Panglima Kogasgabpad Interaksi dengan 188 ABK yang Diobservasi di Pulau Sebaru

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 04 Maret 2020
Panglima Kogasgabpad Interaksi dengan 188 ABK yang Diobservasi di Pulau Sebaru

Ilustrasi Pulau tak berpenghuni di Kabupaten Kepulauan Seribu DKI Jakarta. (Foto: Instagram/thisisindonesian)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Laksamana Madya Yudo Margono menjelaskan kondisi 188 anak buah kapal (ABK) World Dream peserta observasi Corona Virus (Covid-19) di Pulau Sebaru kecil dalam keadaan aman dan nyaman.

"Saya berinteraksi dan menanyakan kebutuhan mereka, semuanya merasa senang," kata Yudo di dermaga Pulau Lipan, Selasa (3/3).

Baca Juga:

PWI: Banyak Media Abai Kode Etik Jurnalistik Dalam Pemberitaan Terkait Corona

Yudo menjelaskan para peserta observasi diberikan hiburan seperti karaoke, organ tunggal, gitar, sarana olahraga hingga dapur untuk masak. Sebagian besar mereka memiliki latar belakang juru masak.

Helikopter BNPB dengan latar belakang Pulau Sebaru kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Rabu (26/2/2020). ANTARA/Fauzi Lamboka/pri.
Helikopter BNPB dengan latar belakang Pulau Sebaru kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Rabu (26/2/2020). ANTARA/Fauzi Lamboka/pri.

Selain itu, peserta observasi diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkomunikasi dengan keluarga melalui jaringan telekomuniasi seluler.

"Mereka sangat senang sekali bisa menikmati kehidupan di sini, mungkin awalnya mereka merasa sulit," tegas Yudo.

Pada hari kelima proses observasi, Yudo mengunjungi lokasi observasi dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap sesuai prosedur dari organisasi kesehatan dunia (WHO).

Baca Juga:

Bos Amigos Akui Citra Cafenya Jelek Karena Virus Corona

Peserta observasi dari 188 pekerja kapal World Dream dari Hongkong, sebagaimana dikutip Antara, sudah memulai proses observasi sejak Jumat (28/2). Mereka didampingi 67 petugas kesehatan selama 14 hari observasi. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan