Headline

Pelajar Indonesia dan Rusia Gelar Seminar Internasional Kepahlawanan

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 12 November 2017
Pelajar Indonesia dan Rusia Gelar Seminar Internasional Kepahlawanan

Peringatan Hari Pahlawan (ANTARA FOTO/Ampelsa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kepahlawanan bukan sekedar epos. Kepahlawanan selalu memilih jadi patriot ketimbang pengkhianat. Tema kepahlawanan selalu menarik dikaji. Kepahlawanan selalu universal, ia mengatasi sekat dan batasan. Tak heran bila pelajar Indonesia dan Rusia menggelar Seminar Internasional Kepahlawanan yang bertema"Meneladani Perjuangan Pahlawan Bangsa".

Seminar diadakan Sekolah Indonesia Moskow didukung KBRI Moskow, International Public Organization dan Academy of Public Administration yang diadakan di KBRI Moskow, akhir pekan lalu.

Seminar diikuti 58 pelajar dari Sekolah Indonesia Moskow dan 21 sekolah Rusia berasal dari Moskow dan juga luar Moskow, seperti Sergiev Posad, Krasnoarmeysk, Krasnogorsk, Korolyov, Dmitrov, Balashiha, Novovolkovo dan bahkan St. Petersburg yang berjarak sekitar 850 km dari Moskow, demikian Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana kepada Antara London, Minggu (12/11).

Seminar dihadiri guru sekolah, orang tua murid, Presiden IPO Tatiana Mikhailova, Kepala Departemen Sistem Pendidikan APA Prof. Mikhail Nechev, staf KBRI Moskow dan tamu undangan lainnya.

Kepala Sekolah Indonesia Moskow, Sudirham, selaku penanggung jawab seminar mengatakan penyelenggaraan seminar internasional ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dan sebagai bentuk pembelajaran bagi peserta didik dalam menghargai jasa-jasa pahlawannya.

Sementara Presiden IPO Tatiana Mikhailovna mengatakan kegiatan ini sebagai bagian dari diplomasi kebudayaan untuk mempererat hubungan kedua bangsa. Peringatan Hari Pahlawan di Indonesia pada 10 November hampir bersamaan dengan peristiwa bersejarah di Rusia pada 4 November yang diperingati sebagai Hari Kesatuan Rusia.

Bahkan Tatiana mengusulkan agar 10 November bisa dijadikan sebagai Hari Pahlawan Internasional. "Yang menarik bagi kita adalah bagaimana generasi muda dapat meneladani para pahlawan yang telah berjuang untuk bangsanya," ujarnya.

Para pelajar kedua negara baik perorangan ataupun kelompok silih berganti menyampaikan pandangannya arti kepahlawanan. Mereka juga menjelaskan kiprah pahlawan, perintis kemerdekaan dan pendiri bangsa yang rela berkorban untuk kemerdekaan dan pembangunan bangsanya. Muhammad Noeriman Rasyid dan David Bernessa Sihombing, siswa kelas 2 SMP Sekolah Indonesia Moskow menyinggung perjuangan KH Hasyim Ashari yang menyerukan perjuangan untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Buku fiksi tentang kepahlawanan juga memiliki peran penting dalam mengajarkan sikap mulia seperti sikap pahlawan Indonesia kita. Ceritanya memberi kita nilai terpenting dalam membangun karakter seperti nilai religius, kerja keras, kemandirian, cinta tanah air, dan tanggung jawab, “ujar Noeri.

Pelajar Rusia menyoroti perjuangan para patriotnya dalam Perang Dunia I, Perang Dunia II dan lainnya. Menurut mereka, tidak hanya kaum laki-laki yang berjuang, tetapi juga kaum perempuan. Ada juga yang menceritakan kiprah tokoh-tokoh pahlawan bangsanya yang tidak melulu terkait dengan perang,seperti Yuri Gagarin, manusia pertama yang terbang ke angkasa luar.

Dubes Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi mengatakan sama seperti Indonesia, Rusia juga memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan kemerdekaannya. Para pahlawan di Indonesia dengan peralatan yang sangat sederhana berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan melawan musuh yang jauh lebih canggih persenjataannya, seperti dalam peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Menurut Dubes Wahid, bangsa Rusia juga berjuang untuk mempertahankan diri dari serangan musuh yang jauh lebih besar dan lebih canggih persenjataanya, seperti dalam pertempuran Borodino tahun 1812.

“Para pahlawan kita telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa. Perjuangan mereka harus dihargai dan diteladani oleh semua generasi penerus bangsa,” pungkas Dubes Wahid.(*)

#Hari Pahlawan #Rusia #Perhimpunan Pelajar Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang menambah 15.500 personel ke dalam struktur resmi Angkatan Bersenjata Rusia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Dunia
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Pemanasan global menyebabkan bagian depan gletser, yang dikenal sebagai gletser outlet, mengalami penyusutan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Indonesia
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
AI menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang dibahas dalam pertemuan, termasuk pemanfaatannya untuk pendidikan dan penguatan literasi digital masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia sedang membahas kerja sama dengan kelompok-kelompok perusahaan Rusia untuk mengembangkan sejumlah proyek bersama di bidang energi, termasuk kilang dan terminal penyimpanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia
Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pupuk di Vladivostok Rusia
Posisi Vladivostok yang menghadap kawasan Pasifik dinilai strategis karena kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu pasar utama Pupuk Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pupuk di Vladivostok Rusia
Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik
Menurut Putin, kerja sama bilateral Indonesia dan Rusia terus dikembangkan melalui Komisi Bersama Rusia–Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik
Bagikan