PDIP Tolak Pembangunan Hotel Bintang Lima di TIM

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 25 November 2019
PDIP Tolak Pembangunan Hotel Bintang Lima di TIM

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: merahputih.com/Fadli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPP PDI Perjuangan menolak keras upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang akan membangun Hotel Bintang lima dalam revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, taman tempat berkesenian itu dianggap sebagai pusat peradaban dan kebudayaan sehingga harus dilindungi oleh negara.

Baca Juga

Taman Ismail Marzuki Dulu Kebun Binatang Kini Padepokan Seniman

Oleh karena itu, Hasto menilai wajar para seniman dan budayawan menolak dengan keras revitalisasi TIM dengan dibangun hotel bintang lima oleh Gubernur Anies Baswedan.

"Kami sangat memahami dan mendukung sikap para seniman sehingga TIM dengan sejarahnya yang begitu panjang dan bagian dari pusat kebudayaan kita, sebaiknya tidak boleh dibangun hotel bintang lima maupun bintang sepuluh," ujar Hasto melalui keterangan tertulis yang diterima MerahPutih.com, Senin (25/11).

Hasto memastikan PDIP akan mendukung para seniman agar TIM tidak direlokasi. Politikus asal Yogyakarta ini tidak ingin tempat-tempat sejarah dan pusat kebudayaan diubah fungsinya.

"Tempat itu menjadi pusat peradaban, ruang kreativitas yang berdiri kokoh di atas jati diri bangsa kita," papar Hasto.

Baca Juga

Anggaran Renovasi Taman Capai Rp145 Miliar, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Sementara itu saat dikonfirmasi Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Pariwisata dan Kebudayaan Dadang Solihin membenarkan Pemprov DKI akan mendirikan Hotel Bintang Lima dalam rehabilitasi kompleks TIM.

"Iya bener (akan membangub hotel bintang lima di TIM)," kata Dadang saat dikonfirmasi, Senin (25/11).

Pemprov DKI melalui PT Jakarta Propertindo akan merevitalisasi kawasan TIM, Jakarta Pusat pada 2019. Revitalisasi kawasan TIM sendiri merupakan pelaksanaan dari Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 63 Tahun 2019.

Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta. (Foto: MP/Noer Ardiansjah)
Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta. (Foto: MP/Noer Ardiansjah)

Diketahui sebelumnya, Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Pariwisata dan Kebudayaan Dadang Solihin terlibat cekcok dengan seniman senior di TIM, Cikini, Jakarta Pusat pada Rabu (20/11) lalu.

Pertengkaran tersebut viral di media sosial Facebook akun Humor Politik pada Sabtu (23/11) petang. Dalam video berdurasi 1 menit 39 detik itu Dadang terlihat memarahi para seniman senior.

Beberapa seniman yang di sana kemudian menolak diajak berdiskusi oleh Dadang yang baru dilantik menjadi pejabat eselon I-B di Pemprov DKI itu sekitar dua bulan lalu.

Baca Juga

Anies Lakukan Groundbreaking TIM yang Habiskan Dana Rp1,8 Triliun

Mau tidak ada diskusi? Mau tidak?,” tegas Dadang dengan nada tinggi di atas panggung acara dihadapan para seniman.

Penggiat seni yang mendengar ucapan itu kemudian meminta Dadang untuk menahan emosi. Beberapa di antaranya bahkan kecewa dengan sikap Dadang yang tidak mencerminkan pegawai pemerintah untuk menjaga tata krama di depan publik.

"Jangan galak-galak pak, biasa saja. Nggak bisa pejabat kayak Anda begitu marah-marah," ketus para seniman dalam video itu.

Dadang lantas menjawab pernyataan para seniman dengan nada pelan. "Nggak. Nggak marah," cetus dia.

Baca Juga

XXI Taman Ismail Marzuki Resmi Tutup

Kecewa dengan sikap Dadang, para seniman itu kemudian memprovokasi teman-temannya yang lain untuk membubarkan diri.

"Nggak usah ngancam-ngancam, ini bukan zaman orda baru yah," ungkap Seniman di sana. (Asp)

#Taman Ismail Marzuki #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Pameran SBY Art Community 2026 Dibuka di TIM, Pramono Soroti Kolaborasi Indonesia-Jerman
Pramono Anung membuka Pameran SBY Art Community 2026 di TIM. Pameran Art for Peace and a Better Future mempertemukan seniman Indonesia dan Jerman.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Pameran SBY Art Community 2026 Dibuka di TIM, Pramono Soroti Kolaborasi Indonesia-Jerman
Berita Foto
Teater Koma Pentaskan Rumah Sakit Jiwa, Kritik Tajam atas Relasi Kuasa dan Kemanusiaan
Sejumlah aktor memerankan pementasan teater yang berjudul 'Rumah Sakit Jiwa' di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 29 Juli 2026
Teater Koma Pentaskan Rumah Sakit Jiwa, Kritik Tajam atas Relasi Kuasa dan Kemanusiaan
Indonesia
Rano Karno Tegaskan Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi dan Menyampaikan Pendapat
Wakil Gubernur DKI menegaskan Jakarta harus menjadi ruang publik yang inklusif, terbuka bagi diskusi, dan menjamin kebebasan masyarakat berpendapat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Rano Karno Tegaskan Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi dan Menyampaikan Pendapat
Fun
Akhiri Penantian 35 Tahun, Teater Koma Hidupkan Kembali Lakon 'Rumah Sakit Jiwa'
Teater Koma kembali menghadirkan lakon klasik Rumah Sakit Jiwa karya N. Riantiarno setelah 35 tahun. Pertunjukan digelar 30 Juli–2 Agustus 2026 di TIM, Jakarta.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Akhiri Penantian 35 Tahun, Teater Koma Hidupkan Kembali Lakon 'Rumah Sakit Jiwa'
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Berita Foto
Pameran Mini Astronomi di Planetarium Jakarta Ajak Pengunjung Mengenal Gerhana Lebih Dekat
Pengunjung mengamati berbagai karya visual Gerhana dalam Pameran Mini Astronomi di Planetarium, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Pameran Mini Astronomi di Planetarium Jakarta Ajak Pengunjung Mengenal Gerhana Lebih Dekat
Berita Foto
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Seorang warga melihat Gerhana Bulan Total dengan memakai teropong bintang di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/226).
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Bagikan