MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 2026. Kali ini giliran Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, yang diamankan dalam OTT ke-16 tahun ini.
Benar,
kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi awak media di Jakarta, Jumat (10/7).
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak yang ditangkap sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Baca juga:
OTT ke-16 KPK 2026, Giliran Bupati Sukoharjo Etik Suryani Kena Ciduk
Rangkaian OTT KPK Sepanjang 2026
Penangkapan Etik Suryani menambah daftar panjang kepala daerah dan pejabat yang diciduk KPK sepanjang 2026.
OTT pertama dilakukan pada 9–10 Januari dengan menangkap delapan orang terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara.
Tak lama berselang, KPK menangkap Wali Kota Madiun Maidi dalam OTT kedua, lalu Bupati Pati Sudewo dalam OTT ketiga.
Baca juga:
OTT KPK Jerat 2 Bupati Beruntun, PDIP: Bukti Pencegahan Korupsi Masih Lemah
Februari menjadi bulan sibuk bagi KPK. Kepala KPP Madya Banjarmasin ditangkap dalam OTT keempat, disusul Rizal, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai yang saat itu menjabat Kepala Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, dalam OTT kelima.
OTT keenam menyasar Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan.
Kepala Daerah Bergiliran Diciduk
Sepanjang Maret 2026, bertepatan dengan bulan Ramadhan, KPK menangkap tiga kepala daerah sekaligus: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Baca juga:
Menhut Raja Juli Baru Lapor Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing Setelah OTT KPK
April 2026, giliran Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang ditangkap dalam OTT ke-10. Mei menjadi bulan tanpa OTT, namun Juni kembali diwarnai penangkapan besar.
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menyerahkan diri setelah OTT KPK. Bupati Muara Enim Edison ditangkap dalam OTT ke-12, disusul ASN BPK dalam OTT ke-13. OTT ke-14 membuat Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyerahkan diri.
Pada Juli, KPK menangkap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim dalam OTT ke-15. Kini, Etik Suryani menambah daftar panjang kepala daerah yang terseret kasus korupsi. (*)

