Kemenkes Akui Vaksin Meningitis Langka Sampai Oktober
Vaksin meningitis. Foto: ANTARA
MerahPutih.com - Vaksin meningitis yang diperuntukkan bagi jemaah haji dan umroh mengalami kelangkaan di sejumlah daerah di Indonesia.
Keterbatasan vaksin meningitis ini dibenarkan langsung oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi.
Baca Juga:
"Masih di beberapa daerah memang terbatas (vaksin meningitis)," ucap Nadia saat dikonfirmasi MerahPutih.com, Selasa (13/9).
Kendati demikian, anak buah Menteri Budi Gunadi Sadikin ini meminta masyarakat tak khawatir dengan keterbatasan stok obat meningitis tersebut. Sebab, Kemenkes tengah berupaya agar ketersediaan vaksin tersedia.
"Masyarakat tidak perlu khwatir karena pemerintah akan menyiapkan vaksin meningitis sesuai kebutuhan, dengan menandatangai KKP, RS atau klinik yang telah ditunjuk," tuturnya.
Untuk mengatasi kelangkaan juga, Kemenkes akan relokasi vaksin meningitis dari wilayah yang stoknya banyak ke wilayah yang membutuhkan.
Baca Juga:
"Kami realokasi dengan mendata vaksin yang di provinsi lain yang stoknya masih cukup banyak ke daerah yang membutuhkan," ujarnya.
Nadia mengungkapkan, tak menuntut kemungkinan awal bulan depan ketersedian vaksin meningitis sudah tersalurkan ke rumah sakit - rumah sakit di seluruh wilayah Indonesia. Sehingga dapat mempermudah masyarakat untuk menunaikan umrah atau haji.
"Ini mungkin ke 3 atau 4 Oktober sudah akan ada supply dari pabriknya," urai dia menyambungkan. (Asp)
Baca Juga:
Jangan Biarkan Meningitis Menjangkiti, Bisa Sangat Berbahaya!
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Varian Super Flu Mengintai Anak dan Lansia, Pemerintah Diminta Siapkan Puskesmas, Bukan Narasi
62 Kasus Superflu Terdeteksi di Wilayah Indonesia, Peningkatan Terjadi Saat Peralihan Musim
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Hasil Super League 2025/2026: Gagal Kalahkan Persik, Persib Tidak Mampu Kembali ke Puncak Klasemen
Superflu Mulai Terdeteksi, Dinkes DKI Minta Kenakan Masker Jika Sakit
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan