PDIP Sebut Ada Harapan untuk Timnas meski Gagal di Final AFF 2020

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 02 Januari 2022
PDIP Sebut Ada Harapan untuk Timnas meski Gagal di Final AFF 2020

Pesepak bola Timnas Indonesia Irfan Jaya (kanan) menendang bola ke arah gawang Timnas Thailand dalam pertandingan Babak Final Leg 1 Piala AFF 2020.(ANTARA FOTO/FLONA TOBING)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PDI Perjuangan (PDIP) mengapresiasi penampilan dan usaha keras tim nasional Indonesia (Timnas) sepanjang pagelaran AFF Suzuki Cup 2020. Pertandingan final melawan Thailand di leg 2 berakhir dengan skor imbang 2-2, namun Timnas bermain jauh lebih baik dibanding saat laga di leg 1.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, secara keseluruhan, Timnas telah tampil baik sepanjang turnamen Piala AFF dan bahkan bisa melaju ke final meski didominasi pemain muda.

"Para pemain sudah berjuang keras. Tapi kekalahan itu harus diterima dan menjadi pemacu untuk berhasil di masa mendatang," kata Hasto dalam keterangannya, Minggu (2/1).

Baca Juga:

Tahan Imbang Thailand, Timnas Indonesia Gagal Angkat Piala AFF 2020

Penampilan Timnas, kata Hasto, telah menjadi perbincangan selama Piala AFF berlangsung di pemberitaan media massa atau jagat sosial media. Menurutnya, itu merupakan hal positif.

"Ada harapan kepada Timnas Indonesia. Ada kerinduan Timnas akan meraih prestasi di tingkat internasional. Salah satunya di ajang Piala AFF," ujarnya.

Belajar dari kegagalan ini, kini tercatat Timnas enam kali jadi runner-up. Hasto mengatakan, Indonesia perlu untuk terus menerus mendesain bagaimana di masa depan bisa memiliki Timnas yang handal, fighting spirit, dan kemampuan profesional ditinjau dari aspek strategi, teknik, kemampuan individu, kerja sama tim, dan endurance yang tinggi.

"Pembinaan sepak bola sejak dini sangatlah penting sehingga nantinya bisa menghasilkan Timnas yang mampu menjadi juara setidaknya di ASEAN. Itulah salah satu mimpi rakyat Indonesia," imbuhnya.

Baca Juga:

Prediksi Thailand Vs Timnas Indonesia: Keluarkan Kemampuan Terbaikmu Garuda!

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah dengan partisipasi masyarakat dapat meningkatkan upaya pembinaan pemain sepak bola secara terintegrasi. Menurutnya, perlu strategi pembinaan dari awal.

"Dimulai dari mencari bakat, rekrutmen, latihan ke negara-negara yang memiliki sekolah sepak bola yang handal, hingga pembinaan secara sistemik dengan mencari pemain-pemain muda yang berbakat, dan memiliki semangat juang yang tinggi," ujarnya.

Hasto melanjutkan, Indonesia adalah negara besar dengan penduduk lebih dari 270 juta. Semestinya, kata dia, Indonesia memiliki bibit-bibit unggul bagi hadirnya kesebelasan nasional yang tangguh.

“Sosok seperti Erick Thohir, Ara Sirait, Gibran Rakabuming, dan Rafi Ahmad yang dikenal memiliki perhatian besar terhadap sepak bola bisa duduk bersama dengan pengurus PSSI dan Menpora Zainudin Amali guna merancang pembinaan sepak bola di tanah air sehingga kelak kita memiliki Timnas yang handal," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Evan Dimas: Timnas Indonesia Lapar Kemenangan

#Iimnas Indonesia #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Bagikan