Pelaku Pembakaran Markas GMBI Minta Maaf

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 29 Januari 2017
Pelaku Pembakaran Markas GMBI Minta Maaf

GMBI dan keluarga pelaku pembakaran markas GMBI berdamai. (Foto Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menyambut baik kedatangan keluarga pelaku perusakan dan pembakaran kantor sekretariat GMBI Ciampea, Bogor, di kantor DPP GMBI, Jalan Dalem Kaum, Bandung, Jumat (27/1). Kedatangan mereka untuk meminta maaf kepada GMBI.

“Iya, benar keluarga pelaku telah meminta maaf kepada kami,” ujar Ketua Umum GMBI Mohamad Fauzan Rachman saat dihubungi merahputih.com pada Minggu (29/1).

Menurut Fauzan, pihaknya mengapresiasi kedatangan para orangtua pelaku perusakan dan meminta anggota GMBI di Bogor untuk bersama-sama berdamai.

GMBI dan keluarga pelaku pembakaran markas GMBI berdamai. (Foto Ist)

Sementara untuk urusan yang terkait dengan persoalan hukum, ia menyerahkannya kepada pihak kepolisian karena pihaknya tidak memiliki kewenangan.

Di dalam surat pernyataan permohonan maaf yang ditandatangani pihak keluarga disebutkan kalau 12 pelaku perusakan dan pembakaran adalah santri Pondok Pesantren Nuruttaqwa Al-Hasanah di Kabupaten Bogor yang terpancing emosi akibat berita hoax di media sosial.

Melalui surat tersebut, pihak keluarga menegaskan pula kalau pelaku perusakan dan pembakaran bukan anggota Front Pembela Islam (FPI).

Berita ini berdasarkan laporan Rina Garmina, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Dapatkan informasi lainnya dari Bandung dalam artikel: GMBI Nonaktifkan Kapolda Jabar

#Front Pembela Islam #GMBI
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Sekjen Kemenperin Dilaporkan ke KPK dan Mensesneg
GMBI laporkan Sekjen Kemenperin Eko Cahyanto ke Mensesneg dan KPK terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan lonjakan harta LHKPN.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 27 Februari 2026
Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Sekjen Kemenperin Dilaporkan ke KPK dan Mensesneg
Indonesia
LHKPN Eko Cahyanto Disorot, Kenaikan Harta Hampir Rp 1 Miliar per Tahun Dipertanyakan
Lonjakan harta Sekjen Kemenperin Eko Cahyanto disorot publik. GMBI melaporkan ke KPK dan mempertanyakan kenaikan hampir Rp1 miliar per tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
LHKPN Eko Cahyanto Disorot, Kenaikan Harta Hampir Rp 1 Miliar per Tahun Dipertanyakan
Bagikan