Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Paket Berlangganan Bikin Mobil Listrik Mercedes-Benz Lebih Kencang

Andrew FrancoisAndrew Francois - Sabtu, 26 November 2022
Paket Berlangganan Bikin Mobil Listrik Mercedes-Benz Lebih Kencang

Mercedes-Benz sediakan paket berlangganan. (Foto: Mercedes-Benz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MOBIL dari pabrikan kenamaan Jerman Mercedes-Benz sudah terkenal berperforma cukup tinggi, bahkan hingga ke lini mobil listrik terbarunya. Karena itu, Mercedes-Benz bikin terobosan baru dengan menyediakan paket berlangganan untuk mobil listriknya yang dapat 'membuka' lebih banyak tenaga.

Paket berlangganan itu diberi nama 'Acceleration Increase' dan berfungsi seolah membuka modul pada sistem komputer mobil untuk memberikan lebih banyak tenaga pada motor listriknya. Harga untuk paket berlangganan itu dibanderol USD 1.200 atau setara Rp 18,8 juta setahun.

Seperti dilaporkan laman Motor1, paket berlangganan itu memberikan lebih banyak tenaga ke mobil secara cukup signifikan, yakni sebesar 20 hingga 24 persen. Layanan paket berlangganan itu tersedia untuk empat varian mobil listrik terbaru dari Mercedes-Benz.

Baca juga:

Mobil Listrik Bebas Polusi Udara dan Suara Bahkan Kebal Ganjil Genap

Tenaga bisa bertambah sekira 20-24 persen. (Foto: Mercedes-Benz)

Mereka adalah EQE 350 4Matic, EQE SUV 350 4Matic, EQS 450 4Matic, dan EQS SUV 450 4Matic. Bila berlangganan paket akselerasi tersebut, daya kuda untuk model EQE bisa meningkat dari 288 dk (215 kW) menjadi 348 dk (260 kW). Model EQS melonjak dari 355 dk (265 kW) menjadi 442 dk (330kW).

Bukan hanya tenaga yang meningkat, torsinya juga mengalami kenaikan signifikan. Paket berlangganan itu memungkinkan mobil untuk memotong kemampuan akselerasi dari 0-100 km/jam sebanyak 0,9 detik, tergantung modelnya.

Menurut situs web konsumen perusahaan, tenaga ekstra tersebut berasal dari Mercedes menyempurnakan motor listrik di dalam mobil. Ini menyesuaikan kurva karakteristik motor dan meningkatkan output tenaga kuda dan torsi. Tenaga ekstra tersedia di semua program drive Dynamic Select.

Baca juga:

Mobil Listrik Masa Depan BMW Bisa Punya Tenaga 1.300 DK

Berakselerasi hingga sedetik lebih cepat. (Foto: Mercedes-Benz)

Tidak semua produsen mobil tertarik melakukan langkah serupa dengan Mercedes-Benz. Ford, misalnya, yang tidak ingin menambahkan biaya berlangganan ke anggaran tahunan pelanggan mereka. Namun, tak sedikit perusahaan yang mempertimbangkan langkah tersebut.

Melalui program berlangganan, perusahaan dapat mengemas lebih banyak perangkat lunak ke dalam komputer mobil mereka, yang baru bisa dibuka dengan paket berlangganan. Melalui cara demikian, perusahaan dapat mencari aliran pendapatan baru di samping industri utama manufaktur mobilnya.

Mercedes sendiri belum mengumumkan kapan tanggal pasti perilisan paket berlangganan itu. Situs web perusahaan hanya mengatakan 'Segera Hadir'. (waf)

Baca juga:

Prancis Tawarkan Sewa Bulanan Mobil Listrik

#Mercedes Benz #Mobil Listrik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Pertimbangkan Kaji Ulang Pajak Kendaraan Listrik, Pendapatan Berpotensi Hilang Rp 2 Triliun
Pemprov DKI akan mengkaji ulang pajak kendaraan listrik. Sebab, pendapatan berpotensi hilang Rp 2 triliun akibat pajak kendaraan listrik 0 persen.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Pemprov DKI Pertimbangkan Kaji Ulang Pajak Kendaraan Listrik, Pendapatan Berpotensi Hilang Rp 2 Triliun
Fun
Changan Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi BEV dan REEV
Changan Deepal S05 resmi masuk Indonesia dengan dua pilihan teknologi elektrifikasi, BEV dan REEV. Varian REEV diklaim mampu tempuhclebih dari 1.100 kilometer.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Changan Deepal S05 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi BEV dan REEV
Indonesia
Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur
Presiden Prabowo Subianto mengungkap motor listrik nasional buatan anak bangsa akan diluncurkan dalam beberapa minggu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur
Lifestyle
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Simak spesifikasi lengkap BAIC T1, mulai dari motor 94 hp, baterai LFP, jarak tempuh 425 km, fast charging 25 menit, hingga fitur V2L dan V2V.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Lifestyle
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama merek tersebut di Tanah Air. Usung konsep The Spacious Smart EV, dengan harga mulai Rp 300 jutaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Bagikan