Pekan Depan Jokowi Kampanye di GBK, BPN: Silakan Tandingi Jumlah Massanya

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 07 April 2019
Pekan Depan Jokowi Kampanye di GBK, BPN: Silakan Tandingi Jumlah Massanya

Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon. Foto: MP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menantang pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin menghadirkan massa yang lebih banyak dari paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), hari ini Minggu (7/4).

Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon mengklaim pihaknya telah menghadirkan lebih dari 1 juta orang pada kampanye akbar di GBK hari ini. Pekan depan, giliran paslon Jokowi-Ma'ruf akan menggunakan GBK untuk kegiatan kampanye pada 13 April 2019.

Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon. (MP/Asropih)

"Saya kira ini menjadi kampanye akbar terbesar ya sejauh ini termasuk di GBK belum ada kampanye semasif ini sampai meluber ke luar yang saya kira dihadiri sampai lebih dari 1 juta orang, sampai ke bawah-bawah sampai keluar dan orang-orang tak bisa masuk," kata Fadli.

Fadli menegaskan seluruh peserta kampanye akbar "Indonesia Menang" bukanlah peserta bayaran. Menurut Fadli para peserta kampanye akbar tersebut hadir dengan biaya sendiri lantaran ingin memberikan dukungan kepada Prabowo-Sandi.

BACA JUGA

10 Alasan Pilih Prabowo-Sandi Menurut Habib Rizieq

Sindir Kemiskinan Era Jokowi, Prabowo: Rakyat Butuh Kerja Bukan Kartu!

Surati Tiga Elit PD, SBY Sebut Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di GBK Tidak Lazim

"Silakan aja kan nanti rakyat yg akan menilai antusiasme, mimik, gestur, dan guyubnya. Saya kira akan sulit untuk ditandingin (jumlah massanya) karena yang datang atas keinginan sendiri. Bahkan sudah dari kemarin. Tengah malam," tegas dia.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini meyakini alasan rakyat berbondong-bondong hadir ke acara kampanye akbar tersebut karena menginginkan perubahan.

Kampanye akbar Prabowo-Sandiaga
Kampanye akbar Prabowo-Sandiaga di SUGBK, Jakarta, Minggu (7/4). Foto: Twitter

"Jadi mereka datang ke sini atas keinginan pribadi, bukan digerakkan oleh tim kampanye, disediakan mobil-mobil, bus-bus, bukan dikerahkan oleh lembaga negara, BUMN," ujar Fadli.

"ini digerakkan oleh rakyat sendiri yang karena hati dan pikiran mereka karena ingin ada perubahan mereka datang ke sini,"kata Fadli menambahkan. (Pon)

#Fadli Zon #Jokowi-Ma'ruf Amin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Fadli Zon Dorong Musik Indonesia Mendunia, KMI 2026 Siap Digelar di Makassar
KMI 2026 digelar di Makassar pada 30 Oktober–1 November. Sebanyak 500 delegasi akan membahas royalti, hak cipta, AI, dan ekosistem musik Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Fadli Zon Dorong Musik Indonesia Mendunia, KMI 2026 Siap Digelar di Makassar
Indonesia
Indonesia Dorong UNESCO Terapkan Tata Kelola AI Yang Etis dan Transparan
memperkuat kontribusi UNESCO dalam menghadapi tantangan global, Indonesia mengajukan tiga prioritas utama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Indonesia Dorong UNESCO Terapkan Tata Kelola AI Yang Etis dan Transparan
Fun
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, kini menjadi Museum Bing Slamet dengan koleksi sejarah, memorabilia, dan fasilitas interaktif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Indonesia
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Fadli berharap pengajuan seni tradisional Melayu ini bisa memperkuat visibilitas Zapin di tingkat global serta menunjukkan keragaman ekspresi budaya di kawasan Asia Tenggara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Tradisi
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Taman Mini Indonesia di Polandia siap diperluas! Kementerian Kebudayaan bakal tambah anjungan rumah adat lintas provinsi di Eropa. Cek detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Indonesia
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Adanya efisiensi anggaran tidak berpengaruh pada revitalisasi Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Indonesia
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Deklarasi negara-negara BRICS juga menyatakan bahwa kebudayaan perlu dipertimbangkan sebagai tujuan tersendiri dalam kerangka pembangunan internasional pada masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Bagikan