Pemerintah Diharap Bikin Tenang Masyarakat Saat Ramadan dengan Membuat Harga Pangan Stabil

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 01 Maret 2025
Pemerintah Diharap Bikin Tenang Masyarakat Saat Ramadan dengan Membuat Harga Pangan Stabil

Pasar murah yang digelar DKP Maluku (Antara/HO-Pemprov Maluku)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Rencana pemerintah menggelar operasi pasar murah di seluruh Indonesia untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan bahan pokok saat bulan suci Ramadan mendapat dukungan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.

Cucun menekankan bahwa stabilitas harga pangan merupakan hal yang penting agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang.

Presiden Prabowo Subianto sendiri telah menginstruksikan untuk melaksanakan operasi pasar besar-besaran guna mengantisipasi lonjakan harga pangan. Kementerian Pertanian juga berencana membuka ribuan titik operasi pasar murah, bekerja sama dengan BUMN dan berbagai stakeholder lainnya.

Baca juga:

BPOM Diminta Tingkatkan Pengawasan Peredaran Pangan Jelang Ramadan

Selain menjaga kestabilan harga, operasi pasar juga berperan penting dalam mengendalikan inflasi, terutama selama Ramadan hingga Lebaran nanti.

"Kami berharap masyarakat, khususnya umat Muslim, dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan tenang karena kebutuhan pangan yang stabil dan terjangkau," ucap Legislator dari Dapil Jawa Barat II tersebut.

Cucun juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap beberapa komoditas pangan yang mulai mengalami kenaikan harga menjelang Ramadan, seperti harga telur ayam, cabai rawit merah, dan daging sapi. Ia berharap Satgas Pangan dapat memastikan bahwa kenaikan harga tersebut tidak berlanjut.

"Biasanya harga-harga ini naik menjelang Ramadan karena permintaan yang meningkat, tetapi kami berharap Satgas Pangan dapat mengontrol agar lonjakan harga tidak berlanjut dan merugikan masyarakat," ungkap Cucun.

Baca juga:

Umat Muslim Laksanakan Salat Tarawih Pertama Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah di Masjid Istiqlal

Cucun juga menyoroti masalah harga minyak goreng bersubsidi yang masih dijual di pasaran dengan harga lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 15.700 per liter. Ia mengingatkan agar masalah harga minyak goreng dapat segera diatasi, mengingat kebutuhan yang tinggi selama bulan puasa.

Selain itu, Cucun meminta Satgas Pangan untuk terus memantau kondisi harga dan ketersediaan pangan di pasaran, termasuk untuk mencegah penimbunan barang yang dapat menyebabkan lonjakan harga.
"Jika pasokan berkurang, harga-harga pangan pasti akan melonjak. Oleh karena itu, kondisi seperti ini harus dihindari," tegasnya.

#Pasar Murah #Operasi Pasar Murah #Ramadan #Stok Pangan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Satgas Pangan Pastikan Tindak Pedagang Jual Kebutuhan Pokok di Atas HET
Dengan stok yang mencukupi, Amran optimistis masyarakat dapat menjalani bulan suci Ramadan dan Idul Fitri dengan harga pangan yang stabil.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 17 menit lalu
Satgas Pangan Pastikan Tindak Pedagang Jual Kebutuhan Pokok di Atas HET
Indonesia
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
Menekankan pentingnya pengaturan pola distribusi makanan agar keamanan pangan dan kandungan gizi tetap terjamin.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
Indonesia
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Bonus bagi mitra nantinya diberikan secara proporsional sesuai kinerja dalam bentuk uang tunai dengan perhitungan sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Indonesia
Penuhi Pasokan Daging di 2026, Pemprov DKI bakal Impor 7.500 Sapi dari Australia
Apabila seluruh perizinan rampung sesuai rencana, proses pembelian sapi akan dapat dimulai pada Februari.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Penuhi Pasokan Daging di 2026, Pemprov DKI bakal Impor 7.500 Sapi dari Australia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Beredar informasi yang menyebut elemen mahasiswa menolak kebijakan program MBG saat bulan Ramadan, Cek Faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Indonesia
Update Harga Komoditas Pangan Jumat (26/12): Cabai Rawit Merah Makin 'Pedas' di Kantong!
Untuk kelompok cabai lainnya, cabai merah besar mencapai Rp49.800 per kg, cabai merah keriting Rp50.700 per kg, dan cabai rawit hijau tercatat seharga Rp54.050 per kg
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Update Harga Komoditas Pangan Jumat (26/12): Cabai Rawit Merah Makin 'Pedas' di Kantong!
Indonesia
Wagub Rano Tegaskan Pasokan dan Stok Pangan Aman hingga Januari 2026, Harga Juga Relatif Stabil
"Kami mengajak masyarakat tetap tenang karena stok pangan Jakarta tercukupi," kata Rano
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
Wagub Rano Tegaskan Pasokan dan Stok Pangan Aman hingga Januari 2026, Harga Juga Relatif Stabil
Indonesia
Wagub Rano Karno Jamin Ketersediaan Pangan Jakarta Aman, Subsidi Ayam Segera Meluncur
Guna meredam gejolak harga tersebut, pemerintah akan segera mengambil langkah taktis
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Desember 2025
Wagub Rano Karno Jamin Ketersediaan Pangan Jakarta Aman, Subsidi Ayam Segera Meluncur
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Nataru hingga Januari 2026
Pemprov DKI memastikan stok pangan aman hingga Januari 2026. Jakarta juga menyiapkan pangan subsidi, Gerakan Pangan Murah, dan pemantauan harga.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Nataru hingga Januari 2026
Indonesia
Harga Pangan 12 Desember: Cabai Rawit Tembus Rp 80 Ribu Per Kg, Telur dan Bawang Ikut Meroket
Komoditas gula dan minyak goreng pun mengalami peningkatan harga
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Desember 2025
Harga Pangan 12 Desember: Cabai Rawit Tembus Rp 80 Ribu Per Kg, Telur dan Bawang Ikut Meroket
Bagikan