MerahPutih Travel – Bali mengalami prospek peningkatan pariwisata yang tinggi dari tahun ke tahun, sebagai contoh pariwisata kapal pesiar tahun ini, pelabuhan utama Benoa telah dijadwalkan akan menyambut 60 kapal pesiar sepanjang 12 bulan ke depan.
Berkat perbaikan yang dilakukan secara terus menerus untuk layanan dan fasilitas. Port selatan ini menjadi lebih terlihat menarik bagi jalur pelayaran sehingga kapal pesiar yang melakukan kunjungan semakin meningkat. Tahun lalu, Benoa menyambut 49 kapal pesiar, sedikit peningkatan dari tahun 2013 hanya 41 kapal pesiar.
"Kami telah melihat peningkatan terus-menerus dalam jumlah kunjungan kapal pesiar sejak tahun 2009. Tahun ini, 60 kapal pesiar telah mengkonfirmasi akan masuk ke pelabuhan Benoa," Ali Sodikin, general manager operator pelabuhan Pelindo III untuk port Benoa.
The Sapphire Princess adalah kapal pertama yang berlabuh di Benoa tahun ini, pada tanggal 1 Januari, membawa 2.600 pengunjung ke pulau. Pada hari ini, pelabuhan telah menyambut lima kapal pesiar dengan total 7.000 penumpang.
"Mudah-mudahan, itu pertanda baik untuk pariwisata kapal pesiar di Bali tahun ini," katanya.
Benoa kini menjabat sebagai turn-around port, di mana kapal pesiar dapat menurunkan penumpang untuk berlibur di Bali. Sementara saat para penumpang menggunakan alat transportasi lain untuk meninggalkan pulau Benoa, kapal-kapal pesiar mengambil penumpang baru sebelum berangkat ke tujuan berikutnya.
Melambungnya popularitas Benoa, karena banyaknya perbaikan yang dilakukan di daerah pelabuhan, serta fasilitas pendukung. Port ini memiliki dua dermaga, dermaga timur panjang 205 meter dan dermaga selatan 300 meter, serta terminal internasional ditingkatkan. Berita terbaru telah direncanakan tahun ini, akan memperpanjang dermaga timur untuk 250 meter.
Benoa merupakan salah satu pelabuhan kapal pesiar besar di Indonesia, dengan sekitar 40 persen dari semua kapal pesiar yang berlabuh di Indonesia berhenti di Benoa. Manfaat Benoa tidak hanya dari infrastruktur, dengan fasilitas docking yang tepat, terminal penumpang dan sistem keamanan disertifikasi oleh Organisasi Maritim Internasional, tetapi juga secara geografis strategis.
Hal ini dekat dengan tempat-tempat wisata yang terkenal di pulau itu dari Kuta, Sanur dan Nusa Dua. Hal ini juga dekat bandara Ngurah Rai dan jalan tol baru, sehingga lebih mudah daripada Celukan Bawang.
Mayoritas penumpang kapal pesiar mengunjungi Benoa adalah Australia, diikuti oleh wisatawan dari Amerika Serikat, serta negara-negara Eropa dan Asia.
Untuk lebih meningkatkan pariwisata kapal pesiar di Bali, Pelindo telah meminta dukungan dari pusat dan pemerintah daerah untuk merampingkan birokrasi / perizinan bagi operator pelayaran.
Pariwisata Cruise adalah segmen pariwisata yang menjanjikan untuk Bali, karena membawa ribuan up-pasar wisatawan ke pulau sekaligus, kata Anak Agung Yuniartha Putra, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali itu.
"Bali memiliki potensi untuk menjadi tujuan yang menarik bagi kapal pesiar dari seluruh dunia, memberikan efek multiplier bagi perekonomian lokal. Kita harus memanfaatkan kesempatan ini," pungkasnya.
Berita Lainnya :
Gigi Hamil, Raffi Berlinang Air Mata

