Pemerintah Batal Berikan Diskon Tarif Listrik 50 Persen, Dialihkan untuk Subsidi Upah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 02 Juni 2025
Pemerintah Batal Berikan Diskon Tarif Listrik 50 Persen, Dialihkan untuk Subsidi Upah

Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (Foto: Dok. Kemenkeu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Diskon tarif listrik 50 persen yang rencananya diberikan bulan ini sepertinya batal terlaksana. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan, bahwa pemerintah tidak jadi menjalankan kebijakan pemberian diskon tarif listrik 50 persen pada Juni-Juli 2025.

Hal ini sudah disepakati dalam rapat bersama dengan para menteri terkait. Sri Mulyani memberikan alasan, bahwa untuk pelaksanaan penganggaran diskon tarif listrik rupanya berat berjalan bulan ini.

"Sehingga itu digantikan (untuk) bantuan subsidi upah," terang Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Stimulus Ekonomi di Istana Negara, Senin (2/6).

Sri Mulyani menerangkan, jika dilihat dari desain awal subsidi upah pernah dilakukan pada masa COVID-19. Di mana, data BPJS masih perlu dibersihkan sama seperti data DTSN. Adapun sekarang data BPJS Ketenagakerjaan sudah clean.

"Betul-betul pekerja yang di bawah (gaji) Rp 3,5 juta dan sudah siap maka kami memutuskan dengan kesiapan data, kecepatan program, menargetkan untuk bantuan subsidi upah," tegas Sri Mulyani.

Dengan tak berlakunya diskon tarif listrik 50 persen, artinya pemerintah hanya memberikan lima stimulus ekonomi. Hal ini merespons kemungkinan peningkatan risiko dan pelemahan ekonomi nasional akibat dampak global.

Baca juga:

Berbagai Insentif Buat Ungkit Daya Beli, Diskon Listrik Sampai Subsidi Upah Seperti Saat COVID-19

Presiden Prabowo Subianto, kata Sri Mulyani memutuskan memberikan sebuah paket stimulus agar pertumbuhan ekonomi dapat dijaga momentumnya dan memperkuat stabilitas perekonomian. Berikut daftar lima Paket Stimulus yang dimaksud:

1.? ?Diskon Transportasi

Selama masa libur sekolah dan tahun ajaran baru, akan diberikan diskon transportasi yang diharapkan meningkatkan kegiatan ekonomi. Diskon transportasi pertama, diberikan untuk kereta api 30 persen dengan anggaran Rp 300 miliar untuk 2,8 juta penumpang periode Juni-Juli.

Kedua, diskon tiket pesawat ekonomi Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP) 6 persen untuk menurunkan harga tiket pesawat. Anggaran yang disiapkan untuk program ini Rp 430 miliar untuk 6 juta penumpang.

Ketiga, diskon kapal laut 50 persen dengan anggaran Rp 210 miliar untuk 500 ribu penumpang. Keseluruhan anggaran untuk diskon transportasi sebesar Rp 940 miliar.

Baca juga:

Pemerintah Kasih Paket Intensif pada Juni-Juli 2025, Ada Diskon Listrik hingga Transportasi

2.? ?Diskon Tarif Tol

Sri Mulyani mengatakan, pemerintah akan memberikan diskon tarif tol 20 persen untuk 110 juta pengendara.

3.? ?Tambahan Bantuan Sosial (Bansos)

Pemerintah akan memberikan bantuan ini kepada kelompok rentan dan miskin. Sri Mulyani mengatakan, penebalan bansos diberikan tambahan dana Rp 200 ribu untuk dua bulan kepada penerima sasaran kartu sembako, yaitu 18,3 juta penerima.

4.? ?Bantuan Subsidi Upah (BSU)

BSU akan diberikan kepada 17,3 juta pekerja bergaji di bawah Rp 3,5 juta per bulan, dengan nominal sebesar Rp 300 ribu selama dua bulan, jadi totalnya yang akan diterima Rp 600 ribu.

5.? ?Perpanjangan Diskon Iuran JKK

Diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar 50 persen dan berlaku selama enam bulan diberikan kepada pekerja sektor padat karya. Anggaran yang dibutuhkan untuk perpanjangan diskon iuran JKK Rp 200 miliar non-APBN. (Knu)

#Menteri Keuangan #Sri Mulyani #Tarif Listrik #Paket Ekonomi V #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
BPS Catat Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen pada Triwulan III 2026
Rangkaian kereta LRT Jabodebek melintas jalur layang di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 05 November 2026
BPS Catat Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen pada Triwulan III 2026
Indonesia
Harga Emas Antam Menguat, Cek Daftar Terbaru 5 November 2026
Setelah sempat melemah pada pagi hari, harga emas Antam kembali naik pada pembaruan sore.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Harga Emas Antam Menguat, Cek Daftar Terbaru 5 November 2026
Indonesia
Lapor ke Presiden Prabowo, Menko Airlangga Klaim Fundamental Ekonomi RI masih Kuat
Hal itu tecermin dari ekspansi sektor manufaktur, surplus neraca perdagangan, serta pertumbuhan ekspor nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Lapor ke Presiden Prabowo, Menko Airlangga Klaim Fundamental Ekonomi RI masih Kuat
Indonesia
Token Listrik Terus Berbunyi? Ini Cara Mematikan Alarm dan Mengatur Batas kWh
Bunyi alarm token listrik PLN mengganggu? Simak cara membisukan alarm sementara dengan kode 812 dan mengatur batas minimal peringatan menggunakan kode 456.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Token Listrik Terus Berbunyi? Ini Cara Mematikan Alarm dan Mengatur Batas kWh
Indonesia
Daftar Tarif Listrik per Kwh Kuarta 4 Oktober-Desember 2026
Pembaruan ini dikeluarkan untuk quartal 4, yakni Oktober-Desember 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Daftar Tarif Listrik per Kwh Kuarta 4 Oktober-Desember 2026
Indonesia
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Besaran inflasi yang tercatat yakni 0,22 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Indonesia
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Selama periode setahun, kondisi inflasi tertinggi justru tertinggi berlangsung pada Februari 2026, yakni mencapai 4,76 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Indonesia
Rincian Tarif Listrik PLN November 2026 dan Simulasi Beli Token Rp 100 Ribu, Dapat Berapa kWh?
Cek rincian tarif listrik PLN November 2026 untuk rumah tangga, bisnis, dan industri. Temukan juga hitungan pasti token Rp 100 ribu dapat berapa kWh di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Rincian Tarif Listrik PLN November 2026 dan Simulasi Beli Token Rp 100 Ribu, Dapat Berapa kWh?
Indonesia
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Pemerintah ingin memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Indonesia
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) diukur dari persentase jumlah pencari kerja terhadap total angkatan kerja nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Bagikan