MerahPutih.com - Gol yang dicetak di laga 99th Anniversary Game melawan PSIS Semarang, Minggu (19/7), begitu spesial dan berarti bagi penyerang baru Persebaya Surabaya Alex Martins.
Alex mencetak satu gol dalam laga yang berkesudahan 2-2. Satu gol Persebaya lain disumbang Yann Mabella, yang juga rekrutan anyar Bajol Ijo.
Gol Alex lahir pada babak pertama melalui sundulan keras memanfaatkan sepak pojok akurat yang dilepaskan Francisco Rivera.
Gol tersebut terasa spesial karena menjadi yang pertama bersama Persebaya. Apalagi dibuat di hadapan puluhan ribu Bonek dan Bonita yang untuk pertama kalinya menyaksikannya mengenakan jersey Green Force di Stadion Gelora Bung Tomo.
Baca juga:
Super League Belum Mulai, Yann Mabella Sudah Rasakan Pengalaman Luar Biasa bersama Persebaya
Saya sangat senang bisa mencetak gol pertama bersama Persebaya. Ini menjadi momen yang spesial bagi saya karena terjadi di stadion yang penuh dengan dukungan luar biasa dari para suporter,
ujar Alex Martins dikutip dari laman Persebaya.
Kepercayaan Diri Meningkat
Gol tersebut juga berarti karena membangun kepercayaan diri di awal perjalanan bersama Persebaya.
Gol ini tentu memberikan tambahan kepercayaan diri untuk saya. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana kami terus berkembang sebagai tim,
jelas Alex Martins, eks Dewa United Banten FC itu.
Alex secara khusus mempersembahkan gol tersebut kepada pendukung Persebaya yang sejak hari pertama memberikan sambutan hangat kepadanya. Menurutnya, dukungan yang ia rasakan sejak bergabung dengan Persebaya menjadi salah satu alasan dirinya semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik di lapangan.
"Gol ini saya persembahkan untuk Bonek dan Bonita. Sejak saya datang ke Surabaya, mereka memberikan sambutan yang sangat hangat dan membuat saya merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar Persebaya," jelasnya.
Baca juga:
Hasil Imbang 2-2 Vs PSIS Menyisakan PR bagi Pelatih Persebaya Bernardo Tavares
Alex datang ke Surabaya dengan reputasi mentereng. Dalam empat musim terakhir di kompetisi Super League, ia dikenal sebagai salah satu penyerang paling produktif. (*)

