Omzet Mal Anjlok Imbas Demo di Jakarta, Pemprov DKI Segera Lakukan Langkah ini

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 04 September 2025
Omzet Mal Anjlok Imbas Demo di Jakarta, Pemprov DKI Segera Lakukan Langkah ini

Omzet mal di Jakarta anjlok imbas demo. Foto: Unsplash/WeLoveBarcelona.de

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyebutkan, omzet pusat perbelanjaan menurun imbas demo di Jakarta.

Mereka juga mendorong pemerintah untuk segera mengatasi kondisi ini, karena berdampak pada perekonomian nasional.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengaku, pihaknya sangat prihatin dan menaruh perhatian serius atas informasi yang disampaikan KADIN dan APPBI.

Berbagai langkah pun dilakukan untuk merespons kondisi yang terjadi. Dinas PPKUKM memastikan, Keamanan dan Stabilitas di Sentra Bisnis Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan aparat keamanan, termasuk Polda Metro Jaya dan Satpol PP.

Baca juga:

Ingat Ya! Pedagang Online Omzet di Atas Rp 500 Juta Wajib Bayar, Anggota DPR Mendukungnya

"Untuk menjamin keamanan di seluruh area pusat perbelanjaan dan sentra bisnis," terangnya, Kamis (4/9).

Lalu, upaya patroli dan pengamanan akan terus ditingkatkan agar para pelaku usaha, karyawan, dan pengunjung merasa aman dan nyaman.

Selain itu, pihaknya juga berkomitmen penuh untuk menjaga Jakarta sebagai kota yang kondusif bagi setiap aktivitas ekonomi.

Selanjutnya, Dinas PPKUKM akan menjalin komunikasi dengan para pelaku usaha dan asosiasi terkait, seperti APPBI dan KADIN untuk mendapatkan data dan informasi terkini mengenai kerugian dan dampak yang terjadi.

Baca juga:

Polisi Masih Buru Akun Media Sosial yang Sebarkan Provokasi Demo dan Penjarahan

"Hasil dari analisis ini akan menjadi dasar bagi kami untuk merumuskan kebijakan yang tepat, guna
membantu proses pemulihan ekonomi dampak dari kericuhan, termasuk kemungkinan adanya program mitigasi yang relevan, jika diperlukan," terangnya.

Pada situasi seperti ini, kolaborasi dan solidaritas sangatlah penting. Melalui gerakan kampanye #JagaJakarta, pihaknya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga ketertiban umum.

Dukungan ini sangat vital untuk membangkitkan kembali kepercayaan konsumen dan mempercepat pemulihan pergerakan roda ekonomi.

Baca juga:

Pemprov DKI Jakarta Tetapkan Aturan Pencabutan KJP dan KJMU Bagi Penerima yang Terlibat Kerusuhan

Ratu juga menegaskan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen penuh untuk melindungi setiap aktivitas usaha yang produktif dan legal.

"Kami meyakini, dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat, Jakarta akan tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tutupnya. (Asp)

#Mall #Pusat Perbelanjaan #Demo Rusuh #Ekonomi
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
DEN Sebut Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global
Dewan Ekonomi Nasional menilai ekonomi Indonesia tetap solid dan jauh dari krisis. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,61 persen dan inflasi tercatat 3,08 persen pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
DEN Sebut Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global
Indonesia
Strategi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Kejar Pertumbuhan Ekonomi 2027
Pemerintah bertumpu pada penguatan peran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara guna menarik minat para pemodal internasional
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Strategi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Kejar Pertumbuhan Ekonomi 2027
Indonesia
DPR dan Pemerintah Bahas Strategi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Pembahasan difokuskan pada penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
DPR dan Pemerintah Bahas Strategi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Indonesia
Senin (8/6) Pagi Rupiah Dibuka Tembus Rp 18.107, IHSG Ikut Tertekan Anjlok 222 Poin
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Senin (8/6) pagi dibuka melemah 71 poin atau 0,39 persen ke level Rp 18.107 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 18.036.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Senin (8/6) Pagi Rupiah Dibuka Tembus Rp 18.107, IHSG Ikut Tertekan Anjlok 222 Poin
Indonesia
Bank Jakarta Ingin Jadi Financial Operating System, Hubungkan Warga, UMKM, dan Investor
Dirut Bank Jakarta memaparkan empat strategi utama untuk membangun ekosistem keuangan kota, mulai dari inklusi keuangan, UMKM, perumahan hingga investasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
Bank Jakarta Ingin Jadi Financial Operating System, Hubungkan Warga, UMKM, dan Investor
Indonesia
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
DPR mendesak pemerintah memulihkan kepercayaan investor setelah IHSG turun ke 5.644,23, rupiah menembus Rp 18.041 per dolar AS, dan capital outflow mencapai Rp 66,20 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Indonesia
Mensesneg Tegaskan Purbaya Tetap Menjabat Menkeu, Belum Ada Rencana Reshuffle
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan Purbaya Yudhi Sadewa tetap menjabat Menteri Keuangan. Istana juga membantah adanya rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
Mensesneg Tegaskan Purbaya Tetap Menjabat Menkeu, Belum Ada Rencana Reshuffle
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.050 per Dolar AS, DPR Desak Pemerintah Ambil Langkah Serius
Pelemahan rupiah hingga Rp18.050 per dolar AS menjadi sorotan DPR. Wakil Ketua DPR meminta pemerintah serta Bank Indonesia memperkuat langkah stabilisasi ekonomi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.050 per Dolar AS, DPR Desak Pemerintah Ambil Langkah Serius
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Bank Indonesia menjelaskan pelemahan rupiah hingga menyentuh Rp 18.043 per dolar AS. Faktor geopolitik Timur Tengah, arus modal keluar, hingga kebutuhan domestik menjadi pemicunya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Indonesia
Indonesia Rajai Pasar Keuangan Digital, Trader Butuh Platform yang Stabil dan Responsif
Indonesia merupakan rumah bagi komunitas trader forex dan komoditas yang berkembang pesat dan semakin sophisticated.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Indonesia Rajai Pasar Keuangan Digital, Trader Butuh Platform yang Stabil dan Responsif
Bagikan