Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Fashion

Parfum untuk Para Penggemar Aroma Teh

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 26 Januari 2023
Parfum untuk Para Penggemar Aroma Teh

Aroma teh memiliki ciri khas yang digemari banyak orang. (Foto: Unsplash/Bundo Kim)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TEH sebagai minuman mungkin sudah biasa. Namun, bagaimana kalau teh jadi bahan dasar parfum? Karena aromanya yang khas, beberapa produsen parfum membuat parfum beraroma teh.

Bagi sebagian orang, aroma teh mampu membuat perasaan jadi lebih tenang. Bvlgari, salah satu produsen parfum kesohor, memiliki cerita menarik tentang pembuatan parfum beraroma teh.

Buku The Perfect Scent yang ditulis Chandler Burr menyebutkan bahwa Bvlgari pada awalnya hanya berniat menjadikan aroma teh sebagai wewangian di tokonya. Yang terjadi kemudian justru pelanggan mereka tertarik dengan aroma itu dan membelinya dengan harga 350 dolar AS per botol.

Cerita tersebut membuktikan bahwa aroma teh memang digemari oleh banyak orang. Jika kamu salah satunya, berikut rekomendasi parfum beraroma teh yang mungkin cocok dengan seleramu.

Baca juga:

6 Kepribadian Seseorang Berdasarkan Jenis Teh Favorit

1. Bvlgari Eau Parfumée Au Thé Vert Eau de Cologne

bvlgari
Bvlgari Eau Parfumée Au Thé Vert Eau de Cologne (Foto: Bvlgari)


Bvlgari Italia merilis parfum ini pada 1992. Ini adalah debut parfum beraroma teh yang sukses. Aroma parfum mampu menghadirkan bayangan tentang perayaan minum teh hijau a la Jepang.

Aroma teh bercampur dengan aroma jeruk segar bergamot, lemon, dan jeruk mandarin. Bahan-bahan pendukung lainnya ialah rempah-rempah kapulaga, pala, dan clary sage. Hasilnya, wangi teh hijau yang menenangkan.


2. Elizabeth Arden Green Tea EDT


Elizabeth Arden Green Tea dirilis pada 1999. Aroma awal parfum ini adalah zingy yang segar, dengan jeruk lemon, kulit jeruk, dan bergamot. Perpaduan yang sempurna.

Kesegaran aroma parfum ini berlanjut ke aroma teh hijau dan mint. Ada sedikit aroma bunga melati dan adas yang ringan dalam parfum ini. Aroma musky juga tercium. Untuk kekayaan aroma yang menenangkan ini, harga yang ditawarkan cukup terjangkau.

Karena itu, sangat mudah memahami mengapa parfum jadul ini masih diproduksi sampai saat ini.

Baca juga:

Benarkah Teh Baik untuk Pencernaan?


3. Le Labo Thé Noir 29 EDP

parfum aroma teh
Le Labo Thé Noir 29 EDP. (Foto: Le Labo)


Produk niche-house yang berbasis di NYC dan dikeluarkan pada 2015. Parfum ini dibuat dengan wangi teh hitam yang cukup kuat.

Aroma parfum ini dibuka yang dengan aroma yang disukai oleh para jetset: ara, bergamot, dan daun salam. Efek dari aromanya berlangsung intens dan menarik perhatian.

Aroma semakin terasa ketika akar dan daun teh hitam yang beraroma tembakau ikut bermain. Hasilnya? Aroma yang berani dan tanpa kompromi.


4. Calvin Klein CK Everyone EDT


Waralaba CK One telah memproduksi karya-karya terbaik sejak 1994. Pada 2022, CK memberi nama parfum bearoma teh dengan cerdas. Parfum ini mampu mengekspresikan daya tarik aroma universal dan uniseks.

Aromanya segar dan menyenangkan. Berkat minyak jeruk manis dan jahe. Disusul dengan aroma teh yang menghadirkan bayangan serba hijau. Kayu cedar memberikan ketajaman aroma parfum ini.


5. Hermès Eau de Citron Noir Eau de Cologne


Terakhir ada parfum dari merk mahal Hermès, yang rilis pada 2018. Aroma pembukanya muncul dari jeruk lemon segar. Cukup tajam.

Lalu, disusul dengan aroma yang tidak biasa, yaitu jeruk nipis hitam. Ini terinspirasi dari tradisi kuliner Timur Tengah. Jeruk nipis itu dikeringkan di bawah terik matahari, lalu dicampur dengan teh hitam yang menimbulkan kesan asam, berasap, dan musky.

Kesan wangi asap juga timbul karena sedikit sentuhan aroma dari kayu guaiac. Parfum ini merupakan salah satu pilihan klasik dan tak lekang oleh waktu. (ahs)

Baca juga:

Sesap Teh Hijau untuk Meraih Tubuh Ideal

#Fashion #Parfum #Aroma Parfum #Teh Herbal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Bagikan