PBB Desak Penyelidikan atas Serangan Gedung Diplomatik Turki di New York

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 23 Mei 2023
PBB Desak Penyelidikan atas Serangan Gedung Diplomatik Turki di New York

Kaca jendela gedung Turkish House di New York terlihat pecah setelah diserang orang tak dikenal. (ANTARA/Anadolu Agency/Selcuk Acar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gedung pencakar langit "Rumah Turki" di New York yang menaungi misi diplomatik diserang pada Senin pagi (22/5) waktu setempat.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam serangan terhadap gedung diplomatik Turki tersebut dan menyerukan investigasi atas insiden itu.

"Kami mengutuk serangan terhadap Rumah Turki di New York hari ini dan sangat berharap otoritas setempat bisa menemukan pelakunya," kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric pada Senin (22/5), seperti dikutip Antara.

Baca Juga:

PBNU Resmikan Pondok Pesantren Pertama di Malaysia

Rumah Turki (Turkish House) dibuka pada 2021 dan diperuntukkan khusus untuk misi diplomatik dan acara kebudayaan. Gedung pencakar langit itu berada persis di seberang markas PBB.

Pelaku merusak jendela gedung pada pukul 03.14 waktu setempat, ungkap Konsul Jenderal Turki di New York Reyhan Ozgur.

Ozgur mengungkapkan bahwa tidak ada korban luka, tetapi 12 jendela dan pintu gedung itu hancur.

Menurut dia, pelaku yang belum teridentifikasi itu meninggalkan sebuah linggis kecil di lokasi kejadian.

Baca Juga:

Tiongkok Buka Peluang Baru Kerja Sama Dengan Negara ASEAN

Gedung tersebut lantas ditutup oleh Departemen Kepolisian New York, yang telah dilakukan investigasi atas serangan itu.

"Turki berharap otoritas Amerika Serikat menemukan "teroris" yang menyerang Rumah Turki di New York," kata Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Senin.

"Turki juga berharap agar identitas para pelaku segera ditemukan," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

"Hari ini, serangan keji dilakukan terhadap #TurkishHouse di New York," kata Cavusoglu di Twitter.

"Kami berharap AS segera mengidentifikasi para pelakunya dan memberikan perlindungan yang diperlukan untuk memastikan keamanan misi diplomatik kami," katanya.

"Pikiran saya bersama para kolega yang bekerja tanpa henti di luar negeri untuk Turki, termasuk di masa pemilu ini," kata sang Menlu. (*)

Baca Juga:

Umat Buddha Tibet Rayakan Hari Suci Saka Dawa

#PBB #Turki
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Turki vs Italia: Misi Bangkit Setelah Kalah di Laga Pembuka
Prediksi Turki vs Italia di UEFA Nations League 29 September 2026 pukul 01.45 WIB. Simak kondisi tim, susunan pemain, dan prediksi skor.
ImanK - Minggu, 27 September 2026
Prediksi Turki vs Italia: Misi Bangkit Setelah Kalah di Laga Pembuka
Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
PAM Jaya mewakili Indonesia di New York, Amerika Serikat. PAM Jaya menargetkan pengelolaan air Jakarta selesai 2029.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Dunia
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan serukan penghapusan hak veto dan keanggotaan tetap DK PBB demi tatanan dunia yang lebih adil. Simak usulan lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Indonesia
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Delegasi Indonesia juga akan memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029—2030.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Bagikan