Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

PDIP Minta Maaf Tak Undang Rapat Konsolidasi, Gibran: Tak Perlu Santai Wae

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 20 Agustus 2023
PDIP Minta Maaf Tak Undang Rapat Konsolidasi, Gibran: Tak Perlu Santai Wae

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah menyatakan minta maaf karena tidak mengundang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dalam rapat konsolidasi kepala daerah dan wakil kepala daerah kader yang diadakan DPD PDIP Jateng, Selasa (15/8).

Bahkan, Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto alias Pacul meminta maaf khusus pada Gibran ke publik.

Gibran justru meminta pada Pacul agar tidak perlu meminta maaf pada dirinya atas kejadian itu. Dia menegaskan masalah itu karena kelalaian.

Baca Juga:

Gibran Angkat Suara Terkait Blusukan Pasang Stiker Capres di Rumah Warga

"Tidak usah minta maaf segala, jenenge (namanya) human error biasa, santai wae (saja)," kata Gibran, Minggu (20/8).

Dia menegaskan dalam hal ini yang terpenting adalah pesan dan instruksi DPP PDIP sudah sampai pada dirinya.

Gibran mengaku sudah menjalankan instruksi hasil konsolidasi kepala daerah itu. Bahkan, sudah bergerak ke bawah.

"Kita sudah gerak dari bawah. Saya yang menghadap beliau ndak apa-apa, saya kan menunggu arahan saja. Urusan undangan ora usah dibahas meneh (masalah undangan tidak usah dibahas lagi)," papar dia.

Dia menegaskan, DPC Solo juga menindaklanjuti hasil konsolidasi DPD PDIP. Gibran mengaku pasca-kejadian itu belum dihubungi langsung Ketua DPD PDIP Jawa Tengah.

"Belum dihubungi (Pacul). Biasanya beliau WhatsApp atau telepon. Saya dipanggil siap dan menghadap juga siap semua," tandasnya.

Baca Juga:

Berpeluang Jadi Cawapres Ganjar, Gibran: Saya Menunggu Tawaran Cawapres Anies

Diketahui, DPP PDIP Jawa Tengah menggelar konsolidasi kepada seluruh kepala daerah PDIP se-Jateng di Hotel Padma, Jalan Sultan Agung, Semarang, Selasa (15/8) malam.

Acara ini bertajuk "Konsolidasi Pikir Kepala Daerah Kader Partai Dalam Menghadapi Situasi Ini dan Menuju Pemilu 2024". Yang jadi sorotan, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tidak hadir dalam acara itu.

Gibran justru didampingi istri Selvi Ananda menghadiri acara Final Putra Putri Solo di Museum Musik, Lokananta Solo, Selasa (15/8) malam

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat itu mengatakan, DPD PDIP Jateng tidak mengundangnya.

"Saya tidak tahu ada acara konsolidasi DPD PDIP Jateng. Tidak ada undangan masuk ke saya. Beliau (Pacul Ketua DPD PDIP Jateng) belum menghubungi saya" ujar Gibran, Selasa (15/8) malam. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Gibran Blusukan Pasang Stiker dan Ajak Warga Pilih Ganjar

#Gibran Rakabuming #PDIP #DPP PDIP #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Bagikan