Pasar Saham Anjlok, Perempuan Terkaya di Indonesia Kehilangan Setengah Kekayaannya Senilai Puluhan Triliun Rupiah!

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 20 Maret 2025
Pasar Saham Anjlok, Perempuan Terkaya di Indonesia Kehilangan Setengah Kekayaannya Senilai Puluhan Triliun Rupiah!

IHSG Anjlok hingga 6,12 Persen Ditutup di Zona Merah pada Selasa 18 Maret 2025. (Foto: MerahPutih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seperti apa rasanya kehilangan setengah kekayaan senilai puluhan triliun Rupiah? Tanyakanlah pada Marina Budiman, perempuan terkaya di Indonesia.

Semua berawal dari anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (18/3).

IHSG mengalami penurunan terburuk dalam satu dekade dan ini berdampak besar pada para investor, termasuk Marina Budiman.

Dalam waktu hanya tiga hari, kekayaannya tergerus setengah ketika saham perusahaannya, DCI Indonesia, mengalami penurunan drastis.

"Marina Budiman sebelumnya menikmati kesuksesan dari kenaikan nilai saham DCI Indonesia, yang membuat kekayaan bersihnya mencapai USD 7,5 miliar (sekitar Rp 115 triliun)," tulis malaymail.com (19/3).

Namun, tren positif ini berbalik ketika IHSG anjlok akibat berbagai faktor domestik, seperti prospek fiskal yang memburuk dan kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto, serta faktor global seperti kebijakan tarif AS dan perang dagang.

Baca juga:

Prabowo Mau Temui Investor Market Imbas IHSG Anjlok, Waktunya Lagi Diatur Letkol Teddy

Dalam tiga hari, nilai kekayaan Marina merosot hingga setengahnya setelah nilai saham DCI anjlok.

DCI menjadi perusahaan dengan performa terburuk dalam kejatuhan pasar saham yang begitu parah hingga memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) selama 30 menit.

Kerentanan DCI disebabkan oleh kepemilikan saham yang terkonsentrasi dengan komposisi 78 persen sahamnya dimiliki oleh empat orang: Marina, para co-founder Han Arming Hanafia, Otto Toto Sugiri, serta miliarder Anthoni Salim.

Seorang manajer dana di SGMC Capital Pte, Mohit Mirpuri, mengatakan kepada Bloomberg.

"Fluktuasi harga DCI sebagian besar disebabkan oleh free float yang ketat. Spread bid-offer yang sempit membuat setiap posisi substansial dapat menggerakkan saham secara signifikan."

DCI, yang bergerak di bisnis pusat data, menarik minat investor karena meningkatnya investasi asing dari raksasa teknologi seperti Oracle Corp, yang sedang berdiskusi dengan pemerintah Indonesia untuk membangun pusat layanan cloud di negara ini.

Kisah Marina Budiman menjadi pengingat akan risiko yang selalu mengintai di dunia investasi, terutama ketika pasar menghadapi tekanan dari berbagai sisi. (dru)

Baca juga:

Boy Thohir Borong 7,3 Juta Lembar Saham Adaro Andalan di Tengah Gejolak IHSG

#Orang Terkaya #IHSG #Harga Saham
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review
Penurunan indeks kian terasa akibat aksi ambil untung (profit taking) pada sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) setelah sempat menguat beberapa waktu lalu
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review
Indonesia
Diganjar Nilai Merah Oleh MSCI, Pasar Saham Indonesia Kena Semprot Isu Transparansi Kepemilikan
Sentimen negatif domestik bersumber dari keputusan lembaga pemeringkat internasional MSCI menurunkan skor Information Flow Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Diganjar Nilai Merah Oleh MSCI, Pasar Saham Indonesia Kena Semprot Isu Transparansi Kepemilikan
Indonesia
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Sentimen negatif pasar global menyapu bersih optimisme investor domestik sejak menit-menit awal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Indonesia
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Melengkapi analisis makro tersebut, Chief Economist BTN Myrdal Gunarto mengingatkan pentingnya aspek sektor riil di luar pasar keuangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Indonesia
IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI
Kondisi mancanegara turut memperkeruh suasana perdagangan saham dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI
Indonesia
IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856
Tekanan jual tidak hanya menyasar saham lapis kedua, melainkan turut melanda jajaran emiten berkapitalisasi pasar raksasa
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856
Indonesia
IHSG Tembus Level Angker 6.300, Analis Ingatkan Jangan Buru-Buru Nafsu Borong Saham
Di sisi lain, geopolitik Timur Tengah turut memicu volatilitas harga komoditas energi dunia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
IHSG Tembus Level Angker 6.300, Analis Ingatkan Jangan Buru-Buru Nafsu Borong Saham
Indonesia
IHSG Hari Ini Menguat Tajam, Nasib Rupiah Malah Berbanding Terbalik
Pergerakan kontras ini menunjukkan dinamika pasar keuangan sedang bergerak dinamis
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
IHSG Hari Ini Menguat Tajam, Nasib Rupiah Malah Berbanding Terbalik
Indonesia
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak menguat 82 poin atau 0,46 persen menjadi Rp17.778 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Indonesia
IHSG dan Rupiah Menguat, Dasco: Kepercayaan ke Pemerintah Meningkat
Dia mengaku mendapat informasi bahwa dalam pekan ini hingga pekan depan pemerintah akan menjalankan sejumlah strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
IHSG dan Rupiah Menguat, Dasco:  Kepercayaan ke Pemerintah Meningkat
Bagikan