Pelaku Pemukulan Petugas Keamanan Minta Maaf pada Keluarga Korban

Fadhli Fadhli - Rabu, 22 April 2015
Pelaku Pemukulan Petugas Keamanan Minta Maaf pada Keluarga Korban

FA, pelaku pemukulan petugas keamana stasiun kereta api Pondok Jati meminta maaf pada keluarga korban. (Foto: MerahPutih/Abel Latung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kriminal - FA (41) pelaku pemukulan satpam Stasiun Pondok Jati, Jakarta Timur, tentunduk lesu ketika ditemui merahputih di Polsek Matraman, Rabu (22/4).

FA mengatakan ia sangat menyesal telah melakukan pemukulan tersebut dan berharap keluarga korban memaafkannya. Dengan tangan diborgol serta mengenakan penutup kepala, FA yang sempat mencoba kabur menceritakan kronologi terjadinya pemukulan kepada merahputih.

"Ya yang sangat dalam saya minta maaf," ujar mantan petinju tersebut kepada merahputih.

Sambil menundukan kepala pria berbadan gempal itu mengatakan, sebelumnya ia tidak pernah mendaratkan pukulannya kepada orang lain diluar ring tinju sejak ia pensiun sebagai petinju amitir sewaktu SMA dulu.

"Saya sangat menyesal, saya juga ga pernah mukul orang" Ungkap FA dengan sedih.

FA mengatakan, pemukulan yang ia lakukan terhadap satpam bernama Muhammad Iqbal pada senin (20/04) di Stasiun Pondok Jati, Jakarta Timur bukanlah hal yang disengaja.

"Disitu saya didorong, saya sponton, cuman ya saya dulu bekas petinju mungkin masih ada reflek-refleknya," ucap FA di polsek Matraman. (ab)

 

Baca juga:

5 Fakta Pak Guru Pembunuh Janda Bohay Mpih

Waduh, Pesta Seks Pelajar Kocar-Kacir Digerebek Satpol PP

Polres Malang Ringkus 9 Begal Motor, 1 Tewas Didor

Rekontruksi Pembunuhan Janda Bohay Mpih Dilakukan Usai Peringatan KAA

#Tindak Kekerasan #Pemukulan #Kriminal
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Motif Anak Bunuh Ibu dan 2 Saudaranya, Diduga Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Polisi mengungkap pembunuhan berencana satu keluarga di Warakas, Tanjung Priok. AS, anak kedua korban, meracuni ibu dan dua saudaranya dengan zinc phosphide.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Motif Anak Bunuh Ibu dan 2 Saudaranya, Diduga Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Indonesia
Awalnya Dikira Korban, Anak Tengah Bunuh Keluarganya di Tanjung Priok
Tragis, anak tengah bunuh ibu dan dua saudaranya dengan racun tikus di Warakas, Tanjung Priok.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Awalnya Dikira Korban, Anak Tengah Bunuh Keluarganya di Tanjung Priok
Indonesia
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Ketegangan bermula saat seorang pengguna jalan lain merekam aksi pasutri tersebut dan mencoba mengingatkan agar tidak merokok saat berkendara
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Indonesia
1.000 Lebih Kasus Kekerasan Terjadi Selama 2025, Jadi Alarm Serius Dunia Pendidikan
Sebanyak 1.000 lebih kasus kekerasan terjadi selama 2025. Komisi X DPR RI pun menyoroti maraknya kasus tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
1.000 Lebih Kasus Kekerasan Terjadi Selama 2025, Jadi Alarm Serius Dunia Pendidikan
Dunia
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Besarnya jumlah korban mengingatkan pada kekacauan yang menyertai Revolusi Islam 1979.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Indonesia
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Tindakan tersebut dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diusut hingga ke akar permasalahannya.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Indonesia
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
70 anak di 19 provinsi kini terpapar konten kekerasan. Pemerintah pun akan menyiapkan aturan perlindungan di sekolah.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Indonesia
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Densus 88 mengungkapkan, sebanyak 70 anak di 19 provinsi terpapar konten kekerasan ekstrem.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Indonesia
Teror terhadap Influencer dan Aktivis, Bentuk Pembungkaman Kritis Ternyata masih Lazim di Indonesia
Aksi teror dan intimidasi terhadap pegiat media sosial, jurnalis, hingga aktivis lingkungan hidup belakangan marak terjadi di sejumlah daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Teror terhadap Influencer dan Aktivis, Bentuk Pembungkaman Kritis Ternyata masih Lazim di Indonesia
Indonesia
Kasus Matel Kalibata, 6 Polisi Jadi Tersangka, DPR: Pembakar Kios Juga Harus Dihukum
Peristiwa perusakan dan pembakaran kios merupakan tindak pidana serius yang meresahkan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 16 Desember 2025
Kasus Matel Kalibata, 6 Polisi Jadi Tersangka, DPR: Pembakar Kios Juga Harus Dihukum
Bagikan