Parlemen Setuju Finlandia Gabung NATO

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Mei 2022
Parlemen Setuju Finlandia Gabung NATO

Finlandia. (Foto: tangkapan layar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perubahan kebijakan dilakukan negara tetangga Rusia, Finlandia, akibat invasi Rusia ke Ukraina. Negara yang sebelumnya selalu menempatkan diri netral akhirnya selangkah lagi bergabung pada Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Mayoritas anggota parlemen Finlandia telah menyetujui proposal bagi negara itu untuk bergabung menjadi anggota NATO, Selasa (17/5).

Baca Juga:

Putin Ingatkan Finlandia Tidak Bergabung Dengan NATO

Persetujuan memasuki aliansi militer tersebut, tidak berselang lama setelah Presiden Finlandia Sauli Niinisto secara resmi memutuskan bahwa Finlandia akan mengajukan permohonan keanggotaan kepada NATO.

Dalam pemungutan suara pada Selasa, sebanyak 188 dari 200 anggota parlemen menyatakan mendukung proposal itu, sementara delapan lainnya menentang.

Menteri Luar Negeri Pekka Haavisto mengatakan tidak ada alasan untuk merayakan keputusan tersebut karena "sedang ada perang di Eropa".

Ia menegaskan, keanggotaan Finlandia di NATO tidak akan mengubah pemikiran dasar Finlandia akan selalu mencari penyelesaian damai.

"Kita adalah bangsa yang cinta perdamaian yang karena itu akan pertama-tama dan mengedepankan penyelesaian diplomatik atas setiap konflik," katanya dalam sidang parlemen.

Perdana Menteri Finlandia, Sanna Marin fokus selama sesi pleno di parlemen Finlandia, ketika legislator Finlandia telah memutuskan bahwa Finlandia akan mencari keanggotaan NATO di Helsinki, Finlandia, Selasa (17/5/2022). Lehtikuva/Antti Aimo-Koivisto via REUTERS/aww/sad. (via REUTERS/LEHTIKUVA)
Perdana Menteri Finlandia, Sanna Marin fokus selama sesi pleno di parlemen Finlandia, ketika legislator Finlandia telah memutuskan bahwa Finlandia akan mencari keanggotaan NATO di Helsinki, Finlandia, Selasa (17/5/2022). Lehtikuva/Antti Aimo-Koivisto via REUTERS/aww/sad. (via REUTERS/LEHTIKUVA)

Di antara yang tidak setuju pada keanggotaan Finlandia di NATO adalah anggota parlemen Markus Mustajarvi dengan menyodorkan proposal tandingan, yang dimasukkan pada pemungutan suara.

"Perbatasan negara kita kan menjadi perbatasan antara aliansi militer dan Rusia. Ketegangan baru akan menjadi risiko tidak hanya selama proses aplikasi melainkan juga pada kondisi baru dan permanen kebijakan luar negeri dan keamanan kita," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada Presiden Finlandia Sauli Niinisto bahwa meninggalkan sikap netral serta bergabung ke Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) adalah langkah keliru yang bisa merusak hubungan kedua negara. (*)

Baca Juga:

Swedia dan Finlandia Merapat ke NATO, Rusia Ancam Kerahkan Senjata Nuklir

#Nato #Rusia #Ukraina #Konflik Ukraina #Uni Eropa
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Dunia III, Indonesia Tetap Terkena Dampaknya
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta semua pihak tak memandang enteng Perang Dunia III. Sebab, Indonesia tetap terkena dampaknya.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Dunia III, Indonesia Tetap Terkena Dampaknya
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Dunia
Pasal 5 NATO Bisa Jadi Penyelemat Greenland dari Obsesi Donald Trump
Pasal 5 menyatakan serangan terhadap satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh aliansi NATO.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pasal 5 NATO Bisa Jadi Penyelemat Greenland dari Obsesi Donald Trump
Dunia
NATO Hentikan Pasokan Info Intelijen ke AS Imbas Trump Ngotot Ambil Kendali Greenland
Kementerian Luar Negeri China meminta agar Presiden Amerika Serikat Donald Trump berhenti untuk menjadikan China sebagai alasan untuk mengakusisi Greenland.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
NATO Hentikan Pasokan Info Intelijen ke AS Imbas Trump Ngotot Ambil Kendali Greenland
Dunia
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Greenland merupakan wilayah otonom Denmark yang telah lama menarik minat Amerika Serikat karena lokasinya yang strategis dan sumber daya mineral melimpah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Indonesia
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda MR bergabung menjadi tentara bayaran Rusia dalam konflik dengan Ukraina, serta kini bertugas di wilayah Donbass
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Indonesia
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Bripda Muhammad Rio telah diberhentikan tidak dengan hormat setelah melakukan pelanggaran disersi dan diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Indonesia
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Anggota Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio dilaporkan desersi membelot bergabung dengan tentara bayaran Angkatan Bersenjata Rusia dalam konflik di Ukraina.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Dunia
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Denmark memperingatkan obsesi Presiden Donald Trump mencaplok Greenland akan menjadi lonceng kematian bagi aliansi militer Atlantik Utara atau NATO.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Dunia
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Greenland memiliki pemerintahan sendiri dan kewenangan luas dalam mengatur urusan domestik, meski kebijakan luar negeri dan pertahanan tetap berada di tangan Kopenhagen.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
AS Siapkan  Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Bagikan