Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pekerja Indonesia Masih Didominasi Lulusan SD, Kesejangan Bakal Makin Melebar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Pekerja Indonesia Masih Didominasi Lulusan SD, Kesejangan Bakal Makin Melebar

Antusias Para Pencari Kerja di Ajang Jakarta Job Fair 2024

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Berdasarkan data BPS per Februari 2026, jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 155,27 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34,63 persen merupakan lulusan SD. Sementara itu, lulusan SMP 17,31 persen, lulusan SMA tercatat sebesar 20,99 persen, dan lulusan SMK 14,06 persen.

Adapun penduduk bekerja yang pernah mengenyam pendidikan tinggi hanya sekitar 13 persen, terdiri dari 10,81 persen lulusan diploma IV, S1, S2, dan S3, serta 2,20 persen lulusan diploma I/II/III.

Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief Muhammad, menyoroti data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengungkap bahwa mayoritas penduduk bekerja di Indonesia masih didominasi oleh lulusan sekolah dasar (SD). Fakta ini menjadi masalah besar bagi daya saing Indonesia dalam kompetisi global.


“Data dari BPS menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tenaga kerja kita masih rendah. Jika lebih dari 34,63 persen pekerja hanya berijazah SD dan hanya sekitar 13 persen yang berpendidikan tinggi, maka ini menjadi tantangan besar bagi peningkatan daya saing bangsa,” ujar Habib Syarief, Selasa (10/2).

Baca juga:

Pengangguran Lulusan SMK Makin Banyak, Kadin Ingin Diikutkan Program Magang Nasional


Habib Syarief menilai kondisi ini sangat memprihatinkan dan menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan nasional. Hal itu merupakan masalah besar yang tak boleh dibiarkan. Menurutnya, rendahnya tingkat pendidikan pekerja berimplikasi langsung pada kompetensi dan produktivitas tenaga kerja nasional.


"Dalam jangka panjang, hal ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan memperlebar kesenjangan kesejahteraan,” katanya.

Sebagai anggota Komisi X yang membidangi pendidikan, Habib Syarief menegaskan bahwa pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan di seluruh Indonesia.


“Pemerintah harus berusaha keras agar tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Minimal mereka harus lulus SMA atau SMK, bahkan didorong untuk melanjutkan hingga perguruan tinggi. Pendidikan adalah kunci mobilitas sosial dan peningkatan kesejahteraan,” tegasnya.

Legislator asal Jawa Barat ini juga menyatakan keyakinannya bahwa kemajuan pendidikan akan berdampak langsung pada perbaikan kondisi ekonomi masyarakat. Menurutnya, kualitas pendidikan akan sangat menentukan kemajuan suatu bangsa.

“Jika anak-anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang baik hingga perguruan tinggi, maka kualitas sumber daya manusia kita akan meningkat. Pada akhirnya, ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya. (Pon)

#Pengangguran #Tingkat Pengangguran #DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pimpinan DPR Dengar Keluhan Guru TK dari IGTKI-PGRI soal Status Honorer
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Ketua Umum IGTKI-PGRI, Eka Putri Handayani di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 30 Juli 2026
Pimpinan DPR Dengar Keluhan Guru TK dari IGTKI-PGRI soal Status Honorer
Indonesia
Komisi II Gelar Rapat Dengarkan Keluh Kesah Masalah Kepala Daerah, Ada 3 Isu Yang Dibahas
Rapat tersebut memfasilitasi tiga pokok pembahasan, yakni remunerasi kepala daerah dan wakil kepala daerah, sistematika dana bagi hasil, serta peningkatan pendapatan asli daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
 Komisi II Gelar Rapat Dengarkan Keluh Kesah Masalah Kepala Daerah, Ada 3 Isu Yang Dibahas
Indonesia
Mongolia Buka Lowongan Kerja Bagi WNI, Gaji USD 900 Per Bulan
Peluang kerja di luar negeri saat ini cukup terbuka. Oleh karena itu, masyarakat Jakarta dapat melihat kesempatan tersebut sebagai salah satu alternatif dalam mencari pekerjaan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Mongolia Buka Lowongan Kerja Bagi WNI, Gaji USD 900 Per Bulan
Indonesia
Kasat di Tangerang Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, DPR Desak Pemecatan
Kasus tersebut harus menjadi momentum bagi Polri untuk melakukan evaluasi dan pembenahan internal secara menyeluruh.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Kasat di Tangerang Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, DPR Desak Pemecatan
Indonesia
DPR Ingatkan Transisi Kepemimpinan di BI Tidak Ganggu Stabilitas Sistem Keuangan
Siapa pun yang terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia harus mampu menjaga independensi bank sentral sebagaimana diamanatkan undang-undang
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Ingatkan Transisi Kepemimpinan di BI Tidak Ganggu Stabilitas Sistem Keuangan
Indonesia
Pekerjaan Rumah Gubernur BI Baru Pengganti Perry Warjiyo
Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry dan akan memprosesnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Pekerjaan Rumah Gubernur BI Baru Pengganti Perry Warjiyo
Indonesia
Warga Diduga Maling Ayam Dikeroyok Hingga Meninggal, DPR Desak Proses Hukum Transparan
Peristiwa yang diduga bermula dari tuduhan pencurian ayam itu merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak dapat dipandang sebagai kejadian biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Warga Diduga Maling Ayam Dikeroyok Hingga Meninggal, DPR Desak Proses Hukum Transparan
Indonesia
DPR Tunggu Nama Pengganti Gubernur BI Perry Warjiyo Buat Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal mengingatkan agar proses transisi Gubernur BI tidak mengganggu stabilitas nilai tukar rupiah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Tunggu Nama Pengganti Gubernur BI Perry Warjiyo Buat Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan
Indonesia
DPR Tunggu Nama Calon Gubernur BI dari Prabowo Susun Jadwal Fit Proper Test
DPR RI belum menyusun jadwal fit and proper test calon Gubernur BI pengganti Perry Warjiyo karena Presiden Prabowo belum mengajukan nama kandidat.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
DPR Tunggu Nama Calon Gubernur BI dari Prabowo Susun Jadwal Fit Proper Test
Indonesia
DPR Minta Operator tak Cari Celah setelah Putusan MK soal Kuota Internet Tetap Aktif
Putusan MK harus diterapkan sesuai dengan semangat perlindungan konsumen.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
DPR Minta Operator tak Cari Celah setelah Putusan MK soal Kuota Internet Tetap Aktif
Bagikan