Pemerintah Akui Negosiasi Kebijakan Tarif Impor dengan AS Belum Temui Titik Terang
Mensesneg RI, Prasetyo Hadi. Foto: Dok/Setneg RI
MerahPutih.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menepis kabar yang menyebut bahwa proses negosiasi antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) terkait tarif impor mengalami jalan buntu.
Ia menegaskan, bahwa pemerintah Indonesia telah menyampaikan sejumlah usulan dalam proses perundingan tersebut.
“Bukan deadlock, yang namanya bernegosiasi kan saling memberikan tawaran. Dari Pemerintah Indonesia juga sudah memberikan tawaran kan," kata Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (9/7).
Meski belum membeberkan secara rinci isi dari penawaran yang diajukan, Prasetyo menegaskan, bahwa materi yang disampaikan pemerintah telah mengacu pada catatan dan perhatian yang selama ini disampaikan oleh pihak AS.
Baca juga:
"Kami merasa apa yang ditawarkan kepada pemerintah Amerika Sudah cukup menjawab apa yang selama ini 'menjadi catatan dari pihak AS' kan begitu," ujar Prasetyo.
Prasetyo mengaku, hingga saat ini tawaran yang diajukan belum mendapat persetujuan dari pemerintah AS.
Meski begitu, ia memastikan bahwa Indonesia akan kembali mengupayakan dialog lanjutan untuk mencari titik temu dan menekan kebijakan tarif tersebut.
Baca juga:
"Kalau kemudian itu memang dirasa per hari ini belum diterima oleh pemerintah Amerika ya kita coba lagi lakukan negosiasi ulang," ucap Prasetyo.
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, sebelumnya telah menetapkan pengenaan tarif impor barang dari Indonesia sebesar 32 persen yang berlaku mulai Agustus 2025. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
NATO Hentikan Pasokan Info Intelijen ke AS Imbas Trump Ngotot Ambil Kendali Greenland
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Indonesia Ekspor Perdana 23 Ton Durian Beku ke China dengan Nilai Rp 2 Miliar
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK