Orangtua Selingkuh, Ini Dampaknya pada Anak

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Senin, 31 Agustus 2015
Orangtua Selingkuh, Ini Dampaknya pada Anak

Image courtesy of David Castillo Dominici at FreeDigitalPhotos.net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keluarga – Perselingkuhan di dalam rumah tangga semakin sering terdengar, atau bahkan mungkin seringkali terjadi. Perselingkuhan juga sering disebut sebagai pemicu perceraian para pasangan suami istri.

Sebut saja para artis. Saling tuding berselingkuh akhirnya membuat mereka mudah memutuskan untuk bercerai. Mungkin sangat mudah bagi mereka menemukan orang baru, namun bagaimana dengan sang anak?

Menurut sebuh data, 25 sampai 70 persen pasangan suami istri berselingkuh. Sangat sulit bagi mereka mengetahui dampak apa yang terjadi ketika anak mengetahui orangtuanya berselingkuh. Namun hingga saat ini, perselingkuhan masih menjadi penyebab utama perceraian di dunia.

Seperti dilansir Huffington Post, seorang anak yang mengetahui orangtuanya berselingkuh di usia yang cukup mengerti, akan merasa syok, marah, malu, dan bahkan memiliki masalah dengan kepercayaan dan kejujuran.

“Aku tidak mengatakan semua dari mereka melakukan ini, namun 55 persen dari anak yang menjadi korban perselingkuhan orangtuanya biasanya juga akan berselingkuh saat menjalin asmara,” ujar Ana Nogales, seorang penulis buku “Bagaimana Efek pada Anak jika Orangtua Berselingkuh”.

Menurut riset yang Nogales lakukan, sebanyak 75 persen anak akan merasa dikhianati, 80 persen akan mempengaruhi hubungan asmara mereka di masa yang akan datang, dan 70 persen merasa kesulitan untuk mempercayai seseorang.

 

BACA JUGA:

5 Alasan Pria Memilih Berbohong

5 Alasan Menikah Muda Itu Menyenangkan.

Riset: Wanita Galau Sementara, Pria Selamanya

5 Hal Pemicu Perselingkuhan yang Harus Dihindari

 

#Perselingkuhan Suami Istri #Anak #Perselingkuhan
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Indonesia
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Pemerintah bersama platform digital kini tengah membentuk sistem pengawasan bersama untuk memperkuat perlindungan anak dari paparan konten negatif.
Wisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Bagikan