Pakai Face Recognition untuk Boarding Kereta Api untuk 1,7 Juta Pelanggan di Awal 2026, KAI Hemat Lebih dari Rp 63 Juta

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 05 Maret 2026
Pakai Face Recognition untuk Boarding Kereta Api untuk 1,7 Juta Pelanggan di Awal 2026, KAI Hemat Lebih dari Rp 63 Juta

Penumpang Kereta Api.(foto: Merahputih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendorong transformasi layanan berbasis teknologi melalui pemanfaatan sistem face recognition di stasiun. Pada periode Januari–Februari 2026, tercatat 1.707.942 pelanggan memanfaatkan fasilitas ini saat proses boarding.

Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 1.637.612 pelanggan. Hal itu menunjukkan semakin luasnya adopsi teknologi digital dalam perjalanan kereta api.

Vice President of Corporate Communication of KAI Anne Purba menyampaikan penggunaan face recognition membuat proses keberangkatan semakin praktis sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Pelanggan tidak lagi perlu mencetak tiket fisik karena proses verifikasi identitas dilakukan secara otomatis melalui sistem yang terintegrasi dengan data perjalanan. “Dari sisi efisiensi, penggunaan face recognition pada Januari–Februari 2026 telah menggantikan kebutuhan pencetakan 1.707.942 tiket,” jelas Anne kepada wartawan Selasa (5/3).



Dengan asumsi satu roll kertas tiket sepanjang 72 meter menghasilkan sekitar 400 tiket dengan harga Rp 14.765 per roll, penggunaan teknologi ini telah menghemat sekitar 4.270 roll tiket atau setara dengan lebih dari Rp 63 juta biaya pengadaan kertas tiket dalam dua bulan pertama tahun ini.

Efisiensi tersebut juga terlihat dalam tren tahunan.

Sepanjang 2025, layanan face recognition digunakan 11.302.756 pelanggan, setara penghematan sekitar Rp 417,2 juta dari kebutuhan kertas tiket.

Pada 2024, penggunaan oleh 7.170.939 pelanggan menghasilkan efisiensi sekitar Rp 264,7 juta, sedangkan pada 2023 dengan 2.935.855 pelanggan menghasilkan efisiensi sekitar Rp 108,3 juta.

“Data ini menunjukkan peningkatan signifikan pemanfaatan teknologi digital dalam layanan kereta api dari tahun ke tahun,” jelas Anne.

Selain efisiensi biaya, face recognition juga membawa dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan. Setiap tiket memiliki panjang sekitar 18 cm, sehingga penggunaan teknologi ini pada Januari–Februari 2026 telah mengurangi kebutuhan kertas tiket sepanjang sekitar 307 kilometer.

Pengurangan penggunaan kertas ini penting karena bahan baku kertas berasal dari serat kayu pohon, sehingga semakin sedikit tiket yang dicetak berarti semakin kecil pula kebutuhan pemanfaatan sumber daya alam untuk produksi kertas.

Anne menambahkan transformasi digital yang dilakukan KAI diarahkan untuk menghadirkan perjalanan yang lebih cepat, aman, dan efisien sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik. “Proses boarding menjadi lebih ringkas karena pelanggan cukup melakukan pemindaian wajah tanpa perlu menunjukkan tiket fisik maupun identitas tambahan,” sebut Anne.

Saat ini layanan face recognition telah tersedia di 22 stasiun, antara lain Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Bandung, Kiaracondong, Cirebon, Semarang Tawang Bank Jateng, Semarang Poncol, Pekalongan, Tegal, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta (Tugu), Lempuyangan, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Jember, Medan, dan Kediri.

Keberadaan fasilitas ini memudahkan pelanggan di berbagai kota besar untuk menikmati proses perjalanan yang semakin praktis.

Pemanfaatan face recognition menunjukkan bagaimana teknologi dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus menghadirkan efisiensi operasional serta penggunaan sumber daya yang lebih bijak.

“KAI akan terus memperluas pemanfaatan teknologi ini agar perjalanan kereta api semakin mudah, cepat, dan nyaman bagi masyarakat,” tutup Anne.(Knu)


#PT KAI #Face Recognition #Kereta Api
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
KAI Kasi Tiket Diskon 30 Persen untuk Liburan Sekolah, masih Tersedia 554 Ribu Kursi
Kuota tersedia yakni 1.174.624 tempat duduk sediakan untuk periode perjalanan 20 Juni sampai 5 Juli 2026.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
KAI Kasi Tiket Diskon 30 Persen untuk Liburan Sekolah, masih Tersedia 554 Ribu Kursi
Indonesia
2 Kereta Tabrakan di Inggris, Korban Capai 80 Orang
Dilaporkan satu orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya terluka setelah dua kereta api bertabrakan di dekat Kota Bedford.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
2 Kereta Tabrakan di Inggris, Korban Capai 80 Orang
Indonesia
Hari Ini PT KAI Berlakukan Diskon 30 Persen Sepanjang Libur Sekolah
Volume tertinggi tercatat di Pasar Senen sebanyak 59.024 pelanggan, Yogyakarta 35.362 pelanggan, Lempuyangan 19.430 pelanggan, Bekasi 18.974 pelanggan, dan Semarang Tawang Bank Jateng 17.338 pelanggan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Hari Ini PT KAI Berlakukan Diskon 30 Persen Sepanjang Libur Sekolah
Indonesia
Stasiun Gambir Diperluas, Terkoneksi KRL, LRT hingga Kereta Cepat Whoosh
Renovasi ini bertujuan membangun konektivitas antarmoda transportasi di Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Stasiun Gambir Diperluas, Terkoneksi KRL, LRT hingga Kereta Cepat Whoosh
Indonesia
Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal Capai 24 Juta Penumpang
Pertumbuhan di Sumatra menjadi bagian penting dari penguatan konektivitas daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal Capai 24 Juta Penumpang
Indonesia
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
KA Rajabasa Lampung–Palembang kini hadir dengan kereta ekonomi premium modifikasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
Indonesia
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Layanan urban berbasis listrik KAI Group menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan modern.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Indonesia
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
PT KAI menyusun strategi Net Zero Emission untuk mendukung target NZE Indonesia 2060. Fokus utama meliputi elektrifikasi jalur rel hingga penghijauan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bagikan