PBB Prihatin dengan Kebijakan Donald Trump Hentikan Bantuan Luar Negeri
Arsip foto - Sekjen PBB Antonio Guterres mendengarkan paparan saat KTT ASEAN-PBB di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (7/9/2023). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pras/aa.)
MerahPutih.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, mengungkapkan keprihatinannya terhadap keputusan Presiden Donald Trump untuk menghentikan sementara bantuan luar negeri dari Amerika Serikat.
Langkah ini diambil seiring dengan promosi agenda “America First” oleh pemerintahannya nan berarti mengutamakan kepentingan Amerika Serikat di atas kepentingan internasional.
Dalam konferensi pers pada Senin lalu, juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, menyatakan bahwa sang Sekjen mencermati perubahan kebijakan tersebut “dengan penuh kekhawatiran”.
“Kebijakan ini dapat berdampak besar pada komunitas rentan di seluruh dunia,” ujar Dujarric kepada wartawan, dikutip Aljazeera, Selasa (28/1).
“Hidup dan mata pencaharian mereka bergantung pada dukungan ini.”
Baca juga:
Tok, PBB Sahkan Resolusi Hari Danau Sedunia Usulan Indonesia
Dujarric menambahkan bahwa Amerika Serikat selama ini dikenal sebagai salah satu penyedia bantuan terbesar di dunia.
“Saat ini, kami sedang memetakan dampak dari keputusan tersebut dan apa artinya bagi berbagai pihak," tambahnya.
Presiden Trump menandatangani perintah eksekutif sesaat setelah ia dilantik untuk masa jabatan kedua pada 20 Januari lalu.
Perintah tersebut menginstruksikan semua lembaga pemerintah federal untuk menghentikan sementara bantuan pembangunan luar negeri selama 90 hari dan meninjau kembali program-program yang ada. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama