Sains

Pagar Betis yang Mengacaukan Penjaga Gawang

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 24 Desember 2020
Pagar Betis yang Mengacaukan Penjaga Gawang

Pagar betis ternyata menghalangi pandangan penjaga gawang 200 milisekon. (Foto: Pexels/pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KALAU kita melihat dalam pertandingan sepakbola, seorang penjaga gawang harus mengawal gawangnya agar tak kebobolan. Dia juga dibantu oleh teman-temannya agar bola tidak melesat ke gawangnya.

Bila terjadi tendangan bebas di depat wilayah gawang, biasanya pemain lain kemudian membuat pagar betis untuk mencegah bola langsung terarah ke gawang. Namun dalam sebuah penelitian oleh Queen's University Belfast, ternyata pagar betis itu justru mengacaukan performa penjaga gawang.

Baca juga:

Akankah Skin Diary Jadi Masa Depan Perawatan Kulit?

sepakbola
Pagar betis memblok tendangan bebas berakibat buruk bagi penjaga gawang. (Foto: Pexels/Lucas Andrade)

Pagar yang dimaksudkan untuk membantu agar tak kebobolan, saat ini dipertanyakan efektivitasnya, demikian pada laman Dailymail pada Selasa lalu (23/12). Menurut para peneliti dari universitas itu, bahwa pandangan penjaga gawang terhalang oleh pagar betis itu. Juga membuat gerakan antisipasi penjaga gawang menjadi lambat.

Penelitian itu menemukan bahwa pendangan penjaga gawang terhalang sekitar 200 milisekon. Kemudian waktu untuk bereaksi mengalami keterlambatan sekitar 90 milisekon. Ukuran-ukuran itu menurun dengan drastis ketika tidak ada pagar betis di depannya. Menurut aturan dalam sepakbola, pagar betis berjarak sekitar 9 meter dari titik tendangan bebas.

Para peneliti menghitung bahwa penjaga gawang mengalami 13% penurunan dalam menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Apalagi bila tendangan bebas itu dilakukan pemain sekelas Gareth Bale, Christiano Ronaldo atau David Beckham, tidak ada harapan bagi penjaga gawangnya.

Baca Juga:

Perusahaan Jerman Bangun Indoor Vertical Farm di Singapura

sepakbola
Posisi tendangan bebas di tengah sangat berbahaya bagi penjaga gawang yang ada pagar betisnya. (Foto: Pexels/RF._.studio)

Hasil penelitian yang dimuat di PLOS ONE itu berdasarkan dari eksperimen virtual reality dengan 25 orang partisipan berusia 20-30 tahun. Dari jumlah partisipan itu 10 orang adalah penjaga gawang yang baik.

Menurut Profesor Cathy Craig yang ambil bagian pada peneliti ini mengatakan bahwa bukannya tidak baik pagar betis tersebut. Pada kasus tertentu menunjukan kefektifannya, namun mengganggu pandangan penjaga gawang pada bola yang menuju ke arahnya. Sayangnya menurut Craig, banyak peneliti yang menyadari hal ini namun belum dibuktikan secara ilmiah.

Penelitian ini juga menemukan bahwa lokasi tendangan bebas juga memberikan hasil yang berbeda pula. Misalnya tendangan bebas dari daerah tengah menjadi ancaman paling besar bagi penjaga gawang bila memakai pagar betis.

Dalam penelitian ini penjaga gawang mengaku bahwa mereka melihat bola yang akan ditendang. Namun tidak dapat melihat dengan baik arah datangnya bola ketika ditendang. Padahal menurut Craig, otak membutuhkan informasi untuk membuat keputusan pergerakan yang sayangnya tak dapat segera membaca arah datangnya bola karena terhalang oleh pagar betis. (psr)

Baca Juga:

Layanan Ekosistem Keuangan Digital untuk Kesejahteraan UMKM di Masa Pandemi

#Teknologi #Sains #Olahraga #Sepakbola
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Indonesia Koleksi 5 Medali di Hari Pertama Asian Games 2026, Masih Tunggu Emas
Indonesia mengoleksi lima emas di hari pertama Asian Games 2026. Emas menjadi target berikutnya.
Soffi Amira - 1 jam, 46 menit lalu
Indonesia Koleksi 5 Medali di Hari Pertama Asian Games 2026, Masih Tunggu Emas
Olahraga
Sumaya Persembahkan Medali Perak Pertama Tim Indonesia dari TeqballSumaya Persembahkan Medali Perak Pertama Tim Indonesia dari Teqball
Sumaya mengakui masih banyak hal yang perlu dievaluasi, terutama dalam mengurangi kesalahan-kesalahan kecil.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Sumaya Persembahkan Medali Perak Pertama Tim Indonesia dari TeqballSumaya Persembahkan Medali Perak Pertama Tim Indonesia dari Teqball
Berita Foto
Pemprov DKI Hadirkan Car Free Day di Tiga Titik Jakarta
Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) ata Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 20 September 2026
Pemprov DKI Hadirkan Car Free Day di Tiga Titik Jakarta
Berita Foto
Kenalkan Wajah Baru, Viva Cosmetics Ajak Makeup Lovers Olahraga di Area CFD
Brand Manager Viva Cosmetics, James Junianlie berbincang dengan Makeup lovers di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 20 September 2026
Kenalkan Wajah Baru, Viva Cosmetics Ajak Makeup Lovers Olahraga di Area CFD
Berita Foto
Defile Kontingen Indonesia dalam Upacara Pembukaan Asian Games 2026
defile Kontingen Indonesia dalam Asian Games 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Aichi, Jepang, Sabtu (19/9/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 20 September 2026
Defile Kontingen Indonesia dalam Upacara Pembukaan Asian Games 2026
Olahraga
Gratis! Link Siaran Langsung Pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Mulai 16.00 WIB
Tonton live streaming pembukaan Asian Games 2026 gratis sore ini pukul 16.00 WIB, lengkap dengan kabar bonus emas Rp3 miliar bagi atlet Indonesia!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Gratis! Link Siaran Langsung Pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Mulai 16.00 WIB
Dunia
Atlet Hyrox Minta Maaf karena Tetap Lanjut Berlomba setelah Buang Air Besar di Celana
Ia mengaku seharusnya ia mengambil keputusan berbeda dan keluar dari perlombaan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
 Atlet Hyrox Minta Maaf karena Tetap Lanjut Berlomba setelah Buang Air Besar di Celana
Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Bocor, Hasil Foto Kamera 200MP Tampilkan Detail Ciamik!
OPPO Find X10 Pro Max bocor menjelang peluncuran 22 September 2026. HP ini akan berfokus pada hasil foto kameranya.
Soffi Amira - Jumat, 18 September 2026
OPPO Find X10 Pro Max Bocor, Hasil Foto Kamera 200MP Tampilkan Detail Ciamik!
Lifestyle
Apple Rilis iPhone Duo Samsung yang Cuan, Penjualan Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Penjualan Galaxy Z Fold 8 di Korea Selatan naik sekitar 10 persen dalam sepekan setelah iPhone Duo diperkenalkan jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Apple Rilis iPhone Duo Samsung yang Cuan, Penjualan Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Tekno
iPhone Duo Baru Saja Meluncur, Penjualan Samsung Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Penjualan Samsung Galaxy Z Fold 8 naik setelah iPhone Duo meluncur. Sedangkan dari segi harga, keduanya memiliki selisih yang sangat berbeda.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
iPhone Duo Baru Saja Meluncur, Penjualan Samsung Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Bagikan