Pemain PSIS Buka-bukaan soal Gaji yang Belum Dibayar Menyusul Kekalahan dari PSS Sleman

Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 10 Mei 2025
Pemain PSIS Buka-bukaan soal Gaji yang Belum Dibayar Menyusul Kekalahan dari PSS Sleman

Septian David Maulana mengungkapkan gajinya belum dibayarkan PSIS Semarang selama 3 bulan. (BolaSkor.com/Putra Wijaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penggawa PSIS Semarang buka-bukan soal gaji yang belum dibayar manajemen. Septian David Maulana misalnya, mengaku belum menerima gaji selama tiga bulan.

Bahkan, gajinya bulan Januari belum dibayar secara penuh oleh manajemen tim Mahesa Jenar.

Hal ini disampaikan dalam dialog dengan suporter Panser Biru usai PSIS kalah 1-2 atas PSS Sleman di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (9/5) sore. Septian David didesak suporter agar berbicara perihal masalah keuangan yang mendera timnya.

"Yang pasti memang ada keterlambatan, tetapi kami tidak tahu berapa bulan keterlambatan dari setiap pemain, karena beda-beda. Cuma kalau saya gaji yang Januari itu belum lunas (dicicil), lalu bulan Februari, Maret dan April (belum dibayar)," kata Septian David.

Bersama pengakuannya tersebut, Septian David Maulana menyampaikan permohonan maaf karena PSIS terpuruk di dasar klasemen.

Baca juga:

Hasil Liga 1: Dewa United FC Gilas Persita 3-0, PSS Tekuk PSIS 2-1

"Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman suporter, saya selalu yakin bahwa kalian selalu ada di belakang kami, apapun situasi. Dan, saya juga mewakili pemain dan staf mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya karena musim ini belum memberikan yang terbaik untuk PSIS," ucap David.

Sementara itu, Riyan Ardiansyah mengaku belum menerima gaji untuk bulan Maret dan April.

"Seperti kata David, tunggakan setiap pemain beda-beda mas, kalau saya itu bulan Maret dan April," tutur Riyan.

Suporter PSIS sudah rela tim kesayangannya turun kasta dan bermain di Liga 2 musim depan. Namun, mereka mendesak agar Yoyok Sukawi meninggalkan PSIS setelah bertahun-tahun menjadi owner klub.

"Kami di sini tidak menyalahkan pemain dan pelatih, karena kami tahu kesalahan manajemen dengan telat membayar gaji (membuat) kami tidak bisa menuntut lebih ke njenengan-njenengan (pemain-pelatih). Kami ikhlas PSIS di Liga 2 tetapi Yoyok Sukawi harus out," tegas dedengkot suporter Panser Biru, Wareng dikutip dari BolaSkor.

Para suporter juga menuntut agar laga kandang terakhir kontra Barito Putera pada 25 Mei 2025 digelar dengan suporter. Jika manajemen kembali menggelar laga tanpa penonton, Panser Biru mendesak agar pertandingan tak digelar di Stadion Jatidiri Semarang. (*)

#PSIS Semarang #Liga 1 #Septian David Maulana
Bagikan
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Berita Terkait

Olahraga
Turun Kasta ke Liga 2, Manajemen Persis Solo Minta Maaf
Persis Solo tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi pada semua lini. Semua jajaran manajemen juga akan dievaluasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Turun Kasta ke Liga 2, Manajemen Persis Solo Minta Maaf
Olahraga
Laga Terakhir Persita Tangerang Harus Tanpa Penonton
Agresivitas dari Persita Tangerang menghadapi Persis Solo jangan kendur, apalagi Solo ingin keluar dari zona degradasi.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Laga Terakhir Persita Tangerang Harus Tanpa Penonton
Olahraga
Selangkah Lagi Raih Gelar Juara, Persib Ingin Cetak Sejarah di Hadapan Bobotoh
perjuangan skuad Maung Bandung belum sepenuhnya selesai karena masih menyisakan satu laga pamungkas pada pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Selangkah Lagi Raih Gelar Juara, Persib Ingin Cetak Sejarah di Hadapan Bobotoh
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Dewa United Kantongi Dominasi Kemenangan Dibanding Kekalahan
Dewa United optimis mampu finis peringkat empat Super League musim 2025/2026.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Mei 2026
Dewa United Kantongi Dominasi Kemenangan Dibanding Kekalahan
Indonesia
Bobotoh Dilarang Datang ke Stadion Saat Lawan Persija, Manajemen Persib Siapkan Nobar
Larangan tersebut mengacu pada Pasal 5 ayat 7 Regulasi Kompetisi Super League 2025/2026 yang menyebutkan suporter tim tamu tidak diperkenankan hadir dalam pertandingan selama masa transformasi sepak bola nasional
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Bobotoh Dilarang Datang ke Stadion Saat Lawan Persija, Manajemen Persib Siapkan Nobar
Olahraga
Persib Pastikan Tak Lakukan Intervensi Soal Pemindahan Laga 'El Clasico' Lawan Persija
Manajemen Persib Bandung mengajak seluruh pendukung setia, Bobotoh, untuk memberikan dukungan secara positif
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Persib Pastikan Tak Lakukan Intervensi Soal Pemindahan Laga 'El Clasico' Lawan Persija
Olahraga
Persija Melawan Keterbatasan Waktu Hadapi PSIM, Mauricio Souza: Kami Termotivasi
Pelatih Persija, Mauricio Souza menjelaskan bahwa perubahan lokasi pertandingan tandang melawan PSIM membuat persiapan timnya tidak ideal.
Frengky Aruan - Rabu, 22 April 2026
Persija Melawan Keterbatasan Waktu Hadapi PSIM, Mauricio Souza: Kami Termotivasi
Indonesia
Sukses Jauhi Zona Degradasi, Coch Milo Bakal Perbanyak Latihan Fisik Pemain Persis Solo
faktor yang membuat Persis bisa meraih tiga poin karena semangat juang dan persiapan yang kuat saat sesi latihan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
Sukses Jauhi Zona Degradasi, Coch Milo Bakal Perbanyak Latihan Fisik Pemain Persis Solo
Olahraga
Persija Siap Cakar Bhayangkara Presisi Lampung FC, Macan Kemayoran Haus Kemenangan!
Pelatih Mauricio Souza fokus memperkokoh barisan pertahanan sekaligus mempertajam daya gedor serangan balik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Persija Siap Cakar Bhayangkara Presisi Lampung FC, Macan Kemayoran Haus Kemenangan!
Bagikan