspirasi sekaligus menghibur.
Terlebih, media penyiaran dapat diakses oleh semua usia sehingga media turut bertanggung jawab terhadap semua tayangannya agar ramah anak. Tidak sekadar mengejar rating atau jumlah penonton yang banyak.
Selain itu, tayangan juga seharusnya memberi pesan-pesan pencegahan kekerasan terhadap anak.
"Kami berharap bahwa kebijakan-kebijakan khususnya di bidang penyiaran dan di ranah publik harus seimbang antara kebutuhan popularitas seseorang dan dampak luas yang bakal terjadi," kata wanita asal Bali ini.
Baca Juga
Bintang juga menegaskan selebritas merupakan figur contoh, teladan, dan panutan yang kerap diikuti oleh masyarakat, bahkan oleh anak-anak.
Sehingga apabila media menonjolkan selebriti yang terlibat kasus pelecehan perilaku tersebut, dapat berdampak buruk terhadap perilaku masyarakat, termasuk anak-anak. (Knu)