Headline

Pakar Sebut Geopark Sukabumi Keindahan yang Berbahaya, Ada Apa?

Eddy FloEddy Flo - Senin, 10 Desember 2018
Pakar Sebut Geopark Sukabumi Keindahan yang Berbahaya, Ada Apa?

Pantai Cibangban, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Foto: Instagram/@tresnadwik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sukabumi memiliki sejumlah destinasi wisata menarik mulai dari lanskap alam hingga pantai yang selalu memikat wisatawan.

Geopark Ciletuh dan Pantai Palabuhanratu tercatat sebagai dua nama yang begitu identik dengan Sukabumi, sebelum Pantai Ujung Genteng menyeruak lewat media sosial.

Tapi tahukah anda, jika Geopark Sukabumi berdasarkan penelitian ahli tsunami dari Institut Teknologi Bandung justru menyimpan keindahan yang berbahaya.

Doktor Eng Hamzah Latief mengungkapkan dari hasil penelitian timnya, wilayah Geopark Ciletuh Palabuhan Ratu merupakan daerah rawan gempa dan tsunami.

Pemandangan Geopark Ciletuh
Puncak Darma di Geopark Ciletuh (Foto: Instagram/ridwanabdulraup)

"Di lokasi geopark ini terdapat lempeng bumi yakni Cimandiri, jika terjadi gempa longsor maka akan terjadi tsunami lokal," kata Hamzah dalam seminar ruangan bertema Potensi Tsunami Palabuhanratu di Sukabumi, Minggu (9/12) kemarin.

Meski berpotensi terjadinya bencana alam, Hamzah Latief menyebutkan, gempa dan tsunami tidak bisa diprediksi kapan akan terjadinya tetapi tetap saja harus diwaspadai karena potensi itu ada.

Bahkan, lanjut dia, dirinya pun sudah lama melakukan penelitian tersebut, jika terjadi tsunami imbasnya pun akan dirasakan sampai ke beberapa daerah. Selain Sukabumi, DKI Jakarta pun ternyata rawan terjadi tsunami namun dari hasil penelitian tinggi gelombang tsunaminya hanya 1,2 meter, tapi yang harus diwaspadai adalah kekuatan arusnya.

Kawasan Geopark Ciletuh
Kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat (Instagram/ThisIsIndonesian)

Untuk wilayah perairan laut Sukabumi tinggi gelombang jika terjadi tsunami memang cukup tinggi, karena wilayah Palabuhanratu persis berada di atas patahan Cimandiri. Sehingga, jika terjadi gempa berpotensi hampir seluruh pantai terkena dampaknya mulai dari Pantai Ujung Genteng di Kecamatan Ciracap.

"Diperkirakan jika terjadi tsunami yang terkena dampaknya mencapai 890 gedung pemerintah dan sekitar 5 ribu rumah dan fasilitas lainnya," tambahnya.

Hamzah Latief sebagaimana dilansir Antara membuat peta evakuasi di wilayah perairan laut Sukabumi dan shelter sehingga jika terjadi bencana tersebut masyarakat harus lari ke lokasi jalur evakuasi dan tentunya harus menjauh dari bibir pantai.

Tidak kalah penting, masyarakat pun harus tahu ciri-ciri akan terjadinya tsunami, pertama terjadi gempa, air di pantai surut dan biasanya ada suara gemuruh dan berkabut di tengah laut.

"Yang harus dilakukan jika terjadi tsunami agar segera lari ke dataran tinggi atau bangunan yang memang tahan terhadap gelombang tersebut," tandas Hamzah Latief.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Selamat, Persija Juara Liga 1 2018

#Gempa Bumi #Tsunami #Geopark Ciletuh #Pantai Pelabuhan Ratu
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Indonesia
Gempa Pacitan tak Ganggu Operasional, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Kembali Normal
KAI memastikan, perjalanan kereta api tetap normal usai gempa Bumi di Pacitan, Selasa (27/1) pagi.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Pacitan tak Ganggu Operasional, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Kembali Normal
Indonesia
Gempa M 5,7 Guncang Pacitan, Getaran Terasa hingga Bali
Gempa bumi berkekuatan 5,7 magnitudo mengguncang Pacitan, Jawa Timur, Selasa pagi. Getaran terasa hingga Bali. BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa M 5,7 Guncang Pacitan, Getaran Terasa hingga Bali
Indonesia
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 yang mengguncang kawasan Maluku Tengah, Maluku, pagi tadi getarannya terasa hingga Papua.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Getaran gempa dilaporkan dirasakan berskala MMI III-IV di Liang, Amahai, Kairatu, hingga Ambon, Seram Utara, Sorong berskala II-III MMI
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Pusat gempa sendiri berada di laut dengan kedalaman 17 kilometer
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Indonesia
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Aktivitas masyarakat di wilayah terdampak yang mulai kembali normal.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Kuta Bali Diguncang Gempa Tipe Gerakan Strike Slip M 4,5
Getaran gempa terasa di wilayah Kuta Selatan, Kuta, Denpasar, hingga Jembrana
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuta Bali Diguncang Gempa Tipe Gerakan Strike Slip M 4,5
Indonesia
4.634 Gempa Bumi Guncang NTT Sepanjang 2025, Terkuat pada 27 Oktober 2025
Jumlah kejadian gempa bumi lebih tinggi dibanding 2024.
Frengky Aruan - Rabu, 07 Januari 2026
4.634 Gempa Bumi Guncang NTT Sepanjang 2025, Terkuat pada 27 Oktober 2025
Bagikan