Para Penjudi Bertaruh pada Nasib Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol, Peluang Cuan dari Sidang Pemakzulan

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 17 Maret 2025
 Para Penjudi Bertaruh pada Nasib Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol, Peluang Cuan dari Sidang Pemakzulan

Judi pemakzulan kian marak di Korea Selatan jelan keputusan atas Yoon Suk-yeol.(foto: The Korea Times)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.CON - SAAT Mahkamah Konstitusi Korea Selatan mempertimbangkan apakah akan mencopot Presiden Yoon Suk-yeol dari jabatannya akibat deklarasi darurat militer yang kontroversial, sebuah audiens yang tidak terduga ikut memantau dengan cermat: para penjudi internasional.

Polymarket, situs taruhan politik berbasis mata uang kripto terbesar di dunia, sedang membuka taruhan atas nasib Suk-yeol. Taruhan 'ya/tidak, Suk-yeol lengser sebagai presiden Korea Selatan sebelum April?' sejauh ini telah menarik taruhan lebih dari USD 15 juta atau sekira Rp 245 miliar.

Seperti dilansir The Korea Times, hingga Senin, mayoritas penjudi, 68 persen, bertaruh bahwa Suk-yeol akan dicopot dari jabatannya. Taruhan sebesar USD 1 (atau Rp 16 ribu) pada 'Ya', berarti pengadilan akan menyetujui pemakzulan dan mencopot Suk-yeol dari tugasnya, akan menghasilkan keuntungan sebesar USD 1,47 atau sekira Rp 24 ribu.

Namun, jika pengadilan menolak pemakzulan, mereka yang memprediksi Suk-yeol akan bertahan di kursi kepresidenan bisa mengantongi USD 3,03 (Rp 49 ribu) untuk setiap dolar yang dipertaruhkan.

Baca juga:

Pasar Taruhan Ilegal Online ‘Impeachment Betting’ Meningkat, Putusan Pemakzulan Yoon Suk-yeol Dipakai Ajang Judi



Spekulasi mengenai Suk-yeol muncul di platform perdagangan yang berbasis di New York ini pada 5 Desember 2024, hanya dua hari setelah pria berusia 64 tahun itu mengejutkan Korea Selatan dengan deklarasi darurat militer. Deklarasi itu menangguhkan pemerintahan sipil dan menjadi langkah pertama dalam lebih dari 40 tahun.

Darurat militer yang dideklarasikan Suk-yeol hanya berlangsung sekitar enam jam sebelum anggota parlemen dengan cepat memberikan suara untuk membatalkannya.
Mantan jaksa tersebut ditangkap dalam penggerebekan fajar pada Januari dengan tuduhan pemberontakan, meskipun ia dibebaskan awal bulan ini karena alasan prosedural.

Meskipun para ahli memperkirakan putusan akan keluar pada pertengahan Maret, Mahkamah Konstitusi belum juga mengumumkan keputusan. Itu membuat kasus Suk-yeol sebagai deliberasi terlama dalam sejarahnya.

Para pendukung dan penentang Yoon terus turun ke jalan di Seoul setiap akhir pekan, baik untuk menuntut pemecatannya maupun mendukung pemulihannya sebagai presiden.
Untuk mencopot Suk-yeol dari jabatannya, enam dari delapan hakim Mahkamah Konstitusi harus mendukung pemakzulan.

Di platform taruhan, para penjudi juga bersenang-senang dengan nama pengguna mereka.
Pemegang posisi 'Ya' terbesar menggunakan nama 'JaemeongLee' yang merujuk pada pemimpin oposisi Lee Jae-myung, yang mungkin akan mencalonkan diri sebagai presiden jika Suk-yeol benar-benar dimakzulkan.

Sementara itu, pemilih 'Tidak' terbesar menggunakan nama 'LadyGunhee', yang tampaknya merupakan referensi kepada ibu negara Korea Selatan, Kim Keon-hee.(dwi)

Baca juga:

Massa Pro dan Kontra Yoon Suk-yeol akan Gelar Aksi Besar-Besaran pada Sabtu (15/3), Tingkatkan Tekanan bagi Pengadilan Pemakzulan

#Korea Selatan #Yoon Suk Yeol #Pemakzulan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Nama Pelatih Persija Shin Tae-yong Terancam Dicopot dari Fasilitas Publik di Yeongdeok, Ada Apa?
Nama Shin Tae-yong di Taman Sepak Bola Shin Tae-yong, Yeongdeok, Korea Selatan, terancam diubah setelah muncul permintaan peninjauan menyusul sanksi KFA.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
Nama Pelatih Persija Shin Tae-yong Terancam Dicopot dari Fasilitas Publik di Yeongdeok, Ada Apa?
ShowBiz
Calo Tiket BTS Mendadak Tajir Hasilkan Rp 30 Miliar, Beli Apartemen dan Dua Properti Komersial
Sang calo membeli 8.967 tiket pertunjukan dan acara olahraga populer pada September 2018 hingga April tahun ini.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Calo Tiket BTS Mendadak Tajir Hasilkan Rp 30 Miliar, Beli Apartemen dan Dua Properti Komersial
Dunia
Remaja China Ditangkap di Jeju, Sadap Komunikasi Menara Kontrol Bandara
Remaja itu membawa perangkat radio yang diduga digunakan untuk mendengarkan komunikasi penerbangan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Remaja China Ditangkap di Jeju, Sadap Komunikasi Menara Kontrol Bandara
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Dunia
Pengadilan Keluarkan Perintah Penangkapan Wakil Presiden Filipina, Hadapi 3 Dakwaan
Duterte, 48 tahun, menjadi wakil presiden ke-15 dan termuda di negara Asia Tenggara saat terpilih mendampingi Marcos pada 2022 untuk masa jabatan tetap enam tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Pengadilan Keluarkan Perintah Penangkapan Wakil Presiden Filipina, Hadapi 3 Dakwaan
Lifestyle
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Halal Pavilion kembali hadir dalam JIPREMIUM 2026 dengan menghadirkan produk-produk asal Korea Selatan, termasuk makeup yang telah tesertifikasi halal.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Indonesia
Kapal Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kapal tunda terbalik di Busan, Korea Selatan, menewaskan satu awak. Dua ABK WNI ikut jadi korban, satu selamat, satu masih hilang.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Kapal  Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Olahraga
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Shin Tae-yong terseret kasus dugaan kekerasan terhadap pemain saat masih menangani Ulsan HD pada musim lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 24 Juli 2026
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Bagikan