MerahPutih.com - Toleransi beragama kembali hadir dalam momen salat Iduladha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (17/6) pagi.
Kali ini, ribuan jemaah yang salat Id diperbolehkan memarkirkan kendaraannya di halaman Gereja Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga, Katedral yang lokasinya berhadapan langsung dengan Masjid Istiqlal.
Dari pantauan di Gereja Katedral, tampak ribuan motor milik jemaah Istiqlal yang terparkir rapih. Humas Gereja Katedral Jakarta Susyana Suwadie menuturkan, fasilitas parkir gratis ini memang rutin diakukan jika ada acara besar keagamaan di Masjid Istiqlal.
“Ini memang rutin dilakukan. Jadi jika ada kegiatan di Istiqlal, (jemaah) bisa memarkirkan kendaraannya di Katedral,” kata Susyana di Jakarta, Senin (17/6).
Baca juga:
Kebijakan yang sama juga berlaku jika ada acara besar keagamaan di Katedral seperti Paskah dan Natal. Umat Katolik yang beribadah pun bisa menitipkan kendaraannya di Masjid terbesar di Asia Tenggara itu.
Sementara itu salah satu jemaah salat Id di Masjid Istiqlal, Ibrahim Malik (29) mengaku bersyukur bisa menitipkan kendaraannya di Gereja Katedral. “Kalau tak bisa diparkir di sini akan susah mendapatkan parkir. Karena di dalam Masjid sudah penuh,” ungkap warga Johar Baru itu.
Menurut dia, adanya fasilitas parkir kendaraan di gereja Katedral ini bisa membuat jemaah tenang beribadah. Bahkan, mencegah adanya parkir liar yang kadang dipatok tarif mahal.
“Kalau parkir sembarangan kan kami khawatir sama kendaraan. Dengan adanya parkir di Katedral ini kami jadi tak kepikiran soal keamanan kendaraan,” jelas Ibrahim.
Baca juga:
Ucapkan Selamat Iduladha, Presiden Jokowi Singgung Makna Berkurban
Sementara itu, pengurus Gereja Katedral juga menyerahkan seekor sapi kurban untuk Masjid Istiqlal sebagai belarasa dan kepedulian terhadap sesama. Penyerahan dilakukan Kepala Paroki Gereja Katedral Jakarta mewakili Kardinal Ignatius Suharyo dan Umat Gereja Katedral Jakarta. (Knu)