PDIP Respons Soal Isu Reshuffle Kabinet Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle kabinet di akhir jabatannya. (ANTARA/Luthfia Miranda)
MerahPutih.com - Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP), Chico Hakim, merepons isu mengenai Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet pada pekan ini.
Menurutnya, jika reshuffle dilakukan di akhir masa jabatan, seharusnya langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan kinerja pemerintah untuk mengatasi persoalan-persoalan mendesak yang dihadapi rakyat.
“Harapan kami reshuffle kabinet di akhir-akhir masa jabatan Presiden Joko Widodo ini ditujukan untuk meningkatkan kinerja yang sesungguhnya,” kata Chico kepada MerahPutih.com, Selasa (13/8).
Chico juga menyoroti sejumlah isu krusial yang perlu segera ditangani, seperti perekonomian rakyat yang semakin tertekan, stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar, serta tingginya biaya pendidikan dan kebutuhan pokok.
Baca juga:
Selain itu, jebolan New York University ini juga menekankan, perlunya evaluasi terhadap percepatan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
"Jadi harapan kami reshuffle kabinet ini bukan sekedar untuk bagi-bagi jabatan, utamanya juga dengan alasan sinkronisasi dengan pemerintahan ke depan. Karena sesungguhnya ini bukan sekali ada masa transisi dalam kepemimpinan di republik ini," ujar Chico.
Ia menambahkan, bahwa reshuffle kabinet seharusnya berfokus pada peningkatan kinerja pemerintah, bukan semata-mata bagian dari masa transisi menjelang pergantian kepemimpinan nasional.
"Kita melihat banyak hal yang unik yang dilakukan di masa transisi khususnya di akhir masa jabatan Presiden Joko Widodo yang akan menyambut datangnya kepemimpinan baru ke depan," pungkasnya.
Baca juga:
Berdasarkan informasi, Presiden Jokowi akan mengganti tiga menterinya yang berasal dari PDIP dan Partai NasDem.
"Sejauh ini ada tiga," kata sumber MerahPutih.com, saat dikonfirmasi Selasa (13/8).
Ketiga menteri itu adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly; Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK), Siti Nurbaya Bakar; dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif.
Reshuffle tersebut disebut akan digelar pada Kamis (15/8), atau dua hari sebelum HUT ke-79 RI. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantu Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah
Tentukan Posisi Wamenkeu yang Ditinggalkan Thomas Djiwandono, Presiden Prabowo akan Minta Masukan Purbaya
Kursi Wamenkeu Kosong, KSP Qodari Akui Logis Bakal Ada Reshuffle Kabinet
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi