Pekerja PT Wika Ditembaki saat Pemeliharaan Jalan Trans Papua

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 04 Maret 2020
Pekerja PT Wika Ditembaki saat Pemeliharaan Jalan Trans Papua

Ilustrasi. (Foto: ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Karyawan PT Wijaya Kusuma (WIKA) yang melaksanakan pemeliharaan jalan di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, ditembaki orang tak dikenal (OTK) saat melintas dengan truk.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah X Provinsi Papua Osman Marbun membenarkan adanya insiden penembakan pada hari Senin (2/3) tersebut. Peristiwa itu mengakibatkan tiga karyawan dirawat di RSUD Oksibil.

Baca Juga:

PT Freeport Bayar Pajak Air Rp 1,4 Triliun ke Pemprov Papua

"Benar ada penembakan terhadap rombongan karyawan PT WIKA yang sedang melakukan pemeliharaan Jalan Transpapua sepanjang 79 km yang menghubungkan Oksibil-Dekai, Ibu Kota Kabupaten Yahukimo," katanya di Jayapura, Selasa (3/3), dikutip Antara.

Menurut dia, secara keseluruhan tidak ada yang luka serius karena dari laporan yang diterimanya bahwa truk yang membawa mereka ditembaki OTK dari ketinggian.

Kepala BBPJN X Papua Osman Marbun. ANTARA/Evarukdijati
Kepala BBPJN X Papua Osman Marbun. ANTARA/Evarukdijati

Akibat insiden tersebut, kata Osman Marbun, kegiatan pemeliharaan jalan dihentikan sementara.

Untuk sementara ini, pemeliharaan Jalan Transpapua ruas jalan Oksibi-Dekai dihentikan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Baca Juga:

Mulai Langka, Makanan Khas Papua Ini Punya Banyak Manfaat untuk Tubuh

Sementara itu, data yang dihimpun Antara mengungkapkan bahwa insiden penembakan terjadi dalam perjalanan dari Distrik Okbape ke Oksibil dengan mengangkut enam karyawan PT WIKA dengan pengawalan empat anggota TNI AD.

Akibat tembakan mengenai atap truk, kemudian tembus ke bagian alat pelindung sinar matahari yang ada di dalam truk, sopir menpercepat laju kendaraan.

Namun, saat di sekitar Distrik Serambalom, truk terbalik ketika menghindari lubang yang berada di tengah jalan. (*)

Baca Juga:

Ratusan Putra-Putri Papua yang Lolos Masuk BUMN Jalani Pelatihan Bela Negara

#Papua #Penembakan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Tembak Polisi, Menko Polkam Dudung Perintahkan Evaluasi Sistem Rekrutmen
Setiap anggota Polri yang dibekali senjata harus memiliki sikap dan mental yang lebih stabil. Dengan mental dan pengendalian emosi yang baik,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Polisi Tembak Polisi, Menko Polkam Dudung Perintahkan Evaluasi Sistem Rekrutmen
Indonesia
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri. Satreskrim Polres Boyolali masih menyelidiki identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Dunia
Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Beberapa pria bersenjata dilaporkan menyerbu sebuah rumah di Kotapraja KwaMakhutha pada Selasa malam dan melepaskan tembakan ke arah 14 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
 Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Dunia
Penembakan di Masjid Pakistan, 16 Orang Tewas
Baku tembak masih berlangsung antara para penyerang dan pasukan keamanan di lokasi kejadian yang berada di distrik Kohat, Khyber Pakhtunkhwa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Penembakan di Masjid Pakistan, 16 Orang Tewas
Bagikan