Orasi Terakhir Jokowi Sukses Jangkau Ceruk Pemilih yang Tak Tersentuh Prabowo

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 13 April 2019
Orasi Terakhir Jokowi Sukses Jangkau Ceruk Pemilih yang Tak Tersentuh Prabowo

Kampanye Akbar Jokowi-Ma'ruf di Gelora Bung Karno (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Orasi Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi) dalam kampanye terakhir di Gelora Bung Karno (GBK) menuai pujian mampu mengangkat dua tema penting keberagaman dan optimisme. Wacana ini melengkapi tema yang diangkat pesaing nomor urut 02 Capres Prabowo Subianto sebagai bahan pertimbangan pemilih.

"Petahana cukup baik menyampaikan orasi politik yang tidak tumpang tindih dengan 02. Sehingga ceruk suara yang diharapkan tepat sasaran, terutama terkait optimisme pembangunan," kata Peneliti politik Universitas Telkom Dedi Kurnia Syah, di Jakarta, Sabtu (13/4).

Joko Widodo melambaikan tangan kepada para pendukungnya di GBK
Jokowi melambaikan tangannya kepada para pendukung dalam kampanye akbar di Gelora Bung Karno (foto: antaranews)

Dedi menilai petahana berhasil melihat potensi suara dari kalangan kelompok yang terbuka dengan keberagaman. Menurut dia, kedua poin itu terlihat dalam orasi dan simbol-simbol yang dibawa peserta kampanye.

"Sisi baik dari penutupan kampanye 01, adalah kuatnya nuansa keberagaman, hanya ada simbol parpol sebagai peserta Pemilu, bahkan ditegaskan dari orasi petahana yang memang ditujukan untuk kelompok tanpa afiliasi selain Parpol," papar dia.

Dedi mengakui bagus secara stategi komunikasi politik karena berlawanan secara langsung dari kubu 02 yang mengemas kampanye di tempat yang sama dengan afiliasi Islam. "Agenda 01 ini menjawab ekslusifitas penantang yang membawa simbol agama," tutur dia.

Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga di SUGBK, Minggu (7/4). Foto: Twitter/@lily_dharmawan
Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga di SUGBK, Minggu (7/4). (Foto: Twitter/@lily_dharmawan)

Lebih jauh, Dedi melihat visi kedua kubu saling menekan dan melengkapi wacana di publik. Baik dari kubu 02, lanjut dia, berhasil dalam manuver mempublikasikan dukungan para tokoh berpengaruh menjelang hari tenang.

"Keduanya memiliki kelebihan, petahana menutup dengan gerakan massa yang besar, sementara penantang dengan memunculkan tokoh berpengaruh di menit terakhir," tutup dia. (Knu)

#Pilpres 2019 #Joko Widodo #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Cek hasil survei kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center. Mayoritas publik, sekitar 63,3 persen, yakin mereka mampu memimpin dan atasi masalah negara!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Indonesia
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia tak gentar hadapi tekanan indeks MSCI terkait dinamika pasar modal. Cek 3 alasan MSCI soroti bursa saham RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Berita Foto
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Relawan 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti (tengah) menyampaikan pandangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan meluncurkan Perlinsos Digital pada 10 November 2026. Bansos diharapkan tepat sasaran.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Pengamat kini mempertanyakan kepercayaan publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Indonesia
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum terhadap dampak kebijakan ekonomi.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Bagikan