Pemilu 2019

Partai Tommy Soeharto Bertekad Kuasai Kursi DPR

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 10 Maret 2018
Partai Tommy Soeharto Bertekad Kuasai Kursi DPR

Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Tommy Soeharto (ketiga kiri) didampingi Ketua Umum Neneng A Tuti (kedua kiri), Ketua Dewan kehormatan Muchdi PR (kanan) ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sebagai pendatang baru dalam kontestasi Pemilu 2019, Partai Berkarya milik Tommy Soeharto memiliki ambisi besar di parlemen. Target besar pun telah dipasang. Tidak tanggung-tanggung Tommy Soeharto selaku Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya bertekad partainya menguasai kursi di DPR.

Tommy Soeharto menyatakan kepada semua pengurus Partai Berkarya harus siap tempur menguasai kursi DPR di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI Senayan pada masa pemerintahan 2019-2024.

"Kita harus memiliki organisasi tempur yang handal sampai pusat untuk mencapai tujuan ke depan. Ini harus dimulai dari Calon Legislatif DPRD Tingkat Kabupaten/Kota," kata Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya tersebut pada Rapat Pimpinan Nasional III DPP di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/3).

Tommy Soeharto sebagaimana dilansir Antara mengatakan, target pesimistis untuk perolehan kursi DPRD tingkat dua di masing-masing kabupaten/kota minimal tiga kursi.

"Mudah-mudahan bisa lebih, sebagai gambarannya satu kursi butuh 12.000 suara. Kalau ada tiga kursi, artinya, harus dapat 36.000 suara. Ini semua bisa diraih dengan catatan seluruh DPW telah mewujudkan kepengurusan di DPD," katanya.

Menurut dia, dengan sebanyak 514 kabupaten/kota di Indonesia maka akan diperoleh lebih dari 18 juta suara dari kader.

"Dengan jumlah ini saya yakin kita bisa menjadi pemain tiga besar di Senayan. Karena itu, saya minta kepengurusan di DPP agar dibuat perwilayah penanganannya. Buat divisi atau sektoral yang diketuai oleh Wakil Ketua Umum," katanya.

Hutomo Mandala Putra juga berkomitmen ingin merangkul pelaku usaha serta koperasi yang ada di setiap daerah untuk menjaring suara sebanyak-banyaknya.

"Saya sudah berkunjung ke Semarang, asosiasi pedagang kaki lima di sana siap bergabung dengan kita. Kalau bisa dikembangkan di daerah lain maka akan baik," katanya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga menjanjikan siapapun yang ikut mengusung pemenangan Partai Berkarya pada pemilihan birokrasi maupun legislatif tahun depan akan diberikan posisi yang baik.

"Kalau menang maka semua kader bisa mendapatkan posisi yang baik di pemerintahan," katanya.

Sementara itu, pada rapimnas tersebut, Partai Berkarya mengusung Tommy Soeharto sebagai ketua umum pada periode mendatang. Ketua umum saat ini Neneng A Tuti mengatakan merupakan keinginan seluruh kader Partai Berkarya untuk mewujudkan Tomi Suharto sebagai ketua umum yang kedua.

"Saya akan estafetkan kepemimpinan saya kepada Tommy Soeharto. Saya juga berpesan ke depan agar seluruh pihak harus menjaga marwah partai, tidak boleh ribut sana-sini. Jangan terlalu banyak tuntutan. Semua ada mekanisme AD/ART," pungkas Neneng A Tuti.(*)

#Tommy Soeharto #Partai Berkarya #Pemilu 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
OSO Pimpin 9 Partai Nonparlemen, Bentuk Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat untuk Lawan Parliamentary Threshold
Sembilan partai yang telah bergabung adalah Partai Hanura, PBB, Partai Buruh, Perindo, PKN, Prima, PPP, Partai Berkarya, dan Partai Ummat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 September 2025
OSO Pimpin 9 Partai Nonparlemen, Bentuk Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat untuk Lawan Parliamentary Threshold
Indonesia
Belum Laku, Aset Tommy Soeharto Kembali Dilelang Kemenkeu
Nilai lelang aset PT TPN dimulai dengan harga Rp 2,42 triliun. Lalu, nilainya turun menjadi Rp 2,15 triliun pada lelang berikutnya dan kemudian turun kembali menjadi Rp 2,064 triliun pada lelang ketiga.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Januari 2024
Belum Laku, Aset Tommy Soeharto Kembali Dilelang Kemenkeu
Indonesia
Airlangga Tegaskan Golkar Saat Ini Sangat Solid Dibanding Pemilu 2019
Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengklaim bahwa partainya sudah sangat solid menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, meskipun dihantam isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).
Mula Akmal - Kamis, 10 Agustus 2023
Airlangga Tegaskan Golkar Saat Ini Sangat Solid Dibanding Pemilu 2019
Bagikan