MERAHPUTIH.COM - KRTM resmi membuka perjalanan musikal mereka lewat single perdana berjudul Pada Akhirnya. Trio asal Jakarta yang beranggotakan Klio Mathew (gitar, vokal), Rafi Sudirman (bass), dan Josafat Song (drum) ini menghadirkan karya yang memadukan karakter rock alternatif dengan groove yang solid dan penuh energi. Meski setiap personel telah memiliki rekam jejak di dunia musik, termasuk Josafat yang dikenal sebagai bagian dari Song Brothers, KRTM memilih menjadikan lagu ini sebagai titik awal untuk memperkenalkan identitas baru mereka sebagai sebuah band.
Alih-alih menyuguhkan lagu debut yang hanya berfokus pada eksplorasi musikal, KRTM menghadirkan 'Pada Akhirnya' sebagai karya yang mengajak pendengar merenungkan makna di balik ambisi dan pencapaian. Lagu ini berangkat dari sebuah pertanyaan sederhana: bagaimana jadinya jika seseorang terus mengejar sesuatu tanpa pernah benar-benar merasa puas dengan apa yang telah dimiliki?
Gagasan tersebut kemudian dikembangkan melalui kisah seorang tokoh fiktif yang perlahan larut dalam obsesi terhadap pengakuan. Dalam perjalanan itu, ambisi menjadi pusat hidupnya hingga integritas mulai dikorbankan demi meraih tujuan. Namun, setiap keberhasilan justru melahirkan keinginan baru yang tak ada habisnya, membuatnya semakin jauh dari jati diri yang sebenarnya.
Nuansa reflektif dalam lirik dipadukan dengan aransemen rock alternatif yang dinamis dan groove yang menghentak. Perpaduan antara musik yang bertenaga dan pesan yang kontemplatif menjadi ciri khas utama Pada Akhirnya, menciptakan pengalaman mendengarkan yang tidak hanya emosional tetapi juga menggugah pikiran.
Baca juga:
Makna 'Gimme Dat Love', Lagu Baru i-dle tentang Cinta yang Penuh Hasrat
KRTM menegaskan bahwa lagu ini bukan dimaksudkan sebagai kritik terhadap ambisi atau keinginan untuk berkembang. Sebaliknya, mereka ingin mengajak pendengar mengambil jeda sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan dan mempertanyakan kembali tujuan yang selama ini dikejar.
"Pada Akhirnya bukan tentang mengatakan ambisi itu salah. Kami hanya ingin mengajak pendengar berhenti sejenak dan bertanya kepada diri sendiri: kalau pada akhirnya tidak ada yang benar-benar abadi, apa sebenarnya yang layak kita kejar?" ungkap KRTM.
Melalui single perdananya ini, KRTM berharap Pada Akhirnya dapat menjadi teman bagi siapa pun yang tengah meluangkan waktu untuk merenung, baik saat berada dalam perjalanan, menikmati kesendirian di kamar, maupun ketika dipenuhi berbagai pikiran. Lebih daripada sekadar lagu, karya ini diharapkan menjadi pengingat bahwa nilai hidup tidak selalu diukur dari seberapa banyak hal yang berhasil diraih, melainkan dari bagaimana seseorang memilih menjalani setiap prosesnya.(Far)
Baca juga:
Setelah Hampir Dua Tahun, Beyoncé Akhirnya Kembali dengan Lagu Baru 'Morning Dew (Donk)'

