Pelaku Pemukulan Petugas Keamanan Minta Maaf pada Keluarga Korban
FA, pelaku pemukulan petugas keamana stasiun kereta api Pondok Jati meminta maaf pada keluarga korban. (Foto: MerahPutih/Abel Latung)
MerahPutih Kriminal - FA (41) pelaku pemukulan satpam Stasiun Pondok Jati, Jakarta Timur, tentunduk lesu ketika ditemui merahputih di Polsek Matraman, Rabu (22/4).
FA mengatakan ia sangat menyesal telah melakukan pemukulan tersebut dan berharap keluarga korban memaafkannya. Dengan tangan diborgol serta mengenakan penutup kepala, FA yang sempat mencoba kabur menceritakan kronologi terjadinya pemukulan kepada merahputih.
"Ya yang sangat dalam saya minta maaf," ujar mantan petinju tersebut kepada merahputih.
Sambil menundukan kepala pria berbadan gempal itu mengatakan, sebelumnya ia tidak pernah mendaratkan pukulannya kepada orang lain diluar ring tinju sejak ia pensiun sebagai petinju amitir sewaktu SMA dulu.
"Saya sangat menyesal, saya juga ga pernah mukul orang" Ungkap FA dengan sedih.
FA mengatakan, pemukulan yang ia lakukan terhadap satpam bernama Muhammad Iqbal pada senin (20/04) di Stasiun Pondok Jati, Jakarta Timur bukanlah hal yang disengaja.
"Disitu saya didorong, saya sponton, cuman ya saya dulu bekas petinju mungkin masih ada reflek-refleknya," ucap FA di polsek Matraman. (ab)
Baca juga:
5 Fakta Pak Guru Pembunuh Janda Bohay Mpih
Waduh, Pesta Seks Pelajar Kocar-Kacir Digerebek Satpol PP
Polres Malang Ringkus 9 Begal Motor, 1 Tewas Didor
Rekontruksi Pembunuhan Janda Bohay Mpih Dilakukan Usai Peringatan KAA
Bagikan
Berita Terkait
Motif Anak Bunuh Ibu dan 2 Saudaranya, Diduga Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Awalnya Dikira Korban, Anak Tengah Bunuh Keluarganya di Tanjung Priok
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
1.000 Lebih Kasus Kekerasan Terjadi Selama 2025, Jadi Alarm Serius Dunia Pendidikan
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Teror terhadap Influencer dan Aktivis, Bentuk Pembungkaman Kritis Ternyata masih Lazim di Indonesia
Kasus Matel Kalibata, 6 Polisi Jadi Tersangka, DPR: Pembakar Kios Juga Harus Dihukum