Headline

Palestina Jadi Tantangan Terbesar Diplomasi Indonesia

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 03 Juli 2018
Palestina Jadi Tantangan Terbesar Diplomasi Indonesia

Sekretaris Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Rossy Verona (Foto: Screenshot youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Terpilihnya Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB selain membanggakan sekaligus menghadirkan tantangan yang besar.

Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Rossy Verona, tahun 2019-2020 merupakan tantangan diplomasi terbesar bagi Indonesia.

"Kita ingin Indonesia bisa berperan lebih dalam berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian di dunia," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (3/7).

Rossy mengatakan hal itu saat berbicara dalam seminar dengan tema "Diplomatic Outreach: Diplomasi Perdamaian dan Kemanusiaan Indonesia di Palestina" yang digelar Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto bekerja sama dengan Kemenlu RI di Gedung Rektorat Unsoed.

Menurut Rossy sebagaimana dilansir Antara, tantangan diplomasi yang besar itu berkaitan dengan terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa.

Oleh karena itu, kata dia, masuknya Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB membutuhkan dukungan dari semua pihak.

Rossy Verona bersama para mahasiswa
Rossy Verona (tengah) bersama kolega di Kemlu RI (Foto: Twitter @rossy_verona)

Sementara itu, Direktur Timur Tengah Kemenlu RI Sunarko mengatakan Indonesia memiliki Indonesia memiliki perhatian besar terhadap Palestina.

"Isu Palestina bagi Pemerintah Indonesia tidak hanya sekarang tetapi sudah sejak awal kemerdekaan Indonesia," katanya.

Ia mengatakan Palestina telah memberi dukungan terhadap kemerdekaan bangsa Indonesia meskipun negara itu belum merdeka.

Bahkan, bagi Sunarko tanggung jawab diplomasi Indonesia sudah digariskan sejak lama mana kala Presiden Soekarno menyatakan selama Palestina belum memperoleh kemerdekaan, bangsa Indonesia akan tetap berdiri di samping negara itu.

Aksi bela Palestina di Jakarta
Umat Islam mengibarkan bendera Palestina saat mengikuti aksi 115 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (11/5). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Menurut dia, upaya Pemerintah Indonesia memberi dukungan terhadap Palestina tidak hanya disuarakan dalam PBB juga melalui berbagai organisasi internasional seperti Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Dalam kesempatan tersebut, Sunarko memaparkan berbagai upaya Pemerintah Indonesia dalam membantu Palestina sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.

"Kita mengetahui untuk mempersiapkan Palestina yang merdeka, berdaulat, dan mempunyai kapasitas membangun negaranya ke depan, aspek sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas warganya sangat penting," katanya.

Menurut dia, Pemerintah Indonesia secara rutin telah memberikan berbagai pelatihan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Palestina seperti latihan mengelola usaha dan sebagainya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: BI Bebaskan Uang Muka Rumah DP 0 Persen, Sandiaga Berencana Tambah Unit Baru

#Palestina #Konflik Palestina #Kementerian Luar Negeri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Pemerintah Indonesia mengecam serangan terbaru Israel ke Gaza dan menilai tindakan tersebut menghambat implementasi kesepakatan perdamaian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Indonesia
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Menko Hukum HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan Abdul Karim Raeq Miqdad bukan ulama Palestina atau aktivis Gaza. Ia akan menemui MUI untuk klarifikasi kasus deportasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Indonesia
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
MUI mengkritik penangkapan dan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
Indonesia
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
MUI akan melayangkan surat kepada Kapolri dan Presiden terkait penangkapan warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad di Jakarta. MUI mengingatkan pemerintah agar hati-hati menangani kasus sensitif ini sesuai hukum nasional dan internasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Diplomasi Selamatkan 2 WNI yang Disandera di Myanmar
Kementerian Luar Negeri mengungkap dua WNI berinisial AE dan S diduga disandera di Myanmar dengan tuntutan tebusan Rp 200 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Diplomasi Selamatkan 2 WNI yang Disandera di Myanmar
Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Indonesia
Prabowo akan Terima Kunjungan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko pada 2 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Prabowo akan Terima Kunjungan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Dunia
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Bagikan