PBNU: TV Harus Selektif Tampilkan Penceramah Keagamaan

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 06 Desember 2017
PBNU: TV Harus Selektif Tampilkan Penceramah Keagamaan

Ketua Kaukus Pancasila DPR RI, Maman Imanulhaq. (Foto: MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Video penceramah agama kontroversial yang kini viral di media sosial mendapat perhatian serius Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU).

Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) KH Maman Imanulhaq menegaskan, pengelola stasiun TV seharusnya selektif memilih narasumber yang dimunculkan dalam sebuah program. Sebab, TV adalah media yang efektif untuk mempengaruhi pola pikir khalayak.

Menurut Kang Maman, sapaan akrabnya, bila narasumber tidak kompeten atau bukan ahli di bidangnya, khalayak, penonton TV, bisa tersesat karena mendapat informasi yang salah.

Bila tayangan ceramah keagamaan dengan materi dakwah yang transformatif dan aktual disuguhkan oleh penceramah yang kompeten, kata kang Maman, maka akan mengukuhkan nilai agama yang menjadi spririt perubahan dan perdamaian.

“Sebaliknya bila penceramah tidak kompenten, dan cenderung menyalahkan kelompok yang berbeda akan mempengaruhi masyarakat untuk saling membenci dan akan membingungkan umat”, ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima merahputih.com, Rabu (6/12).

Kang Maman, sangat prihatin karena kejadian seperti pada video yang kini sedang viral sebelumnya juga pernah ada. “Ini bukan yang pertama. Beberapa acara keagamaan di TV membuat resah umat karena cenderung menyalahkan tradisi dan ritual yang dilakukan sebagian besar umat Islam di Indonesia,” kata Pengasuh Pondok Pensantren Al Mizan, Jatiwangi Majalegka itu.

Dalam video yang viral itu tampak seorang ustazah yang menulis salah ayat Alquran dengan kesalahan yang sangat fatal.

PBNU, kata Kang Maman, telah menganbil langkah unntuk mencegah terulangnya kejadian serupa. LDNU dan LTNNU akan menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) secara berkala. Hasilnya akan dikomunikasikan ke statsiun TV. “Kami jug akan memberikan daftar profil 30 ustaz muda NU ke para pengelola stasiun TV,” kata anggota Komisi 8 DPR RI itu.

Sementara itu Lembaga Ta’lif wan Nasyr (Lembaga Infokom dan Publikasi) LTN PBNU, telah membuat kompilasi ceramah oleh penceramah kompeten yang bisa dimanfaatkan oleh siapapun termasuk stasiun televisi.

“Bisa diakses di website layanan Syiar Digital Nahdlatul Ulama, www.nahdlatululama.id Disana ada juga daftar profil ustaz dari berbagai provinsi dengan beragam keilmuan agama yang secara video ditampilkan di kanal video http://youtube.com/nahdlatululama, sehingga memudahkan masyarakat untuk mencari ustaz,”kata Ketua LTN PBNU, Hari Usmayadi. (Pon)

#Maman Imanulhaq #PBNU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Frengky Aruan - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Indonesia
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Muktamar Ke-35 NU memanas usai massa protes soal pencalonan Gus Yusuf Chudlori. Gus Yahya angkat bicara dan minta semua pihak tenang. Simak faktanya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Indonesia
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Demokrasi dalam tradisi NU tidak hanya dimaknai melalui pemilihan langsung, tetapi juga melalui musyawarah, mufakat, dan penghormatan terhadap keputusan forum tertinggi organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Indonesia
Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA Atas Persetujuan Tertulis Rois Aam Terpilih
Tahapan pemilihan akan diawali dengan tabulasi calon AHWA, yang akan dilakukan pada Minggu (30/8).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA Atas Persetujuan Tertulis Rois Aam Terpilih
Bagikan