Oxtrade Tournament Berlanjut di Musim Kedua
Oxtrade Tournament Musim Kedua siap digelar. (Foto: BolaSkor)
SETELAH sukses di musim pertamanya, turnamen e-sports Oxtrade akan berlanjut ke musim kedua yang digelar mulai 1 November. Sama seperti di musim sebelumnya, para peserta akan memperebutkan total hadiah Rp 500 juta dan bertanding lewat gim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Free Fire, PUBG Mobile, DOTA 2, dan Valorant.
Mereka yang sudah masuk babak kualifikasi akan dipilh 12 tim terbaik dari divisi Free Fire dan 16 tim dari divisi PUBG Mobile. Mereka akan masuk ke grand final pada 11-12 Desember secara daring. Dua tim terbaik dari divisi MLBB, DOTA 2, dan Valorant akan bertanding secara offline di Highgrounds Indonesia, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Turnamen Oxtrade di musim pertama diikuti oleh lebih dari 10 ribu peserta dan menjadi langkah yang cukup baik untuk menarik minat gamers pemula di Indonesia.
Baca juga:
Gamers Merapat, Yamisok x Oxtrade Gelar Turnamen Berhadiah Rp 500 Juta
Lihat postingan ini di Instagram
“Melihat sangat besarnya antusias pada event ini, kami berharap bahwa Oxtrade Tournament bisa menjadi satu wadah baru bagi para gamer e-sport yang Bhinneka di Indonesia, agar mereka tetap bisa berkarya dan produktif di masa pandemi ini,” kata Elizabeth Breau selaku CEO Oxtrade mengutip laman BolaSkor.
Hal tersebut juga sejalan dengan menjadikan trading sebagai salah satu alternative baru platform e-sports, yakni melatih milenial dalam melakukan perdagangan nilai tukar atau lebih banyak lagi, mengetahui keadaan perekonomian dunia dan negara, melatih keahlian analisa perekonomian, dan self control kepada pergerakan market yang ada.
Di musim kedua ini, Oxtraed Tournament terbuka untuk seluruh gamers Indonesia dari berbagai kalangan, baik amatir maupun pro player. Dengan adanya turnamen ini juga diharapkan agar bisa bersama-sama memberikan peluang untuk menunjukkan bakat serta potensinya dalam dunia e-sports.
Baca juga:
Lihat postingan ini di Instagram
Kolaborasi Oxtrade dengan Yamisok Platform Indonesia dalam penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung dan memperkuat kerja sama dengan industri e-sports. Kedua pihak pun berharap dapat melahirkan potensi dan talenta-talenta player di masa yang akan datag.
Seluruh rangkaian pertandingan dapat dinikmati melalui channel YouTube Yamisok. (and)
Baca juga:
Tembus Rp506 Miliar, Dota 2 The International 10 Jadi Turnamen dengan Hadiah Terbesar di Dunia
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Analisis Replay Sampai Akar, Timnas Free Fire Indonesia Ogah Kasih Nafas Lawan di Grand Final SEA Games Thailand 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy