Pakar Gempa Daftar Jadi Cawako Padang Lewat Gerindra

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 09 November 2017
Pakar Gempa Daftar Jadi Cawako Padang Lewat Gerindra

Kantor Wali Kota Padang. (Foto/http://bkd.padang.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pakar Gempa dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Badrul Mustafa mendaftar menjadi bakal calon Wali Kota Padang, Sumatera Barat, ke Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

"Hari ini setelah Gerindra membuka pendaftaran sebagai calon kepala daerah, saya menyerahkan berkas untuk diverifikasi," katanya seperti dilansir Antara, Rabu (8/11).

Ia mengungkapkan, alasan untuk ikut dalam pemilihan kepala daerah karena melihat Kota Padang merupakan daerah yang berpotensi dalam pariwisata, pendidikan dan perdagangan. Namun, dengan potensi tersebut juga terdapat bahaya bencana yang mengancam.

"Oleh sebab itu, untuk membangun Kota Padang di tengah ancaman bencana seperti banjir, gempa dan tsunami diperlukan orang-orang yang paham akan hal itu," jelasnya dia.

Kota Padang terancam oleh megathrust Mentawai yang dapat menyebabkan gempa berkekuatan 8,5 skala richter, sehingga perlu mitigasi bencana dan untuk mengurangi risiko itu.

"Terdapat sekitar 400 ribu jiwa penduduk yang akan terdampak oleh ancaman bencana tsunami di Padang," ujarnya.

Untuk itu, ia mendedikasikan diri untuk membangun Kota Padang secara fisik dan non fisik, kemudian meningkatkan mitigasi bencana bagi masyarakat.

Selain itu, perihal statusnya sebagai dosen di Unand, Badrul menyampaikan jika dirinya nanti diusung maka ia siap mematuhi hukum yang berlaku.

"Sebetulnya sama saja, jika sebelumnya saya mengabdi untuk pendidikan, nanti saya juga mengabdi untuk Kota Padang," ujar dia.

Sementara, Ketua Penjaringan Kepala Daerah Partai Gerindra Padang, Erizal mengatakan batas waktu terakhir untuk mendaftar sebagai calon walikota ke partai politik tersebut hingga 11 November 2017.

Hingga saat ini, sebutnya sudah terdapat tiga bakal calon yang mendaftar, yakni Safrial Kani, Emzalmi bersama Desri Ayunda dan hari ini Badrul Mustafa.

Menurutnya masing-masing calon yang mendaftar tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan, namun pihaknya tidak bisa memutuskan siapa yang akan diusung karena itu wewenang Dewan Pengurus Pusat.

"Pada 12 November 2017 kami akan kirim seluruh berkas yang mendaftar ke Gerindra kepada DPP untuk diverifikasi," tambahnya. (*)

#Partai Gerindra #Kota Padang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Padang Waspada Hujan Lebat, Kota Besar Lain Berawan pada Kamis, 17 September
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah kota besar pada Kamis, 17 September.
Frengky Aruan - Kamis, 17 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Padang Waspada Hujan Lebat, Kota Besar Lain Berawan pada Kamis, 17 September
Indonesia
Padang Dikepung Asap Karhutla, TK Diliburkan SD-SMP PJJ Hingga 11 September
Kabut asap karhutla menyerang Padang, kualitas udara berbahaya. Pemkot Padang meliburkan TK dan PAUD, sementara SD-SMP melaksanakan PJJ 9–11 September 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Padang Dikepung Asap Karhutla, TK Diliburkan SD-SMP PJJ Hingga 11 September
Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Kemenag Evaluasi Keamanan Madrasah setelah Ledakan di MAN 3 Padang, Publik Diminta tak Berspekulasi
Berbagai spekulasi yang muncul di ruang publik justru berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Kemenag Evaluasi Keamanan Madrasah setelah Ledakan di MAN 3 Padang, Publik Diminta tak Berspekulasi
Indonesia
Pelajar MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom di Sekolahnya Diduga Korban Bullying hingga Kerap Menyendiri
R mengalami masalah psikologis karena perundungan, ia merupakan korban tindakan teman-temannya.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pelajar MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom di Sekolahnya Diduga Korban Bullying hingga Kerap Menyendiri
Indonesia
Densus 88 Temukan Anak Panah dan Pisau dari Siswa MAN 3 Padang, Diduga Gabung Group Daring Radikal
R yang merupakan pelajar di sana diduga sebagai pemilik barang-barang tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Densus 88 Temukan Anak Panah dan Pisau dari Siswa MAN 3 Padang, Diduga Gabung Group Daring Radikal
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Pelajar Pelaku Pengeboman di MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet, Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta
Perangkat diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orangtuanya.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Pelajar Pelaku Pengeboman di MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet, Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Bagikan