Pasar Pramuka Bakal Ditata Ulang, BBPOM Fokus Pembenahan Penjualan Obat-obatan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Juni 2025
Pasar Pramuka Bakal Ditata Ulang, BBPOM Fokus Pembenahan Penjualan Obat-obatan

Ilustrasi: Pasar Pramuka (Pasar Jaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pasar Pramuka Jakarta Timur bakal dilakukan penataan ulang atau revitalisasi oleh pemerintah. Nantinya, bukan hanya pembenahan gedung tapi juga kepatuhan akan penjualan obat-obatan.

Revitalisasi ini digagas oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) dan Pemprov DKI melalui Perumda Pasar Jaya.

Kedua lembaga itu pun akan menggelar focus group discusion (FGD) yang menggandeng aparat penegak hukum. Kegiatan itu bertujuan mensosialisasikan aturan sekaligus mengevaluasi izin usaha apotek rakyat dan model koperasi farmasi.

Pertemuan itu juga fokus menyelesaikan masalah peredaran obat ilegal dan peningkatan kepatuhan pedagang.

"Kami mendorong kolaborasi ini untuk memastikan seluruh tahapan revitalisasi, termasuk pemenuhan izin dan standar penyimpanan obat, sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujar Kepala BBPOM Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, Kamis (12/6).

Baca juga:

Pedagang Dukung Revitalisasi Pasar Pramuka yang akan Terkoneksi dengan LRT Velodrome-Manggarai

Sofi menerangkan, pihaknya juga menyoroti sejumlah permasalahan krusial, seperti tingginya peredaran obat substandar, kendala administrasi usaha, serta minimnya pemahaman pedagang terhadap regulasi.

"Karena itu, kami sepakat untuk menyusun rencana aksi revitalisasi pasar dalam 18 bulan ke depan," ucapnya.

Sofi tegaskan, revitalisasi tidak hanya mengenai aspek fisik saja tapi juga menyusun rencana aksi secara detail. Termasuk pembinaan teknis serta sosialisasi bagi pedagang dan sinkronisasi kebijakan dengan pemangku kepentingan terkait.

Baca juga:

BPOM Larang Edar 15 Obat Pemicu Jantung Hingga Kematian, Catat Nama-namanya!

Untuk mematangkan teknis pelaksana, Sofi mengaku akan kembali menggelar pertemuan dengan melibatkan asosiasi pedagang agar memastikan solusi yang dihasilkan berkeadilan dan berkelanjutan.

Sofi ingin, nantinya Pasar Obat Pramuka bisa jadi percontohan pasar obat yang memenuhi ketentuan dan aman bagi konsumen.

"Kami mendorong kolaborasi ini untuk memastikan seluruh tahapan revitalisasi, termasuk pemenuhan izin dan standar penyimpanan obat sesuai regulasi. FGD nya rencana kami gelar bulan ini juga," tutupnya. (Asp)

#Pasar Pramuka #Pemprov DKI Jakarta #BPOM
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Pemprov DKI Jakarta akan memadamkan lampu di Monas, Bundaran HI, Balai Kota, dan sejumlah titik lainnya selama 60 menit pada 13 Juni 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Indonesia
Jukir Liar di Blok M Square Ditangkap, Pemprov DKI: Sudah Berkali-kali Ditertibkan
Empat jukir liar di Blok M Square ditangkap petugas gabungan Pemprov DKI. Jukir liar sudah berkali-kali ditertibkan.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Jukir Liar di Blok M Square Ditangkap, Pemprov DKI: Sudah Berkali-kali Ditertibkan
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Pastikan Stok MinyaKita Aman di Tengah Wacana Kenaikan HET
Dinas PPKUKM DKI Jakarta memastikan stok MinyaKita masih aman dan distribusinya berjalan lancar meski harga minyak curah mencapai Rp 23.000 per kilogram.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Pemprov DKI Jakarta Pastikan Stok MinyaKita Aman di Tengah Wacana Kenaikan HET
Indonesia
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar dan jukir liar. Operasi menyasar 15 titik prioritas di lima wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempertimbangkan menggratiskan Ancol, Ragunan, museum, dan perpustakaan saat HUT ke-499 Jakarta. Transportasi umum gratis juga sedang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 07 Juni 2026
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat jalan amblas. Perbaikan rampung dalam lima hari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
CFD di Jalan HR Rasuna Said akan kembali digelar mulai 7 Juni 2026. Pemprov DKI mengungkap hasil evaluasi dan sejumlah perbaikan yang telah dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Bagikan