Kesehatan

Olahraga Aman Buat Penderita Nyeri Lutut

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 19 Oktober 2023
Olahraga Aman Buat Penderita Nyeri Lutut

Dengan olahraga yang tepat, rasa nyeri di persendian lutut dapat berkurang dan kamu bisa kembali beraktivitas dengan lebih nyaman. (Foto: Freepik/Wayhomestudio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JIKA kamu berpikir untuk menghindari aktivitas olahraga saat mengalami nyeri sendi lutut, itu tindakan yang keliru. Justru dengan olahraga yang tepat, rasa nyeri di persendian lutut dapat berkurang dan kamu bisa kembali beraktivitas dengan lebih nyaman.

Biasanya, nyeri pada sendi lutut bisa dipicu oleh berbagai hal seperti penuaan, kelebihan berat badan, atau penyakit tertentu seperti osteoarthritis. Meski begitu, kondisi ini bisa diatasi dengan berbagai cara.

Kamu dapat mengompres sendi dengan kompres dingin, menggunakan natrium diklofenak, hingga melakukan olahraga tertentu yang bisa mengurangi rasa nyeri.

Melansir WebMD, berikut ini adalah beberapa jenis olahraga yang aman untuk dilakukan oleh penderita nyeri lutut.

Baca juga:

Pola Hidup tak Sehat Sebabkan Nyeri Lutut di Usia Muda

nyeri lutut
Olahraga bersepeda aman dilakukan karena termasuk dalam olahraga intensitas rendah dan gerakan saat bersepeda. (Foto: Freepik/Freepik)

1. Berjalan Kaki

Meski melibatkan sendi lutut, jalan kaki merupakan salah satu olahraga yang paling disarankan untuk penderita nyeri sendi lutut. Pasalnya, olahraga ini bisa melemaskan otot-otot yang mengelilingi sendi lutut sekaligus meredakan kekakuan yang ditimbulkan.

Awalnya kamu akan merasakan nyeri di persendian. Namun, rasa nyeri tersebut akan hilang secara perlahan jika kamu mulai rutin berjalan kaki.

2. Bersepeda

Bersepeda juga aman dilakukan penderita nyeri sendi lutut. Olahraga ini aman dilakukan karena termasuk dalam olahraga intensitas rendah dan gerakan saat bersepeda tidak memberikan tekanan berat pada lutut.

3. Berenang

Olahraga berenang bisa mengurangi tekanan pada lutut, sehingga mampu meredakan nyeri sendi lutut yang diderita. Tak hanya itu, berenang juga dapat mendorong banyak sendi untuk bergerak secara bersamaan.

Berenang dianggap mampu mengurangi atau meredakan kekakuan di sendi, termasuk lutut.

Baca juga:

Kunyit Bisa Bantu Pengobatan Nyeri Lutut

nyeri lutut

Sampaikan dulu keluhan nyerimu kepada instruktur, agar instruktur yoga dapat memberikan pose yoga yang aman dilakukan oleh penderita nyeri sendi lutut. (Foto: Freepik/Freepik)

4. Yoga

Yoga juga bisa menjadi salah satu pilihan olahraga bagi penderita nyeri sendi lutut. Olahraga ini terbukti mengurangi rasa nyeri sekaligus membantu otot dan persendian tubuh menjadi lebih rileks.

Walaupun yoga aman untuk dilakukan, kamu tetap harus hati-hati saat melakukan olahraga ini. Jika saat melakukan pose tertentu nyeri sendi lutut semakin terasa, segera hentikan melakukan pose tersebut.

Sebaiknya sebelum melakukan olahraga yoga, sampaikan dulu keluhan nyerimu kepada instruktur. Sehingga instruktur yoga dapat memberikan pose yoga yang aman dilkukan oleh penderita nyeri sendi lutut.

Penderita nyeri sendi lutut disarankan untuk menghindari beberapa gerakan. Misalnya melompat dan menekuk lutut untuk menjadikannya sebagai tumpuan. Gerakan tersebut bisa membuat lutut mengalami tekanan dan membuat nyeri terasa semakin menyakitkan.

Apabila kamu mengalami nyeri sendi lutut akibat cedera, misalnya lutut bengkak akibat terjatuh, patah tulang, atau tulang bergeser, aktivitas olahraga tidak disarankan hingga kondisi sendi lutut kembali pulih. (dgs)

Baca juga:

Makanan Berserat Cegah Nyeri Lutut

#Kesehatan #Olahraga
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Olahraga
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Kemenpora RI sebelumnya hanya menargetkan kontingen Indonesia mampu mengamankan sekitar 80 medali emas.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Olahraga
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Tim Indonesia mengoleksi 91 medali emas, 112 perak dan 130 perunggu dan total 333 medali.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Olahraga
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kepercayaan para atlet, pelatih, ofisial dan semua pihak yang mendukung kami.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Olahraga
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Ditambah latihan konsisten dan penguasaan medan pertandingan yang dilakukan sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Olahraga
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
saat bertarung di SEA Games, Basral sebenarnya tidak dalam kondisi baik-baik saja karena punya cedera pergelangan kaki yang dialaminya sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
Bagikan