Parenting

Pemainan Edukatif untuk Anak Selama Belajar Online

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 02 Desember 2020
Pemainan Edukatif untuk Anak Selama Belajar Online

Permainan edukasi anak-anak membantu pertumbuhan kemampuan mereka. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA masa pandemi, kegiatan belajar mengajar di sekolah kini dilakukan secara online untuk memperlambat penyebaran COVID-19. Si kecil tidak lagi belajar di kelas, dan bertemu dengan guru maupun teman-temannya secara tatap muka. Meskipun demikian, anak-anak dapat terus belajar dengan asyik di rumah bersama orangtua di rumah.

Belajar dapat dilakukan dengan permainan agar menghibur si kecil dan menghindarinya dari perasaan bosan. Beberapa permaianan ini akan memberikan beberapa ide untuk bersenang-senang dengan permainan yang edukatif.

Baca Juga:

Edukatif, Yuk 'Berkunjung' ke Museum Macan Dari Rumah

1. Berburu bentuk

mainan
Buatlah bentuk yang menyerupai benda-benda di rumah. (Foto: 123RF/oneblink)


Anak-anak menyukai permainan yang menantang. Maka, permainan berburu cocok untuk meningkatkan semangat si kecil untuk belajar. Orangtua dapat meminta si kecil untuk mencari benda-benda di rumah yang memiliki bentuk tertentu.

Permainan ini dapat dilakukan dengan terlebih dahulu menggambar bentuk seperti lingkaran, bujur sangkar, persegi panjang, dan segitiga di kertas, kemudian kertas tersebut dilipat kecil. Kertas yang sudah dilipat dimasukan kedalam toples dan dikocok agar kertas tercampur.

Mintalah si kecil untuk mengambil kertas secara acak dari toples tersebut, kemudian mulai lakukan perburuan pada benda-benda yang memiliki bentuk yang sama seperti gambar dalam kertas yang dipilih.

2. Bermain ular tangga

mainan
Permainan ini dapat membantu melatih kemampuan berhitung. (Foto: 123RF/Oksana Kuzmina)

Permainan ular tangga merupakan permainan yang menyenangkan sekaligus menghibur bagi si kecil. Selain itu, permainan ini dapat membantu melatih kemampuan berhitung. Hal ini dikarenakan jumlah langkah dalam permainan ular tangga ditentukan berdasarkan dadu yang keluar setelah dilempar. Mintalah si kecil untuk melemparkan dua dadu dan menambahkan angka-angka yang keluar. Kemudian, minta si kecil untuk melangkah sesuai dengan jumlah tersebut

Baca Juga:

Beberapa Jenis Permainan Keren Mountain Bike

3. Tebak kata

mainan
Dapat meningkatkan kemampuan literasi berupa pengetahuan kosa kata. (Foto: 123RF/Dmytro)

Permainan tebak kata dapat meningkatkan kemampuan literasi berupa pengetahuan kosa kata. Permainan ini dapat dilakukan dengan menuliskan kata-kata yang mudah dan sulit dalam potongan-potongan kertas.

Kemudian, mencampurkan potongan kertas secara acak. Lalu, mintalah anak untuk mengambil kertas tersebut dan memperagakannya di depan orangtua. Orangtua yang tidak mengetahui kata apa yang diambil oleh si kecil, harus menebak kata tersebut melalui gerakan yang dilakukan si kecil. Lakukanlah hal ini secara bergantian.

Pembelajaran menggunakan aktivitas-aktivitas yang menyenangkan membuat si kecil bergerak secara aktif dan menikmati belajar di rumah. Sehingga ketika sekolah dibuka nanti, si kecil akan kembali ke ruang kelas dengan kenangan indah dan pikiran yang segar. (Aru)

Baca Juga:

Jangan Keluar Rumah, 5 Permainan Rumahan Ini Baik untuk Perkembangan Si Kecil

#Parenting #Kesehatan #Anak-anak #Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan