Pakai Beskap Betawi, Prabowo Subianto Pernah Dikira Pemilik Restoran

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 21 November 2018
Pakai Beskap Betawi, Prabowo Subianto Pernah Dikira Pemilik Restoran

Prabowo Subianto. (Foto: merahputih.com/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Indonesia Economic Forum 2018. Kehadirannya dalam forum tersebut untuk memenuhi undangan sebagai pembicara.

Namun, ada yang menarik saat Prabowo tiba. Sebab ia mengenakan pakaian adat Beskap Betawi di dalam forum yang dipenuhi oleh orang-orang yang mengenakan jas.

Prabowo menjelaskan bahwa dirinya ingin mengangkat jati diri bangsa Indonesia di depan forum-forum resmi yang dihadiri oleh para tokoh-tokoh ekonomi, pejabat tinggi dari berbagai negara dan forum-forum internasional lainnya dengan mengenakan pakaian nasional atau daerah.

"Biasanya dalam acara seperti ini semua orang menggunakan jas. Tapi kalau saya melihat negara India, Thailand, dan lainnya mereka selalu memakai pakaian nasional. Jadi, saya mencoba untuk memakai pakaian nasional saya dan saya ingin memberi contoh bahwa kita semua harus bangga dengan budaya kita," kata Prabowo di dalam Indonesia Economic Forum yang digelar di Hotel Shangrilla, Jakarta, Rabu (21/11).

Namun, ada cerita lucu yang terjadi saat ia berusaha mengangkat jati diri bangsa Indonesia dengan mengenakan pakaian Beskap Betawi.

Pasalnya, Prabowo pernah dianggap sebagai pemilik restoran oleh orang-orang asing lantaran pakaian yang ia kenakan mirip dengan para pelayan restoran yang dikunjunginya.

"Ada hal-hal lucu yang terjadi kepada saya. Saya pergi ke penerimaan diplomatik dan saya memakai pakaian nasional, lalu saya pergi ke sebuah restoran. Saya menyadari bahwa kebanyakan pelayan di sana berpakaian seperti saya. Jadi, ada sekumpulan orang asing yang datang ke saya dan memuji saya, mereka bilang 'Anda punya restoran yang sangat bagus. Tim Anda memiliki layanan yang sangat baik' setelah itu rekan Indonesianya berbisik, 'dia adalah kandidat calon presiden Indonesia'," ungkap Prabowo yang langsung disambut gelak tawa dari para peserta forum.

Prabowo Subianto berbicara di Rakernas LDII (Foto: Twitter @ldii_news)

Dalam forum tersebut, Prabowo juga mengibaratkan bahwa sistem ekonomi dalam sebuah negara itu mirip seperti anatomi tubuh manusia. Jika seorang manusia memiliki gaya hidup yang sehat, maka organ tubuh juga akan bekerja dengan baik.

Begitu pula dengan sistem sebuah negara, jika sumber daya alam kita dikelola dengan baik untuk sirkulasi kehidupan dan kemakmuran rakyat Indonesia, maka sudah otomatis pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan juga bisa tercipta.

"Kesehatan sistem ekonomi, atau kesehatan sebuah negara, kalau mempunyai gangguan pada sistemnya, maka badannya perlu ditangani. Kalau Anda ingin tahu kondisi sebuah negara, kita harus cek indikator-indikatornya. Jadi, pendekatan saya sekarang adalah melihat indikator kunci, indikator performa kita yang dapat dibandingkan dengan rekan-rekan negara tetangga," tutur Prabowo.

"Jangan membandingkan kita dengan Jerman, Amerika Serikat, atau Kanda. Bandingkan kita dengan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Ini seperti mengecek darah kita di laboratorium. Jadi, ketika saya berbicara tentang indikator, saya sering difitnah. Tidak apa-apa. Saya hanya ingin berbicara dengan akal sehat," tandasnya. (Pon)

#Prabowo Subianto
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Indonesia
Demi Jaga Kepercayaan Investor Global, Prabowo Dorong Reformasi Regulasi Hilirisasi
Pemerintah dorong reformasi regulasi, hilirisasi, dan jaga stabilitas sosial politik untuk memperkuat ekonomi nasional.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Demi Jaga Kepercayaan Investor Global, Prabowo Dorong Reformasi Regulasi Hilirisasi
Indonesia
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Ekonom Achmad Nur Hidayat meminta program MBG dihentikan sementara. Ia menyoroti anggaran hingga kasus keracunan.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Indonesia
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Pemerintah memastikan harga Pertalite dan Biosolar tidak naik. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan alasannya.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Indonesia
Sudah Bayar Rp 1 Triliun, Dudung Sebut Ribuan Motor Listrik MBG Masih dalam Perakitan
Ribuan motor listrik MBG kini masih dalam proses perakitan. Meski tersandung kasus korupsi, tetapi nasib motor listrik itu menunggu keputusan Prabowo.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Sudah Bayar Rp 1 Triliun, Dudung Sebut Ribuan Motor Listrik MBG Masih dalam Perakitan
Indonesia
Cocoklogi Prabowo di Hari Ultah HIPMI, Salah Hitung 10+6=17 Ujungnya Jadi 8
Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung angka 8 yang dianggapnya sebagai simbol keberuntungan.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Cocoklogi Prabowo di Hari Ultah HIPMI, Salah Hitung 10+6=17 Ujungnya Jadi 8
Indonesia
Terima Surat Surat Kepercayaan Duta Besar 9 Negara, Prabowo Tegaskan Prinsip Dasar Diplomatik RI
Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar negara sahabat.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Terima Surat Surat Kepercayaan Duta Besar 9 Negara, Prabowo Tegaskan Prinsip Dasar Diplomatik RI
Indonesia
UU Polri Disahkan, Kapolri Berpeluang Menjabat Lebih Lama Lewat Keputusan Presiden
DPR resmi mengesahkan UU Polri. Dalam aturan itu, masa jabatan Kapolri berpeluang diperpanjang sesuai keputusan presiden.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
UU Polri Disahkan, Kapolri Berpeluang Menjabat Lebih Lama Lewat Keputusan Presiden
Indonesia
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Said Iqbal mendapat tugas berat usai dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Buruh.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan bisa membubarkan DPR lewat dekrit. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Bagikan