Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

PAM Jaya Gandeng Bin Zayed International, Kejar Target 100 Persen Layanan Air Bersih di Jakarta

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 28 April 2026
PAM Jaya Gandeng Bin Zayed International, Kejar Target 100 Persen Layanan Air Bersih di Jakarta

PAM Jaya gandeng Bin Zayed International dalam mempercepat layanan air bersih di Jakarta. Foto: Dok. PAM Jaya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta bersama PAM Jaya terus memperkuat langkah strategis untuk memastikan ketersediaan air bersih yang berkelanjutan bagi warga Jakarta.

Salah satunya adalah melakukan penjajakan kerja sama dengan Bin Zayed International, yakni perusahaan internasional dengan portofolio bisnis luas di berbagai sektor strategis, mulai dari properti, energi, konstruksi, teknologi informasi, hingga pengembangan infrastruktur.

Penjajakan kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI dan PAM Jaya dalam mempercepat pemenuhan cakupan layanan air minum 100 persen di Jakarta.

Sebagai tindak lanjut komunikasi yang telah dibangun, telah dilakukan penandatanganan Non-Disclosure Agreement atau NDA antara Bin Zayed International dan PAM Jaya pada Senin (27/4).

Baca juga:

Hari Kartini 2026, PAM Jaya Bagikan 100 Toren Air Gratis untuk Ibu-Ibu di Jakarta Utara

Penandatanganan NDA ini menjadi langkah awal untuk membuka ruang pertukaran data, kajian teknis, serta pembahasan lebih rinci terkait potensi kerja sama pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM di Jakarta.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menyampaikan kerja sama dengan berbagai pihak merupakan bagian dari strategi PAM Jaya dalam menjawab tantangan pelayanan air bersih di Jakarta.

Sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno, pemenuhan layanan dasar warga harus dilakukan secara serius, terukur, dan terbuka terhadap kolaborasi.

"PAM Jaya memiliki target besar untuk mencapai 100 persen cakupan layanan air minum di Jakarta. Karena itu, kami perlu membangun kerja sama dengan mitra-mitra yang memiliki kapasitas, pengalaman, teknologi, dan komitmen jangka panjang," ujar Arief melalui keterangannya di Jakarta, Selasa (28/4).

Baca juga:

Perluas Akses Air Bersih, PAM Jaya Bagikan 270 Toren Gratis di Jakarta Utara

Menurut Arief, tantangan PAM Jaya tidak hanya terletak pada perluasan cakupan layanan, tetapi juga pada upaya menekan tingkat Non-Revenue Water atau NRW.

Tantangan tersebut semakin kompleks karena Jakarta merupakan kota padat dengan karakter infrastruktur bawah tanah yang sangat dinamis.

Pengurangan NRW menjadi salah satu pekerjaan besar PAM JAYA. Di Jakarta, tantangannya tidak sederhana karena kepadatan bangunan, jaringan utilitas yang kompleks, dan kebutuhan layanan yang terus meningkat.

"Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bin Zayed International, menjadi penting untuk melihat kemungkinan dukungan teknologi, investasi, dan pengalaman internasional yang relevan bagi Jakarta," tambah Arief.

Baca juga:

Dirut PAM Jaya Ungkap Masih Ada Kantor Pemerintahan di Jakarta yang Pakai Air Tanah

Selain berminat pada pengembangan SPAM, Bin Zayed International juga menyampaikan perhatian terhadap agenda pembangunan infrastruktur strategis Jakarta, termasuk potensi keterlibatan dalam pengembangan Giant Sea Wall.

Ketertarikan ini sejalan dengan transformasi Jakarta sebagai kota global yang membutuhkan infrastruktur besar, tangguh, dan berkelanjutan.

PAM Jaya sendiri tidak hanya menjalin komunikasi dengan pihak Malaysia. Sebelumnya, PAM Jaya juga telah membuka komunikasi dengan sejumlah pihak dari negara lain, antara lain Turki dan Swiss, dalam rangka menjajaki peluang kerja sama, pertukaran pengetahuan, serta pemanfaatan teknologi terkini yang dapat mendukung peningkatan operasional dan kualitas layanan air bersih di Jakarta.

"Penandatanganan NDA ini bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah pintu masuk untuk memastikan setiap proses kerja sama dilakukan secara profesional, akuntabel, dan berbasis kajian yang matang. PAM Jaya akan terus menjaga prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta kepentingan warga Jakarta sebagai prioritas utama," tegas Arief.

Melalui kerja sama ini, Pemprov DKI Jakarta dan PAM JAYA berharap dapat memperluas opsi kolaborasi strategis dalam penyediaan air bersih, penguatan infrastruktur perkotaan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Jakarta.

"Kerja sama ini juga diharapkan menjadi bagian dari langkah Jakarta membangun jejaring internasional menuju kota global yang berdaya saing, berketahanan, dan tetap berpihak pada kebutuhan dasar warganya," tutupnya. (asp)

#PAM Jaya #Air Bersih #Kerja Sama #Kolaborasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Unhan RI Sambangi UGM, Bahas Masa Depan Pertahanan Indonesia di Tengah Ancaman Global
Unhan RI menyambangi UGM untuk membahas masa depan pertahanan Indonesia. Hal itu melihat ancaman global.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Unhan RI Sambangi UGM, Bahas Masa Depan Pertahanan Indonesia di Tengah Ancaman Global
Indonesia
Komisi B DPRD DKI Tinjau Reservoir PAM Jaya, Dukung Penurunan NRW dan Peremajaan 13.000 Km Pipa
Komisi B DPRD DKI meninjau reservoir PAM Jaya dan mendukung penurunan NRW serta rencana peremajaan 13.000 km jaringan pipa senilai Rp 22,8 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Komisi B DPRD DKI Tinjau Reservoir PAM Jaya, Dukung Penurunan NRW dan Peremajaan 13.000 Km Pipa
Berita
Perawatan IPA Hutan Kota, PAM Jaya Sediakan Air Gratis hingga Potongan Tagihan bagi Pelanggan
PAM Jaya menyediakan air gratis hingga kompensasi bagi pelanggan yang terdampak perawatan IPA hutan kota.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Perawatan IPA Hutan Kota, PAM Jaya Sediakan Air Gratis hingga Potongan Tagihan bagi Pelanggan
Indonesia
PAM JAYA Gelar Union Gathering 2026, Perkuat Kolaborasi demi Target Air Minum 100 Persen
PAM Jaya menggelar Union Gathering 2026. Agenda tahunan ini menjadi wadah untuk mempererat komunikasi hingga berkeadilan.
Soffi Amira - Senin, 20 Juli 2026
PAM JAYA Gelar Union Gathering 2026, Perkuat Kolaborasi demi Target Air Minum 100 Persen
Berita
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, Wang Wentao.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Berita Foto
Kesulitan Air Bersih di Kampung Koceak Tangsel, Warga Keluhkan Air Keruh
Aktivitas warga mengambil air bersih dari sumur di Kawasan Kampung Koceak, Kelurahan Keranggan, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (15/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 15 Juli 2026
Kesulitan Air Bersih di Kampung Koceak Tangsel, Warga Keluhkan Air Keruh
Indonesia
PAM Jaya Lakukan Perawatan IPA Hutan Kota, 55.272 Pelanggan Berpotensi Terdampak
PAM Jaya melakukan perawatan IPA Hutan Kota pada 17-22 Juli yang berpotensi berdampak pada 55.272 pelanggan di sejumlah wilayah Jakarta Barat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
PAM Jaya Lakukan Perawatan IPA Hutan Kota, 55.272 Pelanggan Berpotensi Terdampak
Indonesia
Munich Darurat Air, Nyuci Mobil Sendiri Bisa Bikin Rekening Tabungan Langsung Jebol
Aturan baru ini melarang warga mengisi atau mengoperasikan kolam renang pribadi, air mancur pribadi, serta fasilitas bermain air
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 Juli 2026
Munich Darurat Air, Nyuci Mobil Sendiri Bisa Bikin Rekening Tabungan Langsung Jebol
Berita
Pemprov DKI dan PAM Jaya Salurkan Toren Air Gratis untuk Warga, Ribuan Unit Masih Bakal Dibagikan
Pemprov DKI dan PAM Jaya membagikan toren gratis kepada warga Jakarta. Kini, 3.500 toren lagi akan dibagikan.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Pemprov DKI dan PAM Jaya Salurkan Toren Air Gratis untuk Warga, Ribuan Unit Masih Bakal Dibagikan
Indonesia
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas Keracunan, Subkontrak PT Moya Kena SP
PAM Jaya memberikan surat peringatan (SP) kepada PT Moya Indonesia setelah tiga pekerja subkontraktor tewas di proyek galian gorong-gorong TMII.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas Keracunan, Subkontrak PT Moya Kena SP
Bagikan