PBB Usulkan 3 Sampai 4 Nama Kader Jadi Menteri Prabowo

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 Mei 2024
 PBB Usulkan 3 Sampai 4 Nama Kader Jadi Menteri Prabowo

Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Prof. Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengurus tingkat pusat dan daerah Partai Bulan Bintang mengikuti Musyawarah Dewan Partai (MDP) di kantor pusat partai, Jakarta, nuntuk membahas di antaranya pilkada serentak, usulan nama-nama calon menteri, sampai jadwal Muktamar Ke-VI.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menegaskan, partai membutuhkan strategi yang jitu untuk menempatkan kader-kadernya sebagai kepala daerah dan menghadapi pembentukan kabinet untuk pemerintahan periode 2024–2029.

"Persoalan ini, persoalan yang cukup besar yang harus kita hadapi bersama, karena itu baik juga hal-hal semacam ini kita bicarakan dalam Musyawarah Dewan Partai untuk memutuskan hal-hal yang penting untuk kita lakukan,” kata Yusril.

Partai Bulan Bintang memang sampai pada Pemilu 2024 tidak mendapatkan kursi di DPR RI, karena perolehan suara partai tak berhasil mencapai ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4 persen. PBB dalam Pemilu 2024 hanya mendapatkan suara sebesar 0,31 persen.

Baca juga:

Yusril Hadiri Pentas Wayang Kulit di Rumah Dinas Gibran

Yusril mengingatkan, jajarannya Partai Bulan Bintang harus segera menyusun strategi untuk menutup kelemahan itu dengan memperkuat posisi partai di lembaga eksekutif baik di tingkat pusat maupun daerah.

Ia mengatakan, posisi PBB kuat di lembaga-lembaga eksekutif, misalnya di pemerintahan daerah dan dalam kabinet, itu dapat membantu mendongkrak suara partai untuk pemilihan umum (pemilu) berikutnya.

Yusril mencontohkan beberapa perolehan suara partai yang cukup baik di daerah saat ada kadernya yang menjadi kepala daerah, misalnya di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

"Itu berhasil sangat signifikan meningkatkan suara Partai Bulan Bintang di sana. Di pusat nanti juga ada yang masuk dalam kabinet. Saya kira dengan itu kekuatan kita akan bertambah besar sehingga memungkinkan Partai Bulan Bintang masuk kembali ke parlemen pada 2029 yang akan datang," katanya.

Baca juga:

Malam Ini Yusril Ihza Cs Merapat ke Kertanegara, Lapor Hasil Sidang MK ke Prabowo

Terkait nama-nama kader yang bakal diusulkan ke Prabowo untuk mengisi jabatan menteri, Yusril belum dapat membuka itu, karena masih menunggu hasil rapat.

Ia menyebut, ada 3–4 nama kader yang bakal diusulkan dari Partai Bulan Bintang manakala mereka diminta untuk menyiapkan nama-nama calon menteri oleh presiden terpilih Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bakal resmi menjabat sebagai presiden-wakil presiden periode 2024—2029 setelah mereka dilantik pada 20 Oktober 2024.

#PBB #Prabowo #Yusril Ihza Mahendra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Indonesia
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Zulhas mengatakan kebersamaan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kalkulasi politik atau keinginan untuk berada dalam pemerintahan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Presiden juga memerintahkan pimpinan-pimpinan daerah segera mencabut peraturan daerah yang membuka ruang adanya pembakaran hutan dan lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Indonesia
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Aktivitas investasi tetap berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Indonesia
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Kepentingan negara harus ditempatkan di atas hubungan pribadi maupun kepentingan kelompok.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Indonesia
Presiden Prabowo Ungkap 3 Masalah Bangsa yang Harus Segera Dibereskan: Pangan, BBM, Kemiskinan
Kebutuhan pangan dan energi menjadi prioritas utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Ungkap 3 Masalah Bangsa yang Harus Segera Dibereskan: Pangan, BBM, Kemiskinan
Indonesia
Dana Desa Sudah Mengalir, Tapi Jembatan tak Terbangun, Presiden Prabowo: Ke Mana Uang Itu?
Prabowo mempertanyakan mengapa kebutuhan dasar masyarakat masih belum seluruhnya terpenuhi meski pemerintah telah mengalokasikan anggaran ke daerah dan desa
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Dana Desa Sudah Mengalir, Tapi Jembatan tak Terbangun, Presiden Prabowo: Ke Mana Uang Itu?
Indonesia
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Prabowo menegaskan penguatan pertahanan diarahkan untuk membangun sistem pertahanan dan keamanan yang lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Bagikan