MerahPutih.com - Pelatih Persis Solo, Ong Kim Swee mengaku kecewa dengan satu poin yang didapatkan punggawa Laskar Sambernyawa saat menjamu Semen Padang dalam babak lanjutan Liga 1 musim 2024/2025 di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (21/2) malam.
Persis bermain 1-1 setelah tertinggal lebih dahulu. Semen Padang mencetak gol pada menit 33 melalui Bruno Gomes, sementara gol Persis dicetak Zanadin Fariz pada menit 72.
Dengan hasil ini Laskar Sambernyawa tertahan juru kunci sementara Liga 1 dengan 19 poin.
“Sangat mengecewakan hasilnya, karena banyak peluang yang kita ciptakan namun tidak bisa mencetak banyak gol, hanya satu poin,” ujar Ong usai pertandingan.
Baca juga:
Jadwal Lengkap Pekan 24 Liga 1 2024/2025: Dewa United Vs Persebaya, Persib Ditantang Madura United
Selain banyaknya peluang yang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, pertahanan Semen Padang juga menjadi persoalan. Meskipun demikian, ia tetap bersyukur dengan hasil ini.
“Kami menyayangkan sempat turunnya performa anak asuhnya sehingga memberikan peluang kepada tim lawan untuk melakukan serangan balik dan berbuah gol untuk mereka,” kata dia.
Di sisi lain, pelatih asal Malaysia itu tetap optimistis anak asuhnya akan bisa tampil dengan lebih baik dan memperoleh kemenangan di laga-laga selanjutnya.
Apalagi jika melihat banyaknya peluang yang mampu diciptakan di laga demi laga. Ia menegaskan Persis Solo memang harus bisa mendapatkan tiga poin di laga yang tersisa jika ingin tetap bertahan di Liga 1.
“Kita tidak punya pilihan lain naik kecuali mendapatkan poin penuh pada setiap pertandingan dan lebih-lebih lagi kita harus memanfaatkan apabila bermain di kandang sendiri,” ucap dia.
Sementara itu, pelatih Semen Padang, Eduardo Filipe Arroja Almeida mengaku tidak terlalu puas dengan hasil laga kali ini lantaran sejak awal menargetkan untuk bisa mendapatkan tiga poin. Meski, ia juga bersyukur masih bisa mendapatkan satu poin di laga tandang.
“Di babak pertama kita sudah bermain bagus, tapi di babak kedua line kita turun staminanya. Ini yang harus kami cari tahu kenapa bisa seperti itu,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

