Pascateror Manhattan, Warga New York Tetap Berparade Halloween

Rina GarminaRina Garmina - Rabu, 01 November 2017
Pascateror Manhattan, Warga New York Tetap Berparade Halloween

Peserta parade Halloween di Manhattan. (Foto: Instagram/@loisbecket)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA jam setelah serangan teror, puluhan ribu warga New York berkumpul di Manhattan untuk melakukan parade Halloween. Walaupun mengenakan kostum ayam, mereka mengaku tidak takut pada pelaku teror yang menyebabkan kematian delapan korban itu.

"Polisi mengamankan (kawasan) ini setelah teror terjadi," kata Marc Cruz (28).

Cruz menyebutkan pula kalau ia merasa cukup aman. Peserta parade lain, Brandon McCall (29), yang mengenakan jaket kulit mewah dengan masker ayam buatan tangan dan celana kuning terang juga mengaku tidak takut pada pelaku teror.

Senada dengan Cruz dan McCall, Alexandra Colon (37) yang mengikuti parade dengan kostum ala Kate Winslet di film 'Titanic' juga tak khawatir dengan keamanan selama parade.

"Begitu banyak orang yang melarang saya mengikuti parade. Saya bilang, 'Anda harus menghidupkan kehidupan Anda sendiri,"

Apalagi Colon telah melihat sendiri jatuhnya World Trade Center dari rumahnya yang berada di seberang sungai di Kota Jersey.

Seperti dilansir theguardian.com, juru bicara pemerintah kota New York mengatakan secara singkat setelah pukul 5 sore pada Selasa (31/10) setidaknya delapan orang tewas dan sebelas terluka setelah sebuah truk menabrak pejalan kaki dan pesepeda.

Kampanye 'We Feel Safe' dalam parade Halloween itu merupakan bentuk perlawanan warga New York kepada teroris. Warga juga sadar di bagian dunia manapun selalu ada tragedi setiap hari. Artistic and Producing Director Village Halloween Parade mengestimasi parade tersebut diikuti 10 ribu peserta. (*)

Baca pula artikel 4 Kostum Halloween Vintage ini Bukannya Bikin Takut, Malah...

#Halloween #Teroris #Terorisme #New York
Bagikan
Ditulis Oleh

Rina Garmina

Cooking Mama :)

Berita Terkait

Indonesia
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
70 anak di 19 provinsi kini terpapar konten kekerasan. Pemerintah pun akan menyiapkan aturan perlindungan di sekolah.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Dunia
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Polisi menyatakan ayah dan anak tersebut tidak menjalani pelatihan atau melakukan ‘persiapan logistik’ di Filipina untuk serangan pada 14 Desember.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
  Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Akram juga menghadapi 40 dakwaan menyebabkan luka berat dengan niat membunuh, serta satu dakwaan melakukan tampilan publik simbol organisasi teroris terlarang.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
 Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Dunia
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyatakan kejadian di Bondi itu merupakan peristiwa yang mengejutkan dan sangat memprihatinkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Indonesia
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Densus 88 Anti Teror mengungkapkan fakta mengejutkan ada 110 anak yang diduga direkrut ke dalam jaringan teroris sepanjang 2025 lewat permainan game online.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Indonesia
Polisi Dalami Pola Perekrutan Anak di Game Online Buat Aksi Terorisme
Sigit menjelaskan, temuan tersebut bermula dari aktivitas anak-anak dalam kelompok komunitas yang tumbuh dari hobi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 November 2025
Polisi Dalami Pola Perekrutan Anak di Game Online Buat Aksi Terorisme
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Bagikan